Hariandialog,Tuesday 17 October 2017, 04:10

Dinlai Gigih Lakukan Perubahan Menaker Beri Penghargaan Kepada TKI

Jakarta, hariandialog.com - 15-05-2017 - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri memberi penghargaan kepada delapan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dinilai gigih dan bekerja keras sehingga memberi perubahan positif bagi dirinya sendiri maupun lingkungannya.

Memang kata Menteri, selama ini pemberitaan terhadap TKI selalu menonjolkan sisi negative. Memang ada sisi kelam yang tidak baik dan namun dibalik itu masih banyak TKI bisa memberi insipitasi terhadap sesama TKI yang merantau di negeri orang. “Untuk itu pemerintah dalam hal ini Kementerian ketenagakerjaan memberi penghargaan kepada mereka. Ada delapan orang TKI yang dinilai berhak menerima penghargaan,” kata Menteri di sebuah Hotel Millenium, Jakarta sambil mengungkap kelebihan dari masing-masing TKI.

Adapun TKI yang mendapat penghargaan dari Kemenaker itu diantaranya adalah Dwi Tantri (49), perempuan asal Surabaya yang menjadi buruh migran di Taiwan. Tak hanya bekerja sebagai perawat orang jompo, ia juga aktif memberikan advokasi pada ribuan TKI yang tersandung masalah di Taiwan.

Budi Firmansyah, mantan anak buah kapal yang bekerja di Okinawa Jepang ini juga menjadi pembela ribuan TKI di Okinawa. Kedekatannya dengan aparat kepolisian setempat dimanfaatkannya untuk membantu ribuan TKI di Okinawa yang bermasalah.

Mulai dari gaji yang tidak dibayar sampai tersandung kasus hukum. Kini, pria 36 tahun asal Kuningan, Jawa Barat ini menjadi manajer salah satu perusahaan penyalur tenaga kerja di Okinawa.

Siti Badriyah. Perempuan 41 tahun asal Grobogan Jawa Tengah ini mempunyai pengalaman buruk saat menjadi buruh migran di Malaysia tahun 2002. Paspornya ditahan oleh agen penyalur, gaji tak dibayar hingga harus melarikan kembali ke tanah air dengan kapal barang. Tak ingin pengalaman buruknya menimpa TKI yang lain, dia aktif di Konsorsium Pembela Buruh Migran (Kopbumi) dan Migrant Care, dua lembaga non-pemerintah yang aktif memberikan advokasi kepada TKI.

Balq Nurhasanah, mantan TKI Arab Saudi dua periode asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Sepulang merantau, dia aktif menjadi kader kesehatan desa menolong para keluarga TKI sambil bertani. Juga membantu mengelola uang kiriman TKI secara sukarela agar tidak habis. Atas ketulusannya, kini menjadi salah satu anggota DPRD Lombok Timur dari PDIP. Kebiasaannya membantu keluarga TKI, tetap ia lakoni.

Sutriyana dari Kulonprogo, DI Yogyakarta. Mantan operator mesin di Malaysia selama enam tahun ini, pulang ke desanya dan membuka usaha pengolahan gula semut. Mampu mempekerjakan 30 orang, dan 80 persen produknya di ekspor

Siti Mariam Ghozali, mantan TKI di Hongkong dan Taiwan asal Wonosobo, Jawa Tengah. Saat menjadi TKI, dia aktif kursus berbahasa Inggris dan Mandarin. Juga rajin menulis cerita pendek. Selain menerbitkan banyak novel, di kampungnya ia juga mendirikan perpustakaan Istana Rumbia yang dibuka secara gratis. Siti juga menjadi pengusaha makanan tiwul instan secara online. Pasarnya hingga luar negeri.

Heni Sri Sundani, mantan TKI di Hongkong asal Bogor, Jawa Barat. Lahir dari keluarga miskin, Heni bermimpi menjadi guru untuk anak-anak senasib. Setelah lulus Sekolah Menengah Kejuruan, ia bekerja di Hongkong. Gelar sarjananya ia peroleh dari Universitas Terbuka. Pada medio 2012, Heni mendirikan Gerakan Anak Petani Cerdas. Mulanya, ia hanya mengajari 15 anak petani di Kampung Sasak. Tahun berikutnya, komunitas ini melebarkan sayap kampung-kampung sekitar. Sekarang, anak didik Heni tersebar di lima kabupaten di Jawa Barat.

Yusup Nuryana, mantan TKI di Brunei Darussalam asal Desa Hegarmanah, Bayongbong, Garut, Jawa Barat. Kecelakaan kerja di Brunei memaksa dia pulang. Ratusan juta uang asuransi dari Brunei tak kunjung cair. Beruntung dia mendapatkan pelatihan keterampilan dan kewirausahaan dari pemerintah untuk mantan TKI. Juga mendapatkan bantuan modal dari pemerintah. Ia memilih mengembangkan tenun akar wangi untuk aneka souvenir. Kini usaha tenunnya mempekerjakan belasan pekerja wanita di desanya.

Menurut panitia seluruh penerima anugerah hadir, kecuali Budi Firmansyah dan Dwi Tantri yang diwakilkan kepada keluarganya, karena mereka masih berada di luar negeri. (sidetic/bing)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

DK PWI Jakarta dan Medco Energi:  Selenggarakan  Pelatihan Jurnalistik Gratis
DK PWI Jakarta dan Medco Energi: Selenggarakan ... Jakarta, hariandialog.com - 30-09-2017 - Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (DK-PWI DKI Jakarta) bersama SKK migas...
Agus  “Bahasa Bohong Media Massa Ditinggalkan Pembaca”
Agus “Bahasa Bohong Media Massa Ditinggalkan...

Bengkulu, hariandialog.com- 20-9-17 - Saat ini di era kebebasan Pers,...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Dinkes DKI Jakarta: Terbitkan Sanksi Bu…

Jakarta, hariandialog.com - 25-09-2017 - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI ...

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Tangerang, hariandialog.com - 11-9-17 - PBMKB Kota Tangerang bekerja...

TEKNOLOGI

SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi Alternatif
SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi... Grobogan,hariandialog.com – 18-9-2017 - SMK Pancasila Purwodadi yang terletak di komplek simpang lima Purwodadi yang selama ini dikenal rajanya...
Diviralkan Presiden Jokowi Saat HUT RI Ke 72
Diviralkan Presiden Jokowi Saat HUT RI Ke 72

Denpasar,hariandialog.com - 5-9-2017 - Biro Humas dan Protokol Setda...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan