Terhadap Pelaku Investasi Bodong OJK Minta Penegakan Hukum Tidak Diskriminasi

Denpasar, hariandialog.com - 29-5- 2017 - Masyarakat perlu  mengetahui  ciri  sebelum berinvestasi Jika bunga  ditawarkan lebih tinggi dari bunga bank ,itu  sudah pasti  pelaku  investasi bodong yang harus dihindari jika tidak ingin kehilangan uangnya. Ciri lainnya, adalah menjanjikan bonus  muluk yang  memakan korban.Ironisnya  masih ada masyarakat yang tertarik dan terjebak , karena ingin secara instan lekas sukses dan kaya.

Deputi Komisioner  Manajemen Strategis IC OJK, Hendrikus Ivo mengatakan , Ribuan korban investasi bodong  mengadukan nasibnya ,akibat ulah usaha ilegal tersebut. Seperti UN Swissindo yang tidak hanya beroperasi di satu daerah, namun seluruh Indonesia.

“ Keberadaan Investasi Bodong dengan segala penawaran menggiurkan, wajib disosialisaasikan kepada masyarakat, agar terhindar dari tipu daya ulah isvestasi bodong , “ tegasnya disela  Sosialisasi Satuan Tugas Penangan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi  Selasa (23/5), lalu di Kantor OJK Bali.

Untuk itu, Kantor Otoritas Jasa Keuangan  minta penegakan hukum disamakan atau tidak diskriminasi terhadap pelaku usaha yang menawarkan pelunasan kredit kepada debitur perbankan. , “ Di Lampung sudah ada pengurus Swissindo  ditahan, dan di daerah lain mestinya perlakukan sama. Karena modus dan nama yang digunakan sama,“  tegasnya, seraya  pihaknya segera menggelar kasus dengan Mabes Polri guna menentukan langkah mengatasi tindakan perusahaan ilegal tersebut.

Dari gelar perkara tersebut, kata Hendrikus Ivo, ia berharap ada suatu kesimpulan dalam menangani kegiatan yang dilakukan perusahaan ilegal . “ Kami telah mengindentifikasi di beberapa daerah kegiatan perusahaan ilegal ,dengan menerbitkan surat keterangan lunas kepada debitur,”imbuhnya.

Ivo  menghimbau ,debitur perbankan atau masyarakat secara umum tidak mudah percaya dengan tawaran-tawaran sejenis yang tidak masuk akal. Karena debitur dijanjikan dalam pelunasan kredit hanya dengan penerbitan surat.

Namun meminta uang administtrasi yang jumlahnya  jauh lebih kecil dari kredit.” Itu secara logika tidak masuk akal perusahan  itu berjanji  melunasi kredit dengan jumlah cukup banyak, dengan  hanya membayar uang administras saja,” jelas Ivo.

Kepala OJK Regional  VIII Bali dan Nusa Tenggara, Zulmi,menambahkan perusahaan UN Swissindo dan Koperasi Indonesia diduga saling berkaitan. Di Malang, Jawa Timur, UN Swissindo menggunakan nama Koperasi Indonesia dengan modus yang sama mengajak debitur menjadi anggota dan memberikan surat pelunasan kredit di bank atas nama negara. (Nani)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Pelatihan Jurnalistik Gender oleh KPPA Usai
Pelatihan Jurnalistik Gender oleh KPPA Usai Pelatihan Jurnalistik Gender Oleh Kementerian Peranan Perempuan dan Anak bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia dilangsungkan di Margo...
Konkernas PWI di Bengkulu Dihadiri Menkominfo
Konkernas PWI di Bengkulu Dihadiri Menkominfo

Bengkulu, hariandialog.com - Agenda Konferensi KerjaNasional (Konkernas)...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Dinkes DKI Jakarta: Terbitkan Sanksi Bu…

Jakarta, hariandialog.com - 25-09-2017 - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI ...

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Tangerang, hariandialog.com - 11-9-17 - PBMKB Kota Tangerang bekerja...

TEKNOLOGI

SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi Alternatif
SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi... Grobogan,hariandialog.com – 18-9-2017 - SMK Pancasila Purwodadi yang terletak di komplek simpang lima Purwodadi yang selama ini dikenal rajanya...
Diviralkan Presiden Jokowi Saat HUT RI Ke 72
Diviralkan Presiden Jokowi Saat HUT RI Ke 72

Denpasar,hariandialog.com - 5-9-2017 - Biro Humas dan Protokol Setda...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan