Hariandialog,Monday 27 May 2019, 05:02

Kejaksaan Mengaku Belum Siap Tuntutan Pidana Terhadap Valent Yusuf Ditunda

PDFPrintE-mail

Jakarta,hariandialog.com - 13-05-2019 – Jaksa Lumumba Tambunan melalui Endang, kemarin meminta kepada majelis hakim pimpinan Asiadi Sembiring, untuk menunda sidang yang telah disepakati acaranya pembacaan surat tuntutan pidana terhadap terdakwa Valent Yusuf.

“Kami tidak bisa memaksa kalau memang jaksa belum siap untuk membacakan surat tuntutannya. Padahal ini yang kedua kali penundaan hanya karena surat tuntutan belum siap untuk dibacakan. Ini yang kedua kali lho saudara Jaksa Penuntut Umum mengatakan belum siap. Ini penundaan yang kedua dan diharapkan dan harus sudah dibacakan sidang yang akan datang,” kata hakim Asiadi Sembiring selaku Ketua Majelis Hakim.

Seperti dalam surat dakwaan Jaksa Lumumba Tambunan atas nama Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menguraikan bahwa terdakwa Valent Yusuf warga Jalan Prisma Raya No.3 Rt 005/007, Kelurahan Kebun Jeruk, Jakarta Barat, diajukan ke persidangan di PN Jakarta Selatan karena disebut merugikan Tjung Lina atau PT Brahma Adhiwidia sebesar Rp.34.661.426.800, pada 28 November 2011.

Disebutkan kerugian yang diderita Tjung Lina atau PT Brahma Adhiwidia  berawal dari adanya penawaran melalui pemasaran penjualan unit-unit Apartemen di The Kuningan Palace, Jakarta Selatan. Terdakwa di PT Kemuliaan Megah Perkasa selaku Presiden Direktur di perusahaan itu. Dalam pemasaran yang dilakukan oleh PT Kemuliaan Megah

perkasa melalui brifing terhadap Indrijati Gautama, Ferry Suhardjo untuk Gedung Lumina Tower lantai 7 dan 8 disebutkan Gedung Perkantoran (Non Hunian) dan Sertifikat atas unit tersebut gedung itu adalah Sertifikat Hak Milik Rumah Susun (SHMRS).

Atas penjelasan dari pihak perusahaan melalui Indrijati Gautama akhirnya saksi Tjung Lina percaya dan mau membeli dengan pembayaran bertahap dan lunas pada 28 Oktober 2011 yang total seluruhnya Rp 34.661.426.800. Pembelian Gedung Lumina Tower 7 dan 8 itu dituangkan dalam surat Perjanjian Pengikatan Jual Beli Nomor : 383/KMP-KP/XI/2011 tanggal 28-11-2011 maupun surat perjanjian Pengikatan Jual Beli Nomor : 384/KMP-KP/XI/2011 tanggal 28 -11-2011. Pada Pasal 2 perihal Objek Perjanjian dan pasal – pasal berikutnya menyatakan bahwa lantai 7 dan lantai 8 Gedung Lumina Tower adalah Unit Ruang Kantor (Non Hunian) adalah Tidak Benar.

Terungkap di persidangan adapun kasus pidana dengan terdakwa Valent Yusuf  terkait penjualan 2 lantai kantor Lumina tower, the kuningan place kepada PT BAW merupakan perbuatan kebohongan dan penipuan karena YV menjual fasilitas penghuni apartemen the kuningan place, yang sebenarnya PT KMP tidak berhak menjual kantor komersial karena  Izin Mendirikan Bangunan (IMB) the kuningan place adalah hunian & fasilitasnya. Sehingga pembeli (PT BAW) tidak dapat menggunakan atau menyewakan sebagai kantor.

Ternyata apartemen yang dijual terdakwa Valent Yusuf itu adalah peruntukannya untuk Auditorium dan bukan untuk ruangan kantor atau perkantoran. Untuk itu, jaksa mengancam terdakwa Valent Yusuf dengan pidana penjara sebagaimana pada Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP dan atau kedua melanggar Pasal 263 ayat (1) KUHP jo Pasal 55 ayat (10 ke-2 KUHP.  Hakim Asiadi Sembiring menunda sidang hingga 20 Mei 2019. (tob)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Redam Aksi People Power, Jaksa Agung Tepis Obral Pasal Makar
Redam Aksi People Power, Jaksa Agung Tepis Obral... Jakarta.  Hariandialog.  Com - Jaksa Agung M.  Prasetyo menepis pemerintah mengobral pasal makar yang diduga guna membungkam para...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Gubsu Kunjungi RS USU Kesehatan Jadi Prioritas Utama Kehidupan

Gubsu Kunjungi RS USU Kesehatan Jadi Pri…

Medan hariandialog.com - 6-5-19 - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), E...

Tinjau UPT Rumah Sakit Pemprov Sumut Wagub Sumut Harapkan Pelayanan Pasien Ditingkatkan

Tinjau UPT Rumah Sakit Pemprov Sumut Wag…

Medan, hariandialog.com -  6-5-19 - Wakil Gubernur Sumatera Utara (S...

TEKNOLOGI

Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World Bank    DPMPTSP Badung Belajar Pelayanan Publik di Ge
Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World... Denpasar, hariandialog.com- 9- 7 -2018 - Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan