Harga TBS Anjlok, Petani Sawit di Bengkulu Menjerit

Bengkulu, hariandialog.com - 7-7-18 - Ribuan petani sawit di Provinsi Bengkulu saat ini menjerit  diakibatkan anjloknya harga sawit yang mencapai nadir terendah Rp 200 dan Rp 600 perkilogram di tingkat petani. Terpuruknya harga tandan buah segar (TBS) sawit ini terjadi hampir dialami semua petani di Kabupaten di Provinsi Bengkulu, seperti di Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kabupaten Seluma.

Akibat rendahnya pembelian harga sawit buah segar oleh perusahaan kepada petani mengakibatkan kehidupan ekonomi petani morat-marit. Apalagi kebutuhan pasca lebaran meningkat untuk berbagai keperluan seperti kebutuhan biaya anak masuk sekolah dan kebutuhan hidup sehari-hari.

 

Sejumlah petani sawit di Bengkulu Utara kepada Dialog baru-baru ini mengaku mereka sangat prihatin akibat murahnya harga sawit mereka yang dijual ke perusahaan. Padahal biaya pemeliharaan tanaman sawit cukup mahal baik itu pupuk maupun obat-obatan. Namun saat panen harga yang dibeli perusahaan sangat rendah dan dalam jumlah sedikit. Para petani berharap pemerintah melalui dinas terkait dapat memberi kepastian agar harga sawit dapat terdongkrak naik. Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui OPD Dinas Tanaman Pangan  Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, mengundang perusahaan perkebunan yang ada di Provinsi Bengkulu minggu lalu untuk membahas harga TBS buah sawit.

Hasil pembahasan dalam rapat tersebut menghasilkan suatu kesepakatan bersama yang harus diikuti dan dipatuhi perusahaan karena sudah final. Kesepakatan yang ditandatangani langsung Kadis TPHP Ir.Ricky Gunarwan  ditetapkan harga TBS ditingkat pabrik Rp. 1.200 perkilogram dengan toleransi 5 persen. Kesepakatan yang dihasilkan mulai diberlakukan sejak keputusan dihasilkan Senin (2/7) sampai dengan ditetapkannya kembali harga TBS oleh tim. Meski harga TBS yang diputuskan tim bersama perusahaan perkebunan sudah final, namun tetap dikhawatirkan ada perusahaan yang suka mempermainkan harga terhadap petani.

Menyikapi hal tersebut, Kadis TPHP berharap ada keseriusan dari perusahaan untuk membantu membeli TBS petani sawit dengan harga yang sudah disepakati. Jika masih ada perusahaan yang berani bermain-main dan mempermainkan harga TBS petani, Ricky Gunarwan mengaku akan mengambil tindakan, semacam akan memberi teguran keras. Bahkan jika masih tidak diindahkan bisa saja diberi sanksi pemberhentian operasi pabriknya. Menjaga kestabilan harga TBS Ricky minta agar rapat penetapan TBS akan dilaksanakan sedikitnya sekali dalam setiap bulannya. Ricky Gunarwan juga minta agar perusahaan yang bergerak dibidang kelapa sawit dapat berperan lebih aktif dalam penetapan harga TBS sawit. (hasanah)

 

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Wisata Perahu Cara Menikmati Pantai Ancol
Wisata Perahu Cara Menikmati Pantai Ancol Jakarta, hariandialog.com - Didirikan pada tahun 1966, Taman Impian Jaya Ancol dibangun dengan tujuan untuk menjadi kawasan wisata terpadu dan...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Pradi Supriatna Apresiasi Kegiatan Donor…

Depok, hariandialog.com - 13-07-2018 - Wakil Walikota Depok, Pradi Sup...

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gelar Kegiatan PSN

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gela…

Jakarta, hariandialog.com - 06-07-2018 - Di Pos Rw. 04 Kel Rawajati ...

TEKNOLOGI

Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World Bank    DPMPTSP Badung Belajar Pelayanan Publik di Ge
Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World... Denpasar, hariandialog.com- 9- 7 -2018 - Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan