Hariandialog,Friday 23 February 2018, 08:37

260 Siswa SD Ikuti Lomba Dokcil

Majalengka, hariandialog.com - Sebanyak 260 siswa sekolah dasar (SD) se- Kabupaten Majalengka baru-baru ini mengikuti lomba cerdas tangkas dokter kecil (dokcil). Mereka bertingkah-laku tak ubahnya seperti layaknya seorang dokter dengan atribut lengkap, dari mulai pakaian sampai kepada peralatan dokter lainnya. Namun terkadang masih terlihat tingkah-laku yang lugu dan lucu, karena memang mereka masih diusia anak-anak.

 

Walkot Apresiasi Desember Peduli 2012: Alumni SMP N 16/18 Medan

Medan,hariandialog.com - Wali  Kota Medan diwakili Kepala Dinas Pedidikan Kota Medan DR M Rajab Lubis sangat mengapresiasi  acara Desember Peduli 2012  yang  digelar di halaman SMP Negeri  16/18 Medan Jalan Kemuning Raya Perumnas Helvetia Medan, Minggu (23/12) pagi. Acara yang digagas Alumni SMP Negeri 16/18 ini,  dinilai sangat mendukung program Pemko Medan dalam upaya memajukan Kota Medan. Sebab, Desember Peduli 2012 berisikan serangkaian kegiatan  seperti bakti sosial berupa khitanan masal, pemberian majalah dinding dan tong sampah serta melakukan penghijauan.

 

10 Mata Pelajaran Menjadi 6: Kurikulum 2013 Disambut Baik

Jakarta, hariandialog.com“Terus terang, saya selaku Kepala Sekolah menyambut baik akan kurikulum 2013. Saya belum mengetahui persis kurikulum tersebut. Tapi, seletingan memperkecil atau menciutkan mata pelajaran dari 10 menjadi 6,” kata Dra. Ef. Setyeastuty, M.Pd.

Dra.Ef. Setyeastuty, M.Pd, yang Kepala Sekolah SDNSN 03 Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan itu, dimintai komentarnya seputar pedoman pendidikan kurikulum 2013 yang akan dimulai tahun ajaran 2013/2014. “Selama ini sudah baik demi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia. Namun, kalau dirampingkan menjadi 6 mata pelajaran tentu akan lebih baik, khususnya untuk murid sekolah dasar,” jelas Kepsek yang mengomentari masalah kurikulum dilihat dari sudut pandang Sekolah Dasar saja.

Jadi lanjut Astuty panggilan akrab wanita jebolan sarjana dan pascasarjana dari Universitas Muhammadyah, Jakarta itu, masalah kebijakan dari pemerintah sudah cukup baik. Sebab, sebelum dimunculkan kurikulum itu sudah dilakukan pengamatan, analisa yang berasal dari para pemilikiran pakar dan pakar pendidikan. “Jadi saya tidak ragu dan pasti yakin lebih baik demi masa depan generasi penerus yang berasal dari pendidikan. Sekali lagi, selaku kepala sekolah mendukung akan kebijakan tersebut. Dan masalah sosialisasi tidak diragukan dan sudah terlatih para pelatihnya nantinya,” terang Astuty.

Selama ini, Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) sudah baik. Namun, yang namanya perobahan pasti ada kendala penyesuaiannya. Apalagi ada beberapa mata pelajaran yang dihapus. Namun, perlu ditanggapi dengan demi kemajuan. Sebab, untuk membuat kurikulum sudah dipastikan dengan perencanaan yang cukup matang dan pasti sudah dapat dipertanggungjawabkan. “Saya rasa untuk DKI Jakarta tidak masalah. Sebab, para guru-guru maupun kepala sekolah sudah saling BBM-an dan semuanya menyambut baik. Kan demi kemajuan nilai pendidikan di Indonesia,” papar Astuty yang mengaku telah banyak berbuat kemajuan khususnya di mata pelajaran ekstra kurikuler atau eskul. (horas/tob).

 

LSM NEW Tolak Keras Perubahan Kurikulum Baru

Jakarta, hariandialog.com - Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang akan melakukan perubahan kurikulum di tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi pada tahun 2013, harus ditolak keras karena berindikasi melakukan pembohongan masyarakat.

"Jika Kemendikbud nekad memberlakukan kurikulum baru tersebut, kami siap melakukan upaya hukum untuk menggugat ke pengadilan," tegas pemerhati masalah pendidikan yang juga Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat National Education Watch (NEW), Musly Eferson Tambunan pada sejumlah wartawan, di Jakarta, Jumat (21/12). Ikut pula mendampingi dalam keterangan pers, Sekjen NEW Jonner Sipangkar dan Moch. Adhe Bhakti, peneliti NEW. Menurut Jonner, perubahan kurikulum dengan dalih delapan masalah yang disimpulkan Mendikbud, M Nuh dalam kandungan kurikulum tahun 2006, sangat tidak layak. Hasil riset yang dilakukan oleh LSM NEW dari 1000 responden yang dipilih secara acak dan memiliki anak sekolah SD berasal dari Jakarta, Banten, Bandung dan Yogyakarta, 96 persen responden menyatakan tidak setuju adanya kurikulum baru 2013 .

Sisanya, 3 persen setuju dan 2 persen menyatakan tidak tahu. Para responden menyatakan meningkatkan mutu pendidikan dengan cara meningkatkan kualitas guru dan peningkatan sarana pendidikan, bukan dengan cara merubah kurikulum."Tidak elegan seorang menteri merubah kebijakan yang akan mempengaruhi nasib sekitar 50 juta anak dan 2,7 juta guru diakhir masa jabatannya," katanya. Alangkah lebih terpuji, menurut Jonner, pemerintah saat ini meletakkan landasan master desain pendidikan nasional dengan melakukan riset mendalam dimulai tahun depan secara kesinambungan yang akan diterapkan oleh siapapun pemimpinnya nanti. Kalaulah kurikulum harus diganti, katanya, sebaiknya diberikan pada Komisi Independen terdiri dari para pakar, berbagai disiplin ilmu, kalangan profesi guna merumuskan tantangan pendidikan masa depan. Selanjutnya merancang kurikulum sebagai hasil penelitian relatif panjang sehingga hasilnya maksimal.(winarno)

 

 

Pemko Medan Beri Apresiasi: 100 Guru & 67 Siswa Berprestasi

Medan, hariandialog.com - Pemko Medan melalui  Dinas  Pendidikan memberikan apresiasi terhadap 100 guru dan  67 siswa berprestasi  mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) di  Tiara Convention Center Medan, Rabu (21/11) malam.  Dengan apresiasi ini diharapkan mampu menciptakan kompetensi  diantara para guru dan pelajar  dalam upaya mendukung peningkatan kualitas dan mutu pendidikan di Kota Medan.

Apresiasi  ini diberikan Pemko Medan  dalam rangkaian kegiatan menyambut Hari Guru Nasional  2012. Apresiasi ini dituangkan dalam bentuk pemberian piagam penghargaan kepada guru dan siswa berprestasi. Piagam penghargaan itu diberikan langsung Wali kota Medan Drs H Rahudman Rahahap MM dan Wakil Wali Kota Drs H Dzulmi Eldin MSi.  Bahkan, Plt Gubsu H Gatot Pujonugroho ST  yang turut menghadiri acara juga  ikut memberikan  piagam penghargaan.

Menurut Wali Kota, Pemko Medan saat ini terus melakukan perbaikan dalam perencanaan dan metode peningkatan kualitas dan mutu pendidikan. Guna mewujudkannya diperlukan dukungan dari semua pihak.Sebab, peningkatan kualitas pendidikan sangat dipengaruhi banyak faktor dalam implementasinya.Salah satunya adalah meratanya kualitas dan profesionalisme guru harus sebanding dengan sebaran jumlah guru yang ada.

“Pemko Medan kini sedang melakukan penataan dan pemerataan guru mengacu kepada Surat keputusan Bersama 5 Menteri yang mengatur tentang itu.Ini tentunya tidak mudah dalam implementasinya. Karena itu akan kita lakukan secara bertahap pada akhir semester ini sampai semester pertama tahun depan, sehingga hasilnya akan optimal,” kata Wali kota.

Di samping itu Wali Kota  mengungkapkan, Pemko Medan  berkomitmen penuh untuk meningkatkan pendidikan yang makin maju dan berkualityas. Pendidikan yang bertumpu pada keberadaan guru-guru yang profesional, kurikulum sesuai dengan  perkembangan zaman dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan Kota Medan. Serta, ketersediaan fasilitas pendidikan yang makin lengkap untuk menunjang proses belajar mengajar yang lebih baik.

“Pendidikan yang kita selenggarakan ini menuntut adanya perubahan mendasar dalam pengembangan kualitas profesi para guru.Sosok guru di abad pengetahuan harus ditandai dengan keteguhan iman dan takwa, tingginya semangat nasionalisme, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu guru harus memiliki wawasan yang jauh ke depan. Jadi guru harus menjadi tokoh sentral kearah mana masa depan bangsa akan kita bawa,”ungkapnya. (marlan)

 

Page 70 of 73

PILIHAN REDAKSI

Wagub Babel Meresmikan Kantor Perwakilan Abhinaya Tour di Bangka
Wagub Babel Meresmikan Kantor Perwakilan Abhinaya... Pangkalpinang, hariandialog.com – Peresmian kantor perwakilan Abhinaya Tour yang bergerak dibidang Umroh dan Haji diwilayah Provinsi Kep.Bangka...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Rumah Sakit Dhuafa Kondisinya Merana

Rumah Sakit Dhuafa Kondisinya Merana

Musirawas, hariandialog.com - Keadaan Rumah Sakit Dhuafa, di Agropol...

Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan

Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan

Jakarta, hariandialog.com - 8-1-2018 - Olahraga yang cukup mudah, mu...

TEKNOLOGI

Persiapan UMKM ASEAN Hadapi Transformasi Digital
Persiapan UMKM ASEAN Hadapi Transformasi Digital Jakarta, hariandialog.com – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) terus mengupayakan agar kalangan Usaha Mikro Kecil...
Bantu KUMKM Analisis Kinerja, Kemenkop UKM Terapkan Aplikasi Early Warning System
Bantu KUMKM Analisis Kinerja, Kemenkop UKM...

Jakarta, hariandialog.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan