Ekonomi & Bisnis

Angkasa Pura dan P2B Sepakati 10 Titik UKM di Bandara Ngurah Rai

Denpasar, hariandialog.com - Setelah lama tidak kunjung selesai, akhirnya para pedagang di Bandara Ngurah Rai Bali yang tergabung dalam P2B (Paguyuban Pedagang Bandara) berhasil mendapatkan kejelasan mengenai lokasi berjualan.

 

Pelaku UKM harus Manfaatkan Tehnologi Kemasan

Pelaku UKM  harus Manfaatkan Tehnologi Kemasan

Jakarta , hariandialog.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Sjarifuddin Hasan, meminta para pelaku koperasi dan usaha kecil menengah (UKM)  khususnya yang bergerak di bidang makanan dan minuman diminta untuk memanfaatkan teknologi dalam mengemas produknya agar mampu bersaing di pasar domestik maupun global.

Hal tersebut  diutarakan Sjarifuddin Hasan saat membuka Pameran Koperasi dan UKM Makanan, Minuman, dan  Kemasan di SME Tower, Jakarta, Rabu (2/10/2013).

Pada pemeran yang berlangsung 2-6 Oktober 2013 itu, Menkop mengatakan sudah saatnya kemajuan teknologi kemasan kita manfaatkan untuk menunjang usaha di sektor makanan dan minuman," kata
Namun, ia menegaskan, kemasan yang baik dan menarik sebaiknya tidak mengurangi keaslian dan kekhasan rasa dari makanan atau minuman tersebut.

Menkop juga berharap, khususnya kepada  para pelaku KUKM di bidang makanan dan minuman agar bisa menampilkan kemasan (packaging) yang indah sekaligus tetap mempertahankan cita rasa khas Indonesia.

"Kemasan harus berperan bukan hanya sebagai cover produk tetapi juga sebagai pelindung produk dan media komunikasi serta informasi kepada konsumen mengenai produk dimaksud tersebut kepada konsumen," kata Sjarif Hasan.

Ditambahkannya, kemasan yang aman dan menarik akan memberikan nilai tambah suatu produk sehingga dapat meningkatkan daya saingnya.

Di samping itu, kata Menteri, pemanfaatan kemasan (foods packaging), berperan penting untuk menjaga mutu karena terkait erat dengan masalah keamanan dan kesehatan produk.

"Sayangnya banyak para pelaku KUKM masih mengemas produk makanan dan minuman secara tradisional dan belum memenuhi standar internasional," ujarnya.

Untuk itulah , pihaknya menilai perlunya perbaikan kemasan yang sesuai dengan karakter dan jenis produk makanan dan minuman yang dihasilkan. Terlebih lagi,  perkembangan globalisasi dan perdagangan bebas telah menuntut terbukanya pasar domestik setiap negara untuk pelaku bisnis asing masuk di berbagai bidang usaha termasuk makanan, minuman dan kemasan.
"Kita tahu tingkat persaingan dunia usaha baik skala besar, kecil maupun menengah semakin ketat. Ini merupakan tantangan yang harus di hadapi oleh para pelaku KUKM," paparnya.

Indonesia, dipandang memiliki potensi pasar produk makanan dan minuman yang terbesar di Asia Tenggara sekaligus telah diincar sebagai target pasar yang menjanjikan dan diminati oleh para pemain global.Guna mengantisipasi dan membendung lonjakan masuknya produk-produk makanan dan minuman asing, pelaku KUKM harus mampu meningkatkan daya saingnya dengan memberikan produk yang memiliki kualita. Hal itu harus didukung  dengan  kemasan produk yang terbaik pula. (rizal)

 

Rakyat Terjepit Inflasi dan Harga Mahal

Jakarta, hariandialog.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha yang tinggal dua minggu lagi, rakyat makin terjepit di antara inflasi dan mahalnya harga sembilan bahan pokok (sembako). Ditambah kenaikan tarif listrik, tarif tol, dan lain-lain.

Inflasi kian menjadi-jadi. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang ditransaksikan antar-bank di Jakarta pada Rabu (2/10) pagi bergerak melemah sebesar 45 poin menjadi Rp11.390.

Harga sembako di Jakarta dan beberapa daerah di Indonesia “stabil” pada posisi mahal, bahkan ada kecenderungan naik menjelang Idul Adha. Daging ayam negeri, misalnya, sekarang mencapai Rp38.000-Rp40.000 per ekor. “Kami jual per ekor Rp38.000 dan ada yang Rp40.000,” ungkap Maryani (45), pedagang ayam di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (2/10).

Bahkan di Pasar Serdang, Kemayoran, dan Pasar Senen, Jakarta Pusat, harga ayam potong mencapai Rp45/kg. Tingginya harga ayam potong ini, kata para pedagang, disebabkan oleh tingginya harga pakan ayam ditambah tersendatnya pasokan ayam hidup dari distributor.

Sementara harga daging sapi masih bertengger di kisaran Rp95 ribu per kilogram (kg). “Jelang Lebaran Haji ada kecenderungan naik, dan itu terjadi setiap tahun,” ungkap Adi (53), penjual daging sapi di Pasar Kebayoran Lama.

Harga sapi, kerbau dan kambing setiap menjelang Idul Adha memang melambung, karena banyaknya permintaan dari umat muslim yang hendak berkorban. “Namun yang tak masuk akal adalah melambungnya harga ayam potong,” ungkap Parjo (34), pedagang sayur di Pasar Kebayoran Lama.

Parjo yang sehari-harinya jualan bayam dan jagung sayur kemudian mengungkapkan, harga jagung kupas kini mencapai Rp9 ribu per kg, broccoli Rp16 ribu/kg, kol gepeng Rp7 ribu/kg, labu siam Rp9 ribu/kg, kol putih Rp5 ribu/kg, kentang Rp12 ribu/kg dan wortel Rp7 ribu/kg. “Bawang merah Rp29 ribu per kg,” jelas Parjo.

Ani (23), yang baru pulang dari Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, untuk berbelanja sembako mengabarkan, harga minyak goreng curah kini mencapai Rp11 ribu/kg, gula pasir lokal Rp12 ribu/kg, dan gula merah, baik berbentuk batok maupun kecil, dijual Rp25 ribu/kg.

Listrik Naik

Sementara itu, per Selasa (1/10), pemerintah kembali menaikkan tarif dasar listrik (TDL). Kenaikan ini merupakan penyesuaian yang keempat kalinya pada tahun ini. Kenaikan TDL ini tertuang dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No 30 Tahun 2012 Tentang Tarif Tenaga Listrik yang disediakan PT PLN. Berdasarkan aturan ini, sepanjang 2013  pemerintah menaikkan tarif listrik rata-rata sebesar 15 persen secara bertahap atau sekitar 4,3 persen setiap triwulan. Kenaikan berlaku untuk seluruh pelanggan baik dari kelompok rumah tangga, sosial, bisnis, industri, dan publik dengan daya mula 1.300 volt ampere (VA), sehingga pelanggan kecil dengan daya 450 VA dan 900 VA tidak ikut naik.

Berapa kenaikannya? Untuk kelompok pelanggan rumah tangga golongan R1 dengan daya 1.300 VA, TDL untuk reguler maupun prabayar yang pada 1 Juli - 30 September 2013 sebesar Rp928 per kilo watt hour (KWH), mulai 1 Oktober kemarin naik menjadi Rp979 per KWH. Pelanggan dengan daya 2.200, TDL-nya naik dari Rp 947 per Kwh menjadi Rp 1.004 per kWH. Pelanggan dengan daya 3.500 - 5.500 VA, TDL-nya naik dari Rp 1.075 per kWH menjadi Rp 1.145 per Kwh. Sedangkan pelanggan dengan daya 6.600 VA ke atas, TDL-nya naik dari Rp 1.347 per kWH menjadi Rp 1.352 per Kwh.

Ruslani (45), warga Bintaro, Tangerang Selatan, yang sehari-hari berjualan kelapa parut mengaku pasrah. “Dengan adanya kenaikan harga dan tarif ini hidup kami bertambah susah,” kata pria asal Pemalang, Jawa Tengah, ini. (tim)

 

Bupati Langkat Serahkan Bantuan Alat Pertanian dan Peternakan

Langkat, hariandialog.com - Dalam upaya ketersediaan pangan dan peningkatan kemampuan para petani, peternak, pekebunan maupun sejumlah pengrajin home industri Pemkab Langkat berupaya setiap tahunnya memberikan penyediaan bantuan tetap menjadi prioritas utama.

 

Bangun Rumah Layak Huni: Kemenpera Bantu 426 Warga Miskin Sicanang

Medan, hariandialog.com - Kementerian Perumahan  Rakyat  Republik Indonesia  menyerahkan bantuan stimulan perumahan swadaya tahun 2013 kepada 426 warga kurang mampu yang memiliki rumah tidak layak huni di Kelurahan Belawan Sicanang, Jumat (27/9). Tujuan bantuan ini diberikan  untuk mendorong masyarakat kurang mampu agar mau membangun rumah layak huni secara sendiri bukan dilakukan  oleh orang lain. Program ini telah berhasil diterapkan di Kabupaten Nias dengan hasil sangat memuaskan.

Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung Deputi Menteri Bidang Perumahan Swadaya Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) Republik Indonesia Ir Jamil Anshari SH MM didampingi Asisten Deputi Perencanaan perumahan Swadaya Ir Poltak Suibuea M.Eng, Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi serta  unsur Forum  Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Medan di halaman Kantor Kelurahan Belawan Sicanang.

Menurut Jamil, program ini telah  dilaksanakan di Kabupaten Nias tahun 2012  untuk membangun 500 rumah layak huni. “Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan, tidak ada korupsi sedikit pun. Malah dana swadaya masyarakatnya cukup tinggi. Dengan demikian program ini dikatakan berhasil,” kata Jamil.

Atas dasar itulah, lanjut Jamil, Kemenpera  tahun 2013 ini akan memberikan bantuan untuk 1.121 warga kurang mampu di Kabupaten Nias.  Sedangkan Nias Utara mendapatkan bantuan untuk 154 warga kurang mampu. Jika ini berhasil kembali, maka Jamil berjanji bantuan yang diberikan akan ditambah lagi tahun berikutnya. “Insya Allah bantuan yang kita berikan untuk Nias tahun 2014 sebanyak 1.500 warga kurang mampu guna membangun  rumahnya menjadi tempat tinggal layak huni,” ungkapnya.

 

“Jadi  saya malu jika program ini tidak jalan di sini. Yang menjadi kata kuncinya apakah program ini disambut dengan baik atau tidak oleh warga disini. Kalau itu ceritanya, mari kita uji di tahun 2013 ini. Jika program ini berhasil, Insya Allah tahun 2014 bantuan yang kita berikan bisa dua kali lipat. Untuk itulah bapak dan ibu yang mendapat bantuan hari ini akan menjadi pioner atas keberhasilan program tersebut. Apalagi saya tahu di Kota Medan ini masih banyak rumah yang tidak layak”  paparnya.

Selanjutnya Jamil  berharap agar program ini berhasil di Kecamatan Medan Belawan. Berhubung bantuan yang diberikan terbatas, maka prioritas yang dibantu lebih dahulu adalah warga di Kelurahan Belawan Sicanang.  Dia berharap untuk tahun ini,  pembangunan rumah layak huni yang dilakukan mencapai 500 unit.  Sedangkan besar bantuan yang diberikan Rp.7,5 juta  dan Rp.15 juta, sesuai dengan kondisi rumah masing-masing.

 

Agar program ini berjalan dengan baik, Jamil mengatakan perlu dilakukan pengawasan secara ketat. Untuk itu apabila ada orang maupun pihak yang macam-macam  dengan  program ini, Jamil minta kepada masyarakat segera melaporkannya kepada Danramil atau petugas Babinsa. Di samping itu untuk melakukan pendataan, telah ditunjuk Surveyor Indonesia. Artinya tidak dilakukan sembarangan, sebab pihak Surveyor dalam melakukan pendataan sangat berhati-hati sekali. Surveyor Indonesia punya tanggungjawab mutlak. Jika bantuan ini salah sasaran, mereka wajib kembalikan uang.

Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mengucapkan terima kasih atas bantuan stimulan perumahan swadaya  dari Kemenpera ini bagi warga kurang mampu. Untuk itu dia minta kepada camat, lurah dan kepala lingkungan untuk mengawasi program ini. “Jika dalam pelaksanaannya ditemukan kekurangan-kekurangan, maka camat harus melakukan inovasi dengan mencari donatur  guna membantu pembangunan rumah layak huni,” ujar Eldin.

Diakui Eldin, program ini cukup relevan dengan tantangan yang dihadapi Kota Medan saat ini. Apalagi  Medan adalah salah satu kota besar di Indonesia dengan jumlah penduduk dan urbanisasi yang tinggi. Dengan begitu secara alami menyebabkan meningkatnya permintaan kebutuhan akan perumahan berkualitas. (emmar)

 

 

Page 116 of 139

PILIHAN REDAKSI

Wisata Perahu Cara Menikmati Pantai Ancol
Wisata Perahu Cara Menikmati Pantai Ancol Jakarta, hariandialog.com - Didirikan pada tahun 1966, Taman Impian Jaya Ancol dibangun dengan tujuan untuk menjadi kawasan wisata terpadu dan...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Pradi Supriatna Apresiasi Kegiatan Donor…

Depok, hariandialog.com - 13-07-2018 - Wakil Walikota Depok, Pradi Sup...

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gelar Kegiatan PSN

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gela…

Jakarta, hariandialog.com - 06-07-2018 - Di Pos Rw. 04 Kel Rawajati ...

TEKNOLOGI

Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World Bank    DPMPTSP Badung Belajar Pelayanan Publik di Ge
Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World... Denpasar, hariandialog.com- 9- 7 -2018 - Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan