Hariandialog,Saturday 14 July 2018, 09:46

Tuntutan 20 Tahun Boss First Travel Tergolong Ringan

PDFPrintE-mail



Jakarta, hariandialog.com – Tuntutan masing-masing 20 tahun penjara pada dua boss First Travel (FT) Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan, serta 18 tahun penjara untuk Siti Nuraidah Hasibuan dalam persidangan kasus penipuan dan penggelapan serta pencucian uang jamaah calon umrah PT First Anugerah Karya Wisata oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok, Senin (5/5) dinilai tergolong ringan. Pasalnya, hal ini dinilai tidak sebanding dengan kerugian dan unsur keadilan pada puluhan ribu korban dan besarnya uang yang digelapkan oleh para terdakwa yang dianggap JPU telah terbukti melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan serta pencucian uang. “Pada tuntutan ini tidak ada upaya lain selain berharap pada hakim. Kalau mencermati hasil tuntutannya, masih tergolong ringan, tidak memberikan efek jera, dan mungkin bisa mengabaikan rasa keadilan jamaah yang menjadi korbannya. Artinya, karena ringannya tuntutan itu, rasa keadilan jamaah tidak terpenuhi,” ujar Ketua Bidang Hukum Himpunan Muslim Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) Budi Rianto di Jakarta, Rabu (9/5). Kita masih berharap pada hakim untuk memutuskan hukuman maksimal terhadap terdakwa melebihi tuntutan jaksa karena hal ini sangat memungkinkan  apabila kita mencermati pasal-pasal yg didakwakan.

Dalam dakwaannya, JPU mendakwa Andika dan istrinya Anniesa Hasibuan dengan pasal 378 KUHP junto pasal 55 ayat 1 KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP dan pasal 372 KUH junto pasal 55 ayat 1 KUHP junto pasal 64 ayat 1 KUHP dan pasal 3 Undang - Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang junto pasal 55 ayat (1) KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP. Sementara, Siti Nuraidah Hasibuan atau Kiki Hasibuan didakwa dengan Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Selain tuntutan penjara, JPU juga menuntut ganti rugi pada Andika dan Anniesa masing-masing sebesar Rp10 Miliar subsider 1 tahun 4 bulan kurungan. Serta Rp5 miliar pada Kiki subsider 1 tahun kurungan. “Itu sangat ringan. Dibanding kerugian jamaah yang ditaksir ratusan miliar.
Dalam kasus TPPU sudah ada hakim yang melakukan perampasan harta seperti pada kasus Nazaruddin. Di mana hakim merampas hartanya sebanyak Rp600 miliar. Kita berharap, dalam kasus ini, hakim dapat menerapkan pola demikian dalam putusannya nanti,”  kata Budi yang merupakan saksi ahli dalam kasus tersebut.

Disamping itu, Budi berharap, hakim dapat melihat lebih jauh kasus FT di luar masalah pidana biasa yaitu sebagai extra-ordinary crime. Karena dilakukan secara sistematis, terencana, dan dengan jumlah korban yang besar serta berpotensi “mencoreng” nilai-nilai luhur suatu agama yg dianut oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Masyarakat pun sangat  berharap pada proses hukum yang dapat memberikan rasa keadilan, khususnya bagi para jamaah FT dengan dijatuhkannya  hukuman yang maksimal.

Selain itu, Budi menambahkan, hakim juga bisa memberikan efek jera dengan cara perampasan harta dan menambahkan dendanya. “Dalam hal ini, tuntutan denda yang diajukan jaksa sebesar Rp25 miliar dari ketiga terdakwa itu terlalu rendah, jika dibanding dengan kerugian yang diderita para korban yang ditaksir lebih dari Rp800 miliar. Inilah celah yang kita harapkan dapat diterapkan hakim guna memberikan rasa keadilan terhadap puluhan ribu korban serta efek jera bagi pelaku-pelaku lainnya yang kini juga sedang dalam proses penyeledikan seperti kasus Abu Tour, Hanin Tour, dan SBL,” tandasnya. (isk)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Tim Saber Pungli Pantau PPDB
Tim Saber Pungli Pantau PPDB Batam,hariandialog.com/Kepri-6-7-18-Tim Satuan Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Kota Batam menyasar proses Penerimaan Peserta Didik Baru...
GAGAL JADI PEMIMPIN DAN JADI PEMIMPIN GAGAL
GAGAL JADI PEMIMPIN DAN JADI PEMIMPIN GAGAL

Oleh: Johan Murod Babelionia, S.IP.MM. Bangsa Indonesia telah...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gelar Kegiatan PSN

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gela…

Jakarta, hariandialog.com - 06-07-2018 - Di Pos Rw. 04 Kel Rawajati ...

TEKNOLOGI

Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World Bank    DPMPTSP Badung Belajar Pelayanan Publik di Ge
Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World... Denpasar, hariandialog.com- 9- 7 -2018 - Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan