Menkop Berikan Penghargaan 13 Koperasi Besar Berkinerja Baik

Jakarta, hariandialog.com - Menteri Koperasi dan Usha Kecil Menengah (Menkop dan UKM)  Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga memberikan penghargaan kepada 13 koperasi berkinerja mononjol, baik dari sisi pengelola aset terbesar, volume usaha terbesar, CSR terbaik dan IT terbaik.

Penghargaan itu diberikan di sela-sela peluncuran buku 100 Koperasi Besar Indonesia  (KBI) 2017 yang diterbitkan oleh Majalah Peluang, di Jakarta, Senin (30/10/2017). Peluncuran yang berlangsung di Auditorium Kemenkop dan UKM Jakarta ini dihadiri ratusan undangan koperasi terbaik, para pemerhati koperasi dan para pejabat di lingkungan Kemenkop dan UKM.

Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop dan UKM Meliadi Sembiring, mewakili Menkop dan UKM  mengatakan, pihaknya sudah memiliki program reformasi total koperasi, yang meliputi rehabilitasi, reorientasi, dan pengembangan.

"Revitalisasi itu intinya bagaimana kita menempatkan koperasi kembali ke jalur yang benar. Jadi kita membina koperasi-koperasi, kita benahi, yang kita sebut pertama adalah penataan data koperasi," jelas Meliadi.

Program tersebut guna menunjang pertumbuhan koperasi yang berkualitas. Menurutnya, koperasi-koperasi ke depan harus mampu mengembangkan koperasinya dengan mengutamakan kualitas.

"Ini adalah suatu kegiatan yang menunjukkan bahwa koperasi di Indonesia ini banyak  yang berkualitas," kata Melidi disela-sela acara.

Sementara itu Irsyad Muchtar sebagai penulis buku '100 Koperasi Besar Indonesia 2017’ yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Peluang mengatakan  bisnis koperasi kini dinilai sebagai usaha yang masuk ke dalam kategori usaha skala besar, dan mampu bersaing dengan usaha swasta.

Bahkan menurutnya saat ini, sudah ada koperasi yang mampu mendulang aset lebih dari Rp 7 triliun dan volume usaha lebih dari Rp 5,7 triliun.

Menurut Irsyad diluncurkannya buku '100 Koperasi Besar Indonesia 2017' menjawab sekaligus membuktikan bahwa banyak koperasi di Indonesia yang sudah maju dan sukses dalam menjalakan kegiatannya.

Berdasarkan hasil survey yang dilakukannya selama dua tahun terakhir oleh Majalah Peluang, bisnis koperasi skala besar terus tumbuh di berbagai daerah di tanah air.

Irsyad Muchtar juga mengungkapkan bahwa koperasi berskala ini justru berkembang di kota-kota yang terbilang relatif kecil.

Irsyad menambahkan bahwa koperasi saat ini sudah banyak dipimpin oleh kaum muda berusia 24,6 tahun. Selain itu, kemampuan koperasi untuk tanggap dengan perubahan teknologi yang berkembang kini juga menggembirakan.

"Hampir semua koperasi besar,  kini familiar dengan teknologi informasi. Bahkan banyak koperasi yang membangun jaringan usahanya berbasis digital dan melakukan transaksi online, sebagaimana layaknya perbankan," jelas Irsyad.

Sukses dan Diminati

Ketua Pelaksana acara Launching buku '100 Koperasi Besar Indonesia 2017', Yuni Hegarwati mengatakan bahwa ini merupakan ketiga kalinya buku tersebut diterbitkan, dan dapat menjadi referensi dalam memahami bisnis.

"Melakukan kunjungan ke berbagai koperasi besar dan hasilnya adalah sebagaimana yang kita saksikan. Ini juga berkat kerja sama yang baik dengan beberapa pihak," kata Yuni.

Ditambahkan Yuni kehadiran Buku Koperasi Besar Indonesia sebagai keberhasilan pihaknya menerbitkan buku yang menjadi panduan para insan keperasi di Indonesia.

Yang jelas menurutnya buku KBI ini sangat diminati, buktinya pihaknya telah tiga kali meluncurkan buku ini, dengan menyesuaikan perkembangan dan kemajuan yang dicapai koperasi-koperasi di Tanah Air.

Sementara itu ke-13 koperasi yang penerima penghargaan di antaranya adalah Kopdit Lantang Tipo,KSPPS UGT Sidogiri, Koperasi Setia Bakti Wanita Surabaya, Kisel Jakarta, Kospin Jasa Pekalingan Jawa Tengah, dan Koperasi Pusat Susu Bandung Utara Lembang.

Selain itu, Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia, Koperasi Astra Internasional, Koppas Srinadi, Kopdit Keling Kuman Sintang Kalbar, Koperasi Agro Niaga Jabubg Malang Jawa Timur, Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama Bogor Jawa Barat, Healthcare Mandiri Jakarta.

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Kemenkop UKM Agus Muharram, Deputi Pengawasan Kemenkop UKM Suparno, Perwakilan 100 Koperasi besar, Direktur Utama LLP-KUKM Emilia Suhaimi, serta Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo. (rizal)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Pradi Supriatna Apresiasi Kegiatan Donor…

Depok, hariandialog.com - 13-07-2018 - Wakil Walikota Depok, Pradi Sup...

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gelar Kegiatan PSN

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gela…

Jakarta, hariandialog.com - 06-07-2018 - Di Pos Rw. 04 Kel Rawajati ...

TEKNOLOGI

Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World Bank    DPMPTSP Badung Belajar Pelayanan Publik di Ge
Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World... Denpasar, hariandialog.com- 9- 7 -2018 - Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan