Direktur PT DPM Anis Alwainy Ditangkap di Kemanggisan Setelah Buron Setahun

Print

Jakarta. Hariandialog - Setelah sempat buron sekitar setahun, Anis Alwainy berhasil ditangkap tim gabungan dari Intrelijen Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat, di Kemanggisan, Jumat (8/2), pukul 13. 50 WIB.Kapuspenkum Mukri menjelaskan Anis Alwainy adalah Direktur PT Dwi Putra Metropolitan (DPM)  dan telah berstatus terpidana.

"Status terpidana ini setelah keluarnya putusan kasasi Mahkamah Agung Nomor 1704K/PID.SUS/2016 tanggal 13 Maret 2017, " kata Mukri, di Jakarta, Jumat (8/2) malam.Namun ketika akan dieksekusi oleh tim jaksa eksekutor dsri Kejari Jakbar terpidana tidak ada ditempat dan statusnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buronan.Isi putusan, menyatakan terpidana terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Modusnya,   pengoperan sebagaian hak atas tanah beserta seluruh bangunan dan perlengkapannya. Padahal tanah itu statusnya  tanah Hak Pakai Nomor 76 / Pinangsia atas nama PJKA seluas 62.218 M2 tanggal 20 Juni 1988 menjadi HGB sebagaimana SHGB Nomor 2849/Pinangsia atas nama PT Dwi Putra Metropolitan."Akibat tindakan terpidana, negara dirugikan sebesar Rp. 39.723.165.000,"ungkap Mukri.Terpidana dijatuhi hukuman pidana penjara 7 (tujuh) tahun dan pidana denda sejumlah Rp. 500.000.000 serta membayar uang pengganti sebesar Rp39.723.165.000. (ahi)

Berita Sebelumnya: