Hariandialog,Monday 20 November 2017, 13:03

Majalah PELUANG Kembali Luncurkan Buku 100 Koperasi Besar Indonesia

Jakarta, hariandialog.com - Sukses yang dicapai 100 koperasi besar di Indonesia menjadi daya tarik bagi para pembaca untuk mengetahuinya. Bagaimana kiat sukses dan perjalanan mereka menjadi koperasi besar  yang mamapu mencetak omset dan aset besar, serta CSR dan penerapan teknologi informasi terbaik akan dipaparkan secara gamblang dalam buku yang diterbitka Majalah PELUANG ini.

Pelucuran Buku 100 Koperasi Besar Indonesia (KBI) tahun 2017 ini akan berlangsung, Senin (30/10/2017) oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop dan UKM)  Anak Agung Gede Ngurah  Puspayoga di Auditorium Kantor Kementerian Koperasi dan UKM Jakarta.

Pada kesempatan itu juga akan diberikan penghargaan kepada sejumlah koperasi besar pencetak omset dan aset terbesar, serta CSR dan penerapan teknologi informasi terbaik.

Seperti penerbitan 100 KBI dua seri sebelumnya yaitu tahun 2012 dan 2015, kehadiran buku ini menjadi sangat penting karena dapat menjadi referensi dan tolok ukur dalam membaca peta bisnis koperasi di Indonesia.

“Tidak mudah menggali data koperasi besar secara utuh karena tidak banyak koperasi yang memahami arti penting sebuah publikasi.  Sejumlah koperasi skala besar malah lebih senang sembunyi dengan berbagai alasan, utamanya berkaitan dengan masalah pajak,” kata penulis Buku 100 KBI 2017 Irsyad Muchtar  di Jakarta, Rabu (25/10/17).

Karena keengganan untuk tampil ke tengah publik itu, daftar 100 KBI tahun ini, tidak banyak berubah karena masih didominasi oleh para pemain lama. Yang menggembirakan adalah kian meningkatnya aset maupun omset  perolehan koperasi besar.

”Koperasi terbesar malah mampu mencetak aset lebih dari Rp 7 triliun dan omset lebih dari Rp 5 triliun. Kenaikan ini menegaskan, koperasi makin profesional bahkan sekitar 80 persen dari daftar koperasi besar di buku ini sudah melek teknologi informasi,” ujar Irsyad lagi.

Yang menarik, peta sebaran koperasi besar tidak didominasi oleh kota besar maupun hanya di Jawa saja, tetapi merambah ke daerah lain. Koperasi berkinerja lebih dari Rp 1 triliun misalnya tumbuh menyebar, seperti Kospin Jasa Pekalongan, Jawa Tengah, Koperasi Kredit Lantang Tipo di Sanggau, Kalimantan Barat, Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah UGT Sidogiri Jawa Timur. Koperasi Warga Semen Gresik Jawa Timur dan KSP Sejahtera Bersama Bogor.  Sedangkan pemuncak koperasi besar terbanyak adalah Provinsi Jawa Timur.

Mengenai parameter koperasi besar, Irsyad mengatakan penilaian mengacu pada Peraturan Menteri Koperasi (Permenkop) No 07 Per/M-KUKM/XI 2011. Permenkop ini menyebutkan kriteria besar adalah memiliki aset minimal Rp 10 miliar,  volume usaha atau omset minimal Rp 50 miliar dan anggota minimal 1.000 orang.

Irsyad yang juga pemimpin Redaksi Majalah PELUANG menambahkan,  jika mengacu pada kriteria Permenkop tersebut, jumlah data yang terkumpul malah lebih dari 200 koperasi besar. “Karenanya dalam buku ini, kami cantumkan tiga lajur koperasi dengan kriteria pertama 100 Koperasi Besar, lajur kedua, 100 Koperasi Progresif dan lajur ketiga, 100 Koperasi Potensial,” terangnya.

Nilai Tambah dan Jaringan Usaha

Seperti launching 100 KBI tahun 2015, Ketua Penyelenggara Yuni Hegarwati mengatakan pihaknya  telah menyiapkan apresiasi kepada koperasi besar berupa penyerahan tropi dan piagam penghargaan dari  Menkop dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.

Menurut Yuni  pihaknya telah mengundang lebih dari 250 pelaku koperasi dari berbagai pelosok Tanah Air guna dapat berbagi dan mengenal bagaimana kinerja dan cara koperasi bisa tumbuh menjadi besar.

“Launching 100 KBI  2017 ini kami harapkan menghasilkan outcome positif yaitu meningkatnya nilai tambah koperasi, kian terbukanya akses permodalan, dan berkembangnya jaringan pasar melalui penerapan teknologi informasi,” pungkasYuni. (rizal)

Berita Sebelumnya:Berita Terkait:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Pelatihan Jurnalistik Gender oleh KPPA Usai
Pelatihan Jurnalistik Gender oleh KPPA Usai Pelatihan Jurnalistik Gender Oleh Kementerian Peranan Perempuan dan Anak bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia dilangsungkan di Margo...
Konkernas PWI di Bengkulu Dihadiri Menkominfo
Konkernas PWI di Bengkulu Dihadiri Menkominfo

Bengkulu, hariandialog.com - Agenda Konferensi KerjaNasional (Konkernas)...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Dinkes DKI Jakarta: Terbitkan Sanksi Bu…

Jakarta, hariandialog.com - 25-09-2017 - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI ...

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Tangerang, hariandialog.com - 11-9-17 - PBMKB Kota Tangerang bekerja...

TEKNOLOGI

SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi Alternatif
SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi... Grobogan,hariandialog.com – 18-9-2017 - SMK Pancasila Purwodadi yang terletak di komplek simpang lima Purwodadi yang selama ini dikenal rajanya...
Diviralkan Presiden Jokowi Saat HUT RI Ke 72
Diviralkan Presiden Jokowi Saat HUT RI Ke 72

Denpasar,hariandialog.com - 5-9-2017 - Biro Humas dan Protokol Setda...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan