Hariandialog,Friday 14 December 2018, 15:57

Presiden RI Jokowi Pada 2018 Berjanji Akan Memberikan 7 Juta Sertifikat

PDFPrintE-mail

Pasuruan, hariandialog.com - 12-05-2018 - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan akan bekerja keras di 2018 untuk memberikan 7 juta sertifikat tanah kepada rakyat. Salah satu tujuan pemberian sertifikat agar rakyat tak selalu kalah dalam sengketa tanah bila terjadi perselisihan. "Kenapa saya dorong agar 7 juta sertifikat bisa diterima masyarakat di tanah air karena setiap saya ke kampung, setiap saya ke desa di seluruh provinsi baik Sumatera baik Kalimantan baik Jawa, NTT, di

Maluku selalu keluhannya, keluhan masyarakat selalu sengketa tanah," kata Jokowi saat membagikan ribuan sertifikat tanah pada warga di GOR Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (12-05-2018).

Menurut Jokowi, sengketa tanah ada di mana-mana, antara masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan pemerintah, masyarakat dengan perusahaan dalam negeri dan masyarakat dengan perusahaan luar negeri. "Sengketa tanah karena apa, karena nggak pegang ini (sertifikat) dan sering kalah. Masyarakat yang nggak pegang ini pasti kalah. Tapi setelah pegang yang namanya sertifikat, tanda hukum atas hak tanah udah enak banget," terang Jokowi panggilan akrab Joko Widodo itu.

"Ada yang gugat ini tanah milik saya nggak bisa. Di sini ada tulisan nama dan haknya siapa jelas. Ukurannya berapa di situ juga jelas. Di bawah sampai ke pengadilan manapun pasti menang karena ada tanda bukti hak hukum atas tanah," lanjut Presiden yang  mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi menegaskan pembagian sertifikat kepada rakyat bertujuan untuk melindungi hak rakyat. "Itulah maksud kita agar masyarakat memiliki sertifikat tanah. Kalau sengketa rakyat selalu kalah, nggak boleh.

Kalau sudah pegang ini aman, Insya Allah aman," tegas Jokowi disambut tepukan meriah oleh para hadirin.

Selanjutnya Jokowi berharap agar sertifikat disimpan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jika terpaksa harus digadaikan ke bank, maka uang hasil pinjaman harus dialokasikan ke sesuatu yang produktif. "Biasanya kalau pegang sertifikat biasanya ingin disekolahkan (digadaikan). Nggak papa, sebelum pinjam ke bank tolong dihitung dulu, dikalkulasi dulu bisa mencicil ndak, bisa mengangsur nggak," jelasnya.

"Jangan buat beli mobil, sepeda motor, uang pinjamannya. Muter ke kampung, gagah-gagahan, enam bulan begitu nggak bisa ngangsur bank. Hati-hati. Dapat uang bank gunakan seluruhnya untuk modal usaha untuk investasi, jangan gunakan yang lain. Kalau usahanya untung baru nabung, baru beli mobil, truk, sepeda motor," pungkas Jokowi seraya meminta ribuan warga yang hadir berdiri untuk  mengangkat tangan menunjukkan sertifikat yang diberikan. Hal itu untuk membuktikan bahwa semua yang hadir benar-benar menerima sertifikat. (dtc/bing)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Kementan Raih 3 Penghargaan WBK dan 1 WBBM
Kementan Raih 3 Penghargaan WBK dan 1 WBBM Jakarta, hariandialog.com (10/12) - Kementerian Pertanian (Kementan) berhasil meraih penghargaan  zona integritas menuju Wilayah Bebas dari...
Lewat Gempita Ribuan Petani Luwu Utara Diguyur Program Kementan
Lewat Gempita Ribuan Petani Luwu Utara Diguyur...

Luwu Utara, hariandialog.com- ratusan ketua kelompok tani  bersuka...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Pradi Supriatna Apresiasi Kegiatan Donor…

Depok, hariandialog.com - 13-07-2018 - Wakil Walikota Depok, Pradi Sup...

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gelar Kegiatan PSN

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gela…

Jakarta, hariandialog.com - 06-07-2018 - Di Pos Rw. 04 Kel Rawajati ...

TEKNOLOGI

Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World Bank    DPMPTSP Badung Belajar Pelayanan Publik di Ge
Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World... Denpasar, hariandialog.com- 9- 7 -2018 - Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan