Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World Bank DPMPTSP Badung Belajar Pelayanan Publik di Ge

Print

Denpasar, hariandialog.com- 9- 7 -2018 - Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengundang beberapa Daerah termasuk Pemerintah Kabupaten Badung meninjau pola pelayanan pada Public Services Hall (PSH) Georgia dan mengikuti Training for Trainers (ToT) di ASAN Xidmat Center, Azerbaijan mulai tanggal 1-6 Juli 2018.

Kegiatan ToT,  diikuti 16 Peserta termasuk peserta dari Badung  diwakili Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, I Made Agus Aryawan dan Kasi Pelaporan Bidang Program, I Gede Suparta. ToT yang dilaksanakan di Kantor Asan Xidmat Centre 3 Azerbaijan tersebut, bertujuan untuk menggali pengalaman dari Pemerintah Azerbaijan khususnya dalam pengelolaan pelayanan publik yang sangat baik kepada warga negaranya.

 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, I Made Agus Aryawan, mengatakan  Azerbaijan mampu merubah paradigma dalam pelayanan serta telah menerapkan pelayanan secara terintegrasi melalui manajemen Public Privat Partnership (PPP),”  petugas Pemerintah dan lembaga swasta  terkait langsung dengan proses payananan publik bersatu dalam satu atap, “  jelas saat di hubungi Senin ( 9/7 ).

Ia mengatakan,  Inovasi ini pula yang akhirnya mengantarkan Azerbaijan berhasil meraih penghargaan dari United Nations Public Service Award dalam bidang pelayanan publik yang banyak dirujuk oleh berbagai negara.Kesuksesan Azerbaijan dalam membuat perubahan layanan publik yang mendasar melalui ASAN Xidmat memudahkan masyarakat mendapatkan layanan tanpa harus dipusingkan dengan prosedur yang berbelit dan panjang.

“ Hal inilah yang mengilhami Kementerian PANRB dalam mendorong pembangunan Mal Pelayanan Publik di Indonesia, dan penggunaan big data sebagai database disemua instansi sudah tertata dengan baik serta pemanfaatan teknologi informasi telah berhasil membuat pelayanan menjadi efektif dan transparan, “  ungkap Agus Aryawan. 
Selain ke Azerbaijan, kata Agus, peserta juga mengunjungi Public Service Hall (PSH) di Georgia, yang mampu mengubah iklim investasi yang kurang ramah menjadi negara yang ramah investasi. PSH Georgia mampu meningkatkan rangking Ease of Doing Business (EoDB), tahun 2017 dari rangking ke-16 ke posisi 9 pada tahun 2018.
Terkait target untuk meningkatkan rangking Easy of Doing of Business (EODN) di Indonesia,  Pemerintah Pusat telah menetapkan Kab. Badung sebagai sub nasional bersama 11 Daerah lainnya di Indonesia sebagai lokasi sampling survey EODB yang akan dilaksanakan oleh world bank.

Untuk mendukung persiapan survey tersebut, saat ini  DPMPTSP Badung tengah berbenah dari berbagai aspek serta koordinasi dengan lembaga-lembaga terkait  menyiapkan data yang dibutuhkan untuk survey EODB .Demikian pula pengalaman sukses dari negara Azerbaijan dan Georgia akan diadopsi atau disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan  di Kab.Badung. (nani)

 

Berita Sebelumnya:Berita Terkait: