Hariandialog,Friday 07 December 2018, 09:48

Pemkot Tutup Mata Orgil Berkeliaran di Kota Bengkulu

PDFPrintE-mail

Bengkulu, hariandialog.com – 6-8-2018 - Agak mengherankan akhir-akhir ini di Kota Bengkulu jumlah orang gila terus bertambah, meski sebelumnya sudah ada satu dua orang. Namun sekarang bertambah beberapa orang. Orang gila tersebut berkeliaran di lampu merah atau persimpangan jalan dan pusat perkantoran. Ironisnya, dinas terkait seperti Dinas Sosial Kota maupun Dinas Sosial Provinsi terkesan tutup mata atas keberadaan orang gila tersebut.

Orang gila tersebut terkesan mengganggu keindahan wajah Kota karena mereka para orang gila baik laki-laki maupun wanita suka duduk sembarangan dan tidur-tiduran di trotoar jalan yang ramai lalu lalang kendaraan. Ada juga orang gila tersebut berpakaian kumuh dan compang camping, rambut awut-awutan bahkan kelihatan bagian sensitifnya. Meski dinas sosial provinsi memiliki penampungan orang gila, namun itu orang gila yang dititipkan keluarganya untuk diurus dan dibina di penampungan sosial Bina Laras Air Sebakul.

 

Bahkan ada wanita gila berpakaian sembarangan kerap nongkrong dipinggir pagar gedung DPRD Provinsi Bengkulu, perempuan parubaya tersebut tidur-tiduran bahkan sering buang air kecil sembarangan sehingga menjadi perhatian laki-laki yang melintas. Kadang dia bernyanyi dan menjerit sendirian. Sementara orang gila laki-laki sering berdiri di jalanan dan berjalan dipinggir jalan tanpa arah tujuan. Keberadaan para orang gila yang terganggu jiwanya ini meresahkan masyarakat.

Keresahan masyarakat ini mencapai puncaknya, akhirnya Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Bengkulu bersama aparat kepolisian dan Satpol PP Kota mengadakan razia orang gila. Beberapa orang gila ditangkap dan diserahkan di Panti Sosial Bina Laras. Dalam catatan Dinsos Kota orang gila yang sudah ditangkap karena mengalami gangguan jiwa sebanyak 64 orang. Dari pendataan yang dilakukan Dinsos Kota orang gila tersebut kebanyakan berasal dari luar Kota Bengkulu yang dibuang keluarga atau berjalan kaki ke Bengkulu, padahal mereka para orang gila masih memiliki keluarga yang enggan mengurusnya.

Padahal mereka yang terganggu jiwanya masih bisa disembuhkan jika diberi pengobatan dan diurus secara teratur, namun karena menebus obat yang harus diminum secara rutin memang mahal. Mungkin inilah salah satu faktor kenapa keluarganya membiarkan orang gila berkeliaran di jalanan dan meresahkan masyarakat. Menurut penelitian gangguan jiwa sampai menjadi gila karena tekanan hidup, tekanan ekonomi bahkan stres yang kurang bisa diterima akal sehat secara bijak. Apalagi iman yang tipis, seharusnyalah keluarganya mengurus dan mengobati keluarga yang mengalami tekanan dengan pengobatan dan kasih sayang sehingga bisa disembuhkan dan mandiri serta diberdayakan. (hasanah)

 

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Lewat Gempita Ribuan Petani Luwu Utara Diguyur Program Kementan
Lewat Gempita Ribuan Petani Luwu Utara Diguyur... Luwu Utara, hariandialog.com- ratusan ketua kelompok tani  bersuka cita sambut acara serah terima bantuan Benih jagung Kementan dan MOU petani...
Hendardi: Reuni 212 Gerakan Politik
Hendardi: Reuni 212 Gerakan Politik

Jakarta, hariandialog.com - Rencana reuni akbar aksi 212, Ahad...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Pradi Supriatna Apresiasi Kegiatan Donor…

Depok, hariandialog.com - 13-07-2018 - Wakil Walikota Depok, Pradi Sup...

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gelar Kegiatan PSN

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gela…

Jakarta, hariandialog.com - 06-07-2018 - Di Pos Rw. 04 Kel Rawajati ...

TEKNOLOGI

Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World Bank    DPMPTSP Badung Belajar Pelayanan Publik di Ge
Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World... Denpasar, hariandialog.com- 9- 7 -2018 - Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan