Modernisasi Koperasi Mutlak Diperlukan

Makassar, hariandialog.com - Pengembangan wajah koperasi ke depan diarahkan kepada koperasi yang berkualitas dan dikelola secara modern.

" Setelah melalui tahap rehabilitasi dan reorientasi, maka pengembangan koperasi ke depan diarahkan menuju koperasi berkualitas yang dikelola secara modern, atau modernisasi koperasi, sehingga koperasi bisa setara dengan swasta maupun BUMN," kata Sekretaris Kemenkop dan UKM (Sesmenkop UKM) Agus Muharram, mewakili Menkop Puspayoga dalam Kongres KoperasiIII di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (13/7).

Menurut Agus langkah-langkah modèrnisasi koperasi dan kesetaraan itu sudah dimulai dan akan terus dilakukan mengantisipaai dinamika ekonomi yang berjalan cepat.

" Saat ini untuk pendirian dan pengesahan koperasi bisa dengan sistem online dimana dalam dua hari selesai. Lalu RAT ( Rapat Anggota Tahunan) juga bisa dilakkukan secara elektronik," kataAgus.

Lanjut Agus, adapun  langkah menuju kesetaraan, juga dilakukan antara lain dengan langkah Kemenkop UKM menjalin kerjasama dengan Kementerian terkait, menyiapkan koperasi untuk dapat mengelola lahan obyek reformasi agraria. Dalam hal ini Kemenkop UKM telah menyiapkan 42 koperasi di 9 propinsi untuk bisa memanfaatkan lahan reformasi agraria.

Begitu pula di bidang regulasi, Kemenkop UKM juga melakukan kajian peraturan peraturan apa yang menghambat perkembangan koperasi.

" Misalnya dalam keuangan, dimana koperasi dalam UU koperasi yang baru, dimungkinkan membuat lembaga penjaminan simpanan seperti yang ada di perbankan," paparrnya.

Kenapa perbankan bisa maju pesat? karena  simpanan nasabahh di bank dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan maksimum pinjamman Rp 2 miliar. Sementara dana simpanan anggota koperasi di KSP/USP, jaminannya  hanya berupa trust ( kepercayaan) pada pengurus. "Itu yang antara lain membuat KSP kalah saing dengan perbankan," Sesmenkop.

Terkait Kongres Koperasi, Agus berharap agar Kongres tak perlu banyak menghasilkan rekomendasi,  maksimal 10 saja, namun lengkap dengan rencana aksi atau. MTAP ( medium term action plan).

Dengan rekomendasi tersebut, nantinya akan dijadikan bahan masukkan bagi pemerintah dalam pengembangan dan pemberdayaan koperasi.

Menurut Agus, Kongres Koperasi ke - 3 ini sangat penting karena dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Koperasi Indonesia dari daerah-daerah (Dekopinda), Dekopinwil (tingkat provinsi), maupun induk-induk koperasi, Perguruan Tinggi dan asosiasi pengusaha.

Momentum Kongres yang dihadiri 1.000 peserta ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik dalam merumuskan arah kebijakan koperasi ke depan. (zal)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

DK PWI Jakarta dan Medco Energi:  Selenggarakan  Pelatihan Jurnalistik Gratis
DK PWI Jakarta dan Medco Energi: Selenggarakan ... Jakarta, hariandialog.com - 30-09-2017 - Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (DK-PWI DKI Jakarta) bersama SKK migas...
Agus  “Bahasa Bohong Media Massa Ditinggalkan Pembaca”
Agus “Bahasa Bohong Media Massa Ditinggalkan...

Bengkulu, hariandialog.com- 20-9-17 - Saat ini di era kebebasan Pers,...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Dinkes DKI Jakarta: Terbitkan Sanksi Bu…

Jakarta, hariandialog.com - 25-09-2017 - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI ...

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Tangerang, hariandialog.com - 11-9-17 - PBMKB Kota Tangerang bekerja...

TEKNOLOGI

SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi Alternatif
SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi... Grobogan,hariandialog.com – 18-9-2017 - SMK Pancasila Purwodadi yang terletak di komplek simpang lima Purwodadi yang selama ini dikenal rajanya...
Diviralkan Presiden Jokowi Saat HUT RI Ke 72
Diviralkan Presiden Jokowi Saat HUT RI Ke 72

Denpasar,hariandialog.com - 5-9-2017 - Biro Humas dan Protokol Setda...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan