Hariandialog,Thursday 26 April 2018, 14:09

Kapolda Ajak Masyarakat Tolak Hoax di Pilkada

PDFPrintE-mail

Bengkulu, hariandialog.com– 16-3-2018 - Maraknya berita hoax di media sosial yang menyesatkan dan mengeruhkan situasi selama ini menjadi keprihatinan banyak kalangan.  Karena berita hoax yang penuh kebohongan berpotensi memecah belah persatuan dan mengacaukan situasi yang kondusif. Memantau perkembangan berita hoax yang gencar, Kapolda Bengkulu Brigjend. Pol. Drs. Choky Manurung, SH M.Hum mengajak masyarakat untuk cerdas dalam menyaring pemberitan yang bersifat hoax.

 

Menurutnya masyarakat harus selalu mewaspadai dan harus menolak segala bentuk berita hoax karena penuh kebohongan dan berisi penghasutan guna memecah belah dan mengacaukan situasi. Khusus di Kota Bengkulu sebentar lagi akan digelar Pilkada serentak yakni pemilihan Walikota dan wakil Walikota periode 2018 – 2023. Sehingga banyak oknum-oknum yang bakal memanfaatkan situasi dengan cara menyebarkan berita hoax di medsos, sehingga bisa memecah belah masyarakat yang selama ini kondusif.

 

Lebih penting Kapolda minta masyarakat agar tetap menciptakan situasi yang kondusif dan  tertib sebagai budaya bangsa beradab.  Agar hajatan nasional Pilkada serentak seperti Pilwakot di Kota Bengkulu dapat berjalan aman dan tertib dengan menolak hate speech, kampanye hitam serta politik uang agar kepala daerah yang terpilih benar-benar berkualitas dan memenuhi harapan masyarakat.  Untuk menciptakan hal tersebut menurut Kapolda bukanlah tanggung jawab aparat saja. Namun melainkan tanggung jawab dari semua elemen masyarakat yang ada di Provinsi Bengkulu.

“Saya mengajak masyarakat di Provinsi Bengkulu agar menciptakan Pemilu kepala daerah 2018 dan Pemilu 2019 secara aman dan demokratis,” ajak Kapolda serius.  Kapolda menegaskan akan menindak tegas setiap pelanggaran pemilu yang ditemukan pihaknya tanpa pandang bulu.  Sesuai himbauan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian baru-baru ini bahwa hal yang harus di waspadai sekarang adalah dunia media sosial yang paling banyak menyebarkan isu-isu yang bersifat provokatif. Apalagi ada oknum-oknum yang mengorganisasi kelompok-kelompok yang merekayasa isu-isu sensitif, sehingga menimbulkan keresahan dalam masyarakat yang dapat memicu gejolak sosial selama penyelenggaraan Pilkada. (hasanah)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan