Hariandialog,Saturday 17 November 2018, 14:15

KPK Menyebut Kelanjutan Proyek Meikarta Tergantung Pemberi Izin

PDFPrintE-mail

Jakarta, hariandialog.com - 19-10-2018 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  mengatakan penentuan lanjut-tidaknya proyek Meikarta berada di tangan pihak yang mengeluarkan izinnya dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Bekasi atau instansi lainnya . Menurut KPK, pihaknya berfokus pada penanganan perkara korupsi  suap. "Kalau diperhatikan, beberapa perkara yang ditangani KPK bicara soal perizinan, kebijakan-kebijakan, itu tidak bisa dilakukan oleh KPK untuk penghentiannya. Kewenangan KPK diatur dalam Undang-Undang RI Nomor  30 Tahun 2002. KPK berfokus pada pokok perkara penanganan kasus dugaan suap," jelas  juru bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat. "Ini sederhana prinsip hukumnya. Mereka yang menerbitkan kebijakan, maka di sana yang bisa mencabut kebijakan tersebut. Tentu saja KPK tidak dalam domain ingin mencampuri itu sekarang," tegas Febri.

Febri menegaskan KPK tidak pernah menyatakan setuju atau tidak setuju soal lanjut-tidaknya proyek Meikarta. Dia meminta pernyataan KPK tidak dianggap sebagai legitimasi apa pun terkait kelanjutan proyek Meikarta. "Jangan sampai pernyataan KPK yang tidak menyatakan setuju atau tidak setuju terkait penghentian atau lanjutnya proyek Meikarta itu dijadikan legitimasi seolah-olah KPK membiarkan atau memperbolehkan proses pembangunan berjalan, sementara perizinan diduga bermasalah. Ini perlu saya sampaikan kembali," jelasnya.

Sebelumnya, Denny Indrayana selaku kuasa hukum PT MSU memastikan proyek pembangunan tetap berlanjut. Denny juga menyebut kelanjutan proyek itu sejalan dengan keterangan KPK. "Bahwa sebagaimana dapat dipahami secara hukum, dan sejalan dengan keterangan KPK, proses hukum yang saat ini berlangsung di KPK adalah hal yang terpisah dan berbeda dengan proses pembangunan yang masih berjalan di Meikarta. Atas keterangan yang bijak dan baik tersebut, PT MSU sangat berterima kasih," kata Denny dalam keterangan persnya.

KPK pun mengaku keberatan atas pernyataan tersebut. Denny telah meminta maaf jika siaran persnya membuat KPK merasa keberatan. Dia memastikan pihaknya mendukung penuh proses hukum yang sedang ditangani KPK.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan sembilan orang tersangka suap perizinan proyek Meikarta. Para tersangka dari jajaran Pemkab Bekasi, termasuk Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dan stafnya menerima fee fase pertama sebesar Rp7 miliar dari Rp13 miliar sementara dari pihak Lippo diantaranya  Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, Henry Jasmen selaku pegawai Lippo Group dan dua konsultan Lippo Group Taryudi dan Fitra Djaja Purnama sebagai pemberi suap. (dsb/diah)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Wisata Perahu Cara Menikmati Pantai Ancol
Wisata Perahu Cara Menikmati Pantai Ancol Jakarta, hariandialog.com - Didirikan pada tahun 1966, Taman Impian Jaya Ancol dibangun dengan tujuan untuk menjadi kawasan wisata terpadu dan...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Pradi Supriatna Apresiasi Kegiatan Donor…

Depok, hariandialog.com - 13-07-2018 - Wakil Walikota Depok, Pradi Sup...

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gelar Kegiatan PSN

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gela…

Jakarta, hariandialog.com - 06-07-2018 - Di Pos Rw. 04 Kel Rawajati ...

TEKNOLOGI

Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World Bank    DPMPTSP Badung Belajar Pelayanan Publik di Ge
Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World... Denpasar, hariandialog.com- 9- 7 -2018 - Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan