Hariandialog,Friday 15 December 2017, 04:08

Banyak Orang Pintar Terjerumus Korupsi: KPK Minta Guru Jadi Tauladan

Jakarta, hariandialog.com 5-12-17 - Institusi pendidikan dinilai tidak hanya menjadi tempat untuk membagikan pengetahuan. Lebih dari itu, nilai-nilai serta tauladan harus diutamakan untuk menciptakan generasi yang lebih baik serta berjiwa antikorupsi. Seperti itulah KPK melihat fungsi dari suatu institusi pendidikan. Guru, terutama, harus menjadi contoh bagi murid-muridnya.

"Karena memang yang kita butuhkan adalah pendidikan yang bisa mengubah ke arah yang lebih baik, karena pendidikan tidak hanya sekadar mentransformasikan pengetahuan tapi juga hal-hal baik kepada yang dididik, maka dari itu menjadi guru harus siap menjadi tauladan dan contoh," ujar Cahya Harefa yang mewakili Ketua KPK Agus Rahardjo dalam diskusi di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (5/12).

Cahya yang menjabat sebagai Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN di KPK itu menyebut masih banyak orang pintar di negeri ini yang terjerumus korupsi. Untuk itulah, generasi antikorupsi harus dibentuk secara dini. "Banyak orang pintar di negeri ini tapi masih tergoda juga dan terjerumus korupsi. Harapan kita, guru bisa menjadi tauladan dan bisa mencegah terjadinya contek-mencontek di ruang kelas, misalnya," kata Cahya.

Selain diskusi, pada acara tersebut juga dilakukan peluncuran buku 'Mengajar untuk Perubahan'. Buku ini dibuat oleh salah satu penulis yang juga merupakan seorang guru, Ginanjar Hambali. Dia mengatakan, cerita-cerita yang ditulis merupakan upaya para guru untuk mengajak siswa dapat melihat realitas dunia yang sebenarnya. "Buku ini sebagai upaya kami para guru agar dapat memberikan pelajaran yang tidak membosankan bagi siswa di kelas, yang sesuai dengan jaman sekarang. Tapi kami disini bukan hanya sekadar mengajar berpikir kritis, tapi juga supaya anak-anak dapat melihat dunia realitas yang sebenarnya," tutur Ginanjar.

Pada saat yang sama, Deputi Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan menegaskan, institusi pendidikan merupakan tempat untuk mempersiapkan generasi antikorupsi. "Institusi pendidikan adalah institusi yang bisa mendorong perubahan. Bukan hanya dalam tanda kutip mencetak manusia paling pintar. Tapi dalam konteks pendidikan antikorupsi, sekolah merupakan tempat untuk menyemaikan nilai-nilai antikorupsi. Merupakan tempat mempersiapkan generasi antikorupsi. Kami berharap, ketika guru diperkuat, institusi pendidikan diperkuat, maka bukan hanya SDM Indonesia yang akan menguat, tapi juga akan melahirkan gerakan antikorupsi seperti yang kita semua inginkan," tandasnya. (*isk)

 

 

Berita Sebelumnya:Berita Terkait:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Kombes Pol Sri Suari Wahyudi:  Jangan Takut Melaporkan Tindak Pidana
Kombes Pol Sri Suari Wahyudi: Jangan Takut... Jakarta, hariandialog.com - 12-112-2017 - “Setiap warga Negara diperkenankan melaporkan bila mengetahui adanya tindak pidana. Jadi jangan takut...
PWI Selenggarakan Anugerah Jurnalistik Adinegoro
PWI Selenggarakan Anugerah Jurnalistik Adinegoro

Jakarta, hariandialog.com - 28-11-2017 – Persatuan Wartawan Indonesia...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Dinkes DKI Jakarta: Terbitkan Sanksi Bu…

Jakarta, hariandialog.com - 25-09-2017 - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI ...

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Tangerang, hariandialog.com - 11-9-17 - PBMKB Kota Tangerang bekerja...

TEKNOLOGI

Terapkan E-learning:    Pemprov Bali Jajaki Kerjasama Penyedia Jasa Aplikasi Quipper Indonesia
Terapkan E-learning: Pemprov Bali Jajaki... Denpasar, hariandialog.com - 4-12-2017 - Dalam rangka penerapan e-learning bidang pendidikan, Pemrov. Bali menjajaki kemungkinan  bekerjasama...
SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi Alternatif
SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi...

Grobogan,hariandialog.com – 18-9-2017 - SMK Pancasila Purwodadi yang...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan