Hariandialog,Friday 15 December 2017, 04:08

Di Kejati DKI Jakarta Adanya Istilah Jaksa Bersidang dan Jaksa P-16

PDFPrintE-mail

Jakarta,hariandialog.com -5-12-17- Saat ini beredar istilah mengenai Jaksa Bersidang dan Jaksa P-16 di Kejati DKI Jakarta. “Saya inikan Jaksa Bersidang bukan Jaksa P-16,” demikian kerap para jaksa mengatakan jika ditanya perkara yang disidangkan.

Memang dari pantauan Dialog, di lima Pengadilan Negeri (PN)  yang ada di wilayah DKI Jakarta, banyak jaksa dari wilayah (Kejari-red) menyidangkan perkara  pidum yang pokok perkaranya ditangani oleh Kejati DKI Jakarta. Bahkan sejumlah jaksa yang bertugas di Kejati DKI Jakarta, juga bersidang  atas perkara yang bukan mereka yang  ditunjuk sebagai Jaksa Penuntut Umumnya (P-16).

Hal tersebut yang sering bergema baik itu secara serius dan seloroh terkait dengan istilah Jaksa Bersidang dan Jaksa P-16 (Jaksa yang ditunjuk sebagai JPU).

Hal tersebut bisa terjadi karena seorang Jaksa Penuntut Umum yang ditunjuk sesuai P-16, mengalami kewalahan karena perkara yang ditanganinya harus disidangkan di Pengadilan Negeri yang berbeda  yang tak mungkin bisa dilakukan  dengan cepat berpindah atau tiba tepat waktu di Pengadilan Negeri  lain karena kemacetan Jakarta.

Sementara hal lain, adanya Jaksa Penuntut Umum yang mau ditunjuk seusai P-16, tetapi ogah bersidang sehingga menyuruh Jaksa lain untuk menyidangkan. Hal ini sudah pasti bahwa Jaksa seuai penunjukan (P-16) tidak mengetahui secara persis perkembangan persidangan, terlebih fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan, terkecuali hanya mengetahui perkara saat jaksa itu melakukan penelitian berkas saat dilimpahkan penyidik Polisi, dan saat membuat dakwaan.

Sedangkan hal lain, adanya sejumlah jaksa yang mendapat prioritas alias kerap dipercaya sebagai jaksa yang menangani perkara sehingga ditunjuk sesuai P-16, padahal jaksa dimaksud sudah over perkara. Kondisi ini sudah tentu pasti tidak bisa menangani semua perkara yang dipercayakan untuk disidangakan, karena adanya benturan waktu dan tempat persidangan, sehingga meminta jaksa lain sebagai  jaksa bersidang baik yang bertugas di Kejari, maupun di Kejati.

Sedangkan belum meratanya pembagian perkara kepada para jaksa di Kejati DKI Jakarta, menjadikan  timbulnya istilah Jaksa Bersidang dan Jaksa P-16. Belum lagi  perkara yang diberikan kepada Jaksa P-16 tidak terfokus dalam satu tempat,  artinya dalam waktu yang sama harus menyidangkan  perkara  di PN Jakbar, dan PN Jakut  dan sebagainya yang menjadikan jaksa itu  tidak akan bisa tepat waktu persidangan hadir di pengadilan. Kondisi inlah yang kerap terjadi sehingga menunjuk jaksa Bersidang untuk menangani perkara  dalam  membantu Jaksa P-16. (Het)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Kombes Pol Sri Suari Wahyudi:  Jangan Takut Melaporkan Tindak Pidana
Kombes Pol Sri Suari Wahyudi: Jangan Takut... Jakarta, hariandialog.com - 12-112-2017 - “Setiap warga Negara diperkenankan melaporkan bila mengetahui adanya tindak pidana. Jadi jangan takut...
PWI Selenggarakan Anugerah Jurnalistik Adinegoro
PWI Selenggarakan Anugerah Jurnalistik Adinegoro

Jakarta, hariandialog.com - 28-11-2017 – Persatuan Wartawan Indonesia...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Dinkes DKI Jakarta: Terbitkan Sanksi Bu…

Jakarta, hariandialog.com - 25-09-2017 - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI ...

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Tangerang, hariandialog.com - 11-9-17 - PBMKB Kota Tangerang bekerja...

TEKNOLOGI

Terapkan E-learning:    Pemprov Bali Jajaki Kerjasama Penyedia Jasa Aplikasi Quipper Indonesia
Terapkan E-learning: Pemprov Bali Jajaki... Denpasar, hariandialog.com - 4-12-2017 - Dalam rangka penerapan e-learning bidang pendidikan, Pemrov. Bali menjajaki kemungkinan  bekerjasama...
SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi Alternatif
SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi...

Grobogan,hariandialog.com – 18-9-2017 - SMK Pancasila Purwodadi yang...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan