Serapan Anggaran Pemprov Bengkulu Lamban!

Bengkulu, hariandialog.com - 28-4-2017 – Di bawah kepemimpinan Gubernur Ridwan Mukti dan Rohidin Mersyah, realisasi pembangunan di Provinsi Bengkulu memasuki triwulan kedua terbukti masih lamban. Diungkap Pelaksana tugas Sekprov Gotri Suyanto bahwa lambannya realisasi pembangunan akibat tidak sinkronnya perencanaan, bendahara dan PPTK di setiap OPD. Karena pejabat yang didudukan di setiap OPD era gubernur Ridwan Mukti terus menerus dibongkar pasang. Kritikan tajam berbagai kalangan akhirnya Jum’at pagi (28/4) Gubernur Ridwan Mukti mengumpulkan semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk dibriefing. Dalam pertemuan tersebut gubernur memberi deadline kepada seluruh Kepala OPD untuk mengejar ketertinggalan serapan anggaran dua minggu ke depan atau setidaknya sebelum memasuki bulan puasa. Dibeberkan gubernur dalam pertemuan tersebut bahwa memasuki triwulan kedua bulan April serapan anggaran baru mencapai 11,52%.

Dalam pertemuan tersebut juga gubernur menekankan agar Kepala OPD dapat mengejar serapan anggaran sesuai schedule yang sudah disepakati atau setidaknya mencapai 50% realisasi serapan anggaran yang dilaksanakan. Meski dikritik lambannya serapan anggaran di setiap OPD, tetapi  gubernur masih berdalih bahwa kelambanan serapan anggaran diakibatkan perubahan Nomenklatur yang diberlakukan pemerintah pusat.

Sementara itu Pelaksana tugas Sekprov Bengkulu, Gotri Suyanto menegaskan bahwa lambannya serapan anggaran disebabkan karena tidak sinkronnya pejabat OPD penanggung jawab proyek, seperti perencanaan, PPTK dan bendahara pengeluaran anggaran. “Lambannya realisasi serapan anggaran karena antara Kabid Perencanaan, Pejabat Penanggung jawab Teknis Kegiatan (PPTK) dan Bendahara pengeluaran anggaran belum searah. Karena mereka baru menyesuaikan diri karena baru di posisi tersebut?” tegas Gotri konsisten.

Dalam pantauan Dialog, dan bisik-bisik di lapangan memang lambannya realisasi serapan anggaran selain masalah internal OPD, seperti diakui Ketua ULP Provinsi, Kusnadi. Bahwa setiap OPD belum mengajukan usulan lelang sejumlah paket proyek karena lambannya perencanaan dan usulan ke ULP. Sehingga ULP tidak bisa melakukan lelang dalam waktu secepatnya.  Sementara rumor yang beredar lelang proyek terjadi tarik menarik pemenang lelang yang nyaris dimonopoli keluarga dekat dan tim sukses  gubernur. Sehingga membingungkan panitia lelang mau memenangkan siapa sehingga harus lelang ulang beberapa kali?. (hasanah)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

PWI Selenggarakan Anugerah Jurnalistik Adinegoro
PWI Selenggarakan Anugerah Jurnalistik Adinegoro Jakarta, hariandialog.com - 28-11-2017 – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat kembali menyelenggarakan Anugerah Jurnalistik?Adinegoro yang...
Zacky “ Bangun Daerah Pemerintah dan Pers Harus Sinergi”
Zacky “ Bangun Daerah Pemerintah dan Pers Harus...

Bengkulu, hariandialog.com – 18-11-2017 - Ketua PWI Provinsi Bengkulu...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Dinkes DKI Jakarta: Terbitkan Sanksi Bu…

Jakarta, hariandialog.com - 25-09-2017 - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI ...

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Tangerang, hariandialog.com - 11-9-17 - PBMKB Kota Tangerang bekerja...

TEKNOLOGI

Terapkan E-learning:    Pemprov Bali Jajaki Kerjasama Penyedia Jasa Aplikasi Quipper Indonesia
Terapkan E-learning: Pemprov Bali Jajaki... Denpasar, hariandialog.com - 4-12-2017 - Dalam rangka penerapan e-learning bidang pendidikan, Pemrov. Bali menjajaki kemungkinan  bekerjasama...
SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi Alternatif
SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi...

Grobogan,hariandialog.com – 18-9-2017 - SMK Pancasila Purwodadi yang...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan