Kemenkop dan UKM Terus Dorong Koperasi Berkualitas

Jakarta, hariandialog.com - Koperasi kini tidak lagi terkesan ‘miskin’, koperasi sudah bisa bersaing di dunia usaha. Untuk mencapai hal itu Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) terus berupaya melahirkan koperasi- koperasi berkualitas.

Hal tersebut dikatakan Plt. Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM, Untung Tribasuki di Jakarta, Jumat (21/9). Menurutnya Kemenkop dan UKM telah melakukan sejumlah langkah untuk menajdikan koperasi berkualitas, diantaranya dengan melakukan reorientasi, rehabilitasi dan pengembangan Koperasi.

Untuk langkah reorientasi pembangunan koperasi, Untung mengatakan Kemenkop dan UKM memandang perlu meningkatkan sejumlah upaya, yaitu, peningkatan peran dan fungsi petugas penyuluh koperasi lapangan (PPKL).

Terkait hal itu Kemenkop dan UKM akan menambah Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL). Kini jumlahnya baru 1.035 PPKL yang tersebar di 33 Propinsi dan 270 Kabupaten/Kota. “Jumlah ini masih kurang mengingat jumlah koperasi di Indonesia saat ini 152.714, koperasi yang terdiri 127.627 non KSP, 23.551 Unit KSP,” ungkapnya.

Sementara untuk melakukan rehabilitasi koperasi, diperlukan pendataan koperasi yang akurat, sehingga terintegrasi dengan program-program Kemenkop dan UKM secara keseluruhan.

Juga adanya kemudahan dalam proses pelayanan perijinan berusaha terintegrasi secara elektronik (online single submission/OSS). Selain itu upaya fasilitas pendirian koperasi melalui akta koperasi, pengembangan tata kelola koperasi yang baik serta pembubaran koperasi.

Terkait pembubaran koperasi, tidak ada lagi koperasi yang cuma papan nama. Koperasi itu harus ada aktivitas, RAT dan lain-lain. “Proses ini terus berlangsung, usulan pembubaran juga masih ada,” jelas Untung, , yang didampingi Plt.Asisten Deputi ( Asdep) Penyuluhan Bagus Rahman dan Asdep Organisasi dan Badan Hukum Koperasi Retno Endang.

Untung menjelaskan pada tahun 2017 tercatat 413 koperasi papan nama dibubarkan , tahun 2018 bertambah menjadi 4324 dan koperasi yang sehat berjumlah 152 ribu.

Untuk itu pihaknya berharap kedepan dapat  bermunculannya koperasi-koperasi yang berkualitas, koperasi diharapkan dapat berperan dalam perekonomian nasional, paradigma yang selama ini harus berubah, mereka yang membentuk koperasi harus benar benar mengerti tentang perkoperasian. (rizal)

 

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Pradi Supriatna Apresiasi Kegiatan Donor…

Depok, hariandialog.com - 13-07-2018 - Wakil Walikota Depok, Pradi Sup...

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gelar Kegiatan PSN

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gela…

Jakarta, hariandialog.com - 06-07-2018 - Di Pos Rw. 04 Kel Rawajati ...

TEKNOLOGI

Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World Bank    DPMPTSP Badung Belajar Pelayanan Publik di Ge
Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World... Denpasar, hariandialog.com- 9- 7 -2018 - Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan