Kemenkop dan UKM Dukung Koperasi Investasi di Infrastruktur

Jakarta, hariandialog.comKementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM)  mendukung koperasi ikut sebagai investor dalam pembangunan infrastruktur. Banyak proyek infrastruktur yang potensial dibiayai oleh koperasi.

Demikian  disampaikan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM  (Sesmenkop dan UKM) Agus Muharram pada Rapat Anggota Program (RAP) Induk Koperasi Unit Desa (INKUD) Tahun 2018, di Jakarta , Rabu (24/1).

Turut hadir  Ketua Induk KUD Herman Yosef Loli Wutun, Wakil Ketua Umum Dekopin Mohamad Sukri, Dewan Penasehat The Nature Conservancy Indonesia H.S Dillon, dan para investor dari Jepang, Malaysia, Thailand, Taiwan.

“Proyek jalan tol, misalnya, jika koperasi berinvestasi di sana berarti pemilik adalah pengguna. Pengguna jalan tol sangat besar dan mereka adalah yang punya uang captive market-nya ada, belum lagi proyek listrik dan gas. Bayangkan jika koperasi ikut menguasai,” kata Agus.

Agus  menegaskan investasi di sektor infrastruktur sangat menguntungkan.  Agus meyakini  koperasi mampu terlibat dalam mendanai proyek infrastruktur terlebih aktif menjalin kerja sama dengan berbagai investor.

“Ini merupakan salah satu wujud yang diharapkan dari pengembangan koperasi dalam Reformasi Total Koperasi,” ujar Agus.

Baru-baru ini, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyerukan agar koperasi berinvestasi dalam proyek infrastruktur yang sedang digencarkan oleh pemerintah.

Berdasarkan data, kebutuhan pembiayaan infrastruktur mencapai Rp4.769 triliun selama lima tahun (2015 – 2019). Sumber investasi APBN dan APBD hanya mampu 41,3 persen dan sisanya diharapkan dari swasta, BUMN dan juga peran koperasi.

 

Revitalisasi KUD

Dalam sambutannya, Agus juga menyampaikan perlunya revitalisasi KUD sebab KUD yang aktif tercatat 8.757 tapi yang aktif 5.800. Kemenkop dan UKM selalu mendorong KUD berperan aktif dalam distribusi barang dan jasa.

Agar laju kinerja koperasi bergerak cepat, Agus juga menilai   perlu penguatan kewenangan Kemenkop dan UKM.  Dia mengharapkan ke depan, semua hal–hal   yang terkait koperasi fokus dikerjakan Kemenkop dan UKM. Contohnya,    izin pendistribusian pupuk dating ke Kemenkop dan UKM bukan Kementerian  Pertanian. Menurutnya penguatan ini dapat dilakukan dengan revisi UU Kementerian Negara No. 39 Tahun 2008.

“Jadi Kementerian Koperasi ini bukan hanya Kementerian yang memberikan izin untuk simpan pinjam saja. Tetapi sektor ril dan sektor keuangan juga harus dipegang oleh Kementerian Koperasi,” ungkap Agus.

Sementara itu Ketua INKUD Herman Yosef Loli Wutun  mengatakan  di era reformasi, kondisi koperasi penuh dengan persaingan yang ketat . Namun dia tetap mengimbau para pelaku koperasi untuk berbangga hati, bahwa di era global yang sarat kompetisi, INKUD  dan jaringannya masih terus bertahan.  Dia menargetkan  untuk melakukan revitalisasi KUD, menghidupkan kembali KUD-KUD.

“Apalagi ada ribuan KUD yang terancam pembubaran karena mati tidak, hidup juga tidak. Sementara di bidang manejemen, INKUD  akan melakukan restrukturisasi dengan merekrut  tenaga-tenaga professional,” pungkas Herman. (rizal)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Wagub Babel Meresmikan Kantor Perwakilan Abhinaya Tour di Bangka
Wagub Babel Meresmikan Kantor Perwakilan Abhinaya... Pangkalpinang, hariandialog.com – Peresmian kantor perwakilan Abhinaya Tour yang bergerak dibidang Umroh dan Haji diwilayah Provinsi Kep.Bangka...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Rumah Sakit Dhuafa Kondisinya Merana

Rumah Sakit Dhuafa Kondisinya Merana

Musirawas, hariandialog.com - Keadaan Rumah Sakit Dhuafa, di Agropol...

Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan

Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan

Jakarta, hariandialog.com - 8-1-2018 - Olahraga yang cukup mudah, mu...

TEKNOLOGI

Persiapan UMKM ASEAN Hadapi Transformasi Digital
Persiapan UMKM ASEAN Hadapi Transformasi Digital Jakarta, hariandialog.com – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) terus mengupayakan agar kalangan Usaha Mikro Kecil...
Bantu KUMKM Analisis Kinerja, Kemenkop UKM Terapkan Aplikasi Early Warning System
Bantu KUMKM Analisis Kinerja, Kemenkop UKM...

Jakarta, hariandialog.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan