Dinas TRTB Bongkar Bangunan Gudang

Medan, hariandialog.com - Setelah 9 unit bangunan rumah mewah berlantai dua di Jalan Gaharu Gang Murni, kini giliran satu unit bangunan gudang di Jalan Sibarau Kelurahan Pandahulu II, Kecamatan Medan Area yang dibongkar Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan, Rabu (20/3).

Menurut  Kabid Pemberdayaan dan Pemanfaatan Tata Ruang Dinas TRTB Drs Ali Tohar MSi, pembongkaran dilakukan karena bangunan  berukuran lebih kurang 12 x 22 meter yang akan digunakan sebagai tempat penyimpanan barang itu terbukti melanggar Perda Kota Medan No.9 Tahun 2002 tentang retribusi Izin Mendirikan Bangunan.

“Bangunan  gudang ini jelas-jelas terbukti melanggar Perda No.12 Tahun 2002, sebab dibangun tanpa Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB).  Karenanya bangunan gudang ini harus dibongkar, sebab kita tidak pernah sekalipun mentolerir. Apalagi pemiliknya sudah kita peringati terkait pelanggaran yang dilakukan namun tidak ada reaksi sehingga harus kita bongkar” tegas Ali Tohar.

Proses pembongkaran berjalan dengan lancar, sebab pemilik gudang tidak berupaya menghalangi maupun menggagalkan tim melakukan pembongkaran. Dengan menggunakan martil besar, belasan anggota Ali Tohar yang dibantu sejumlah pegawai instansi terkait membongkar dinding samping bangunan gudang tersebut.
Usai menyisakan lubang besar di dinding bangunan gudang yang proses pembangunannya telah rampung 90 persen itu, Ali Tohar  kemudian memerintahkan anggotanya menghentikan ‘eksekusi’. Setelah itu pemilik bangunan gudang diminta untuk segera mengurus SIMB. Selama proses pengurusan SIMB, bangunan dinyatakan stanvast.

Sebelum meninggalkan lokasi, Ali Tohar kembali mengingatkan kepada seluruh warga maupun pihak developer agar tidak melaksanakan pembangunan sebelum memiliki SIMB. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerugian, sebab setiap bangunan yang  terbukti dibangun tanpa SIMB langsung dibongkar.
“Jadi kita selalu bertindak tegas terhadap setiap bangunan  yang tidak memiliki SIMB. Begitu terbukti, langsung dibongkar. Sikap tegas ini kita lakukan dalam upaya menegakkan Perda Kota Medan No.9 Tahun 2002,” pungkasnya. (emmar)

 

Hasil Peninjauan Gudang Distributor Bawang di Marela: Wali Kota Pastikan Harga Bawang Kembali Sta

Medan, hariandialog.com -    Ada kabar gembira bagi warga Kota Medan, terutama para kaum ibu yang selama ini mengeluhkan tingginya  harga bawang merah maupun barang putih di pasaran. Harga kedua bumbu masak itu sempat melejit sehingga menembus kisaran Rp.50.000 perkilogram  untuk bawang merah dan Rp.40.000 perkilogram untuk bawang putih.  Terhitung mulai hari ini harganya  dipastikan stabil kembali menyentuh Rp.15.000 sampai Rp.20.000 perkilogram.  Sebab, 500 ton bawang merah dan bawah putih asal Cina akan didistribusikan ke seluruh pasar di ibukota provinsi Sumatera Utara ini.

Kepastian ini diperoleh setelah Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM didampingi Sekda Ir Syaiful Bahri Lubis MMK bersama Kapolresta Pelabuhan Belawan AKBP Endro Kiswanto, Kajari Belawan Ranu Subroto SH serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan meninjau gudang milik PT Sumber Alam Rejeki (SAR) selaku pemasok bawang untuk kebutuhan industry di Jalan M Basyir Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (20/3).

“Peninjauan ini dilakukan untuk melihat persedian bawang, sebab saya tidak mau bawang dibilang langka di Kota Medan. Hasil peninjauan yang kita lakukan ternyata bawang tidak langka. Asing selaku importir legal yang diakui pemerintah telah bersedia mengisi kebutuhan masyarakat akan bawang di pasar-pasar,” kata Wali Kota.

Dari diskusi singkat yang dilakukan Wali Kota dengan Asing disaksikan Kapolresta Pelabuhan Belawan dan Kajari Belawan, pria berdarah Tionghoa itu telah menjamin  harga bawang di Medan akan stabil kembali. Pendistribusian bawang akan dilakukan hari itu juga sehingga dalam waktu satu sampai dua hari ini, harga bawang kembali normal  di  kisaran Rp.15.000 sampai Rp.20.000 perkilogram. “Saya tadi telah berbicara dengan Asing agar semua kebutuhan bawang bagi warga Kota Medan dipenuhi. Saya minta mulai hari ini sampai besok, pendistribusian bawang harus tuntas.

Menurut Wali Kota, kelangkaaan bawang di Kota Medan terjadi akibat berkurangnya impor masuk. Selama ini bawang impor yang masuk digunakan untuk memenuhi kebutuhan produsen atau industry. Namun berkat kejasama yang telah dilakukan tadi, maka Asing telah bersedia memenuhi kebutuhan bawang di Kota Medan.

Setelah itu, lanjut Wali Kota, pihaknya akan melakukan operasi pasar untuk mengecek apakah harga bawang merah maupun bawang putih telah stabil di pasaran. “Jika dalam pengecekan yang dilakukan harga bawang tetap mahal dan memberatkan masyarakat, maka saya akan menjumpai Asing kembali!”tegasnya.

Disinggung mengenai bawang sitaan sebanyak 9 ton yang masih tertahan di gudang penyimpanan barang sitaan milik Bea dan Cukai Wilayah 1 Sumatera Utara di kawasan Belawan  yang semula hendak dibeli dan akan didistribusikan untuk mengatasi kelangkaan bawang, Wali Kota membatalkannya. Sebab, kondisi bawang saat ini sudah mulai membusuk sehingga tidak layak konsumsi bagi masyarakat. (marlan)

 

Walikota Medan Serahkan Laporan Keuangan

Medan,hariandialog.com -Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menyerahkan laporan keungan pemerintah Kota Medan tahun anggaran 2012 kepada Badan Pemeriksaan Kuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara, Rabu (20/3) di Kantor BPK RI perwakilan Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, dalam penyerahan tersebut Walikota Medan didampingi, Sekda Ir Syaiful Bahri MM, Kepala Inspektorat Kota Medan Drs Farid Wajedi, Asisten Administrasi Umum Drs Ikhwan Habibi dan sejumlah pimpinan SKPD jajaran Pemko Medan.

Laporan keuangan Pemko Medan ini diterima langsung oleh Kepala BPK RI perwakilan Sumut Muktini SH didampingi Kapala Sub Auditorat Sumut III Aris Laksono SE, Kabag Hukum dan Humasy Mikael PH Togatorop SH, dan ketua tim senior Nety Sinaga.

Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam kesempatan itu berharap agar laporan keuangan Pemko Medan ini dapat diterima dan dilakukan pemeriksaan, semoga nantinya hasil pemeriksaan tersebut lebih baik lagi dari hasil pemeriksaan laporan keuangan tahun yang lalu, dan laporan keuangan ini adalah semua laporan keuangan pemerintah Kota Medan tahun anggaran 2012  dari SKPD yang ada di Pemko Medan laporan ini disampaikan untuk segera di audit oleh BPK

“ Semoga laporan ini mejadi bahan pemeriksaan oleh BPK RI perwaklan Sumut, dan kami sadar akan keterbatasan yang dilaksanakan, karena disana-sini masih ada kekurangan, dan berharap laporan keuangan ini lebih baik dari tahun yang lalu, “ ujar Rahudman.

Kepala BPK RI perwakilan Sumut Muktini SH dalam kesempatan itu mengatakan, hari ini kita telah menerina laporan keuangan Pemerintah Kota Medan tahun anggaran 2012 untuk dilakukan pemeriksaan, dan laporan ini akan segera ditindak lanjuti, semoga tim kami nantinya tidak kesulitan didalam pemeiksaan tersebut.

“ Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Walikota Medan yang langsung mengantarkan laporan keuangannya, dan hari ini kami menerima untuk segera ditindak lanjuti, “ ujar Muktini.

Dikatakannya, didalam melakukan pemeriksaan  seluruh Kabupaten/ Kota  baik itu laporan keungan maupun pemeriksaan kinerja  agar pemerintah Kabupaten/Kota tidak dinedarkan mengeluarkan alokasi anngaran untuk ini, karena semua biaya dan anggaran tersebut menjadi tanggung jawab BPK RI, dalam hal ini dimintakan  kepada Walikota dan Bupati agar menyampaikannya kepada bawahannya. (marlan)

 

Buntut Protes Pengaspalan Jalan Rusak Oleh Hermes: Warga Akan Blokir Jalan Untuk Pengunjung Hermes

Medan, hariandialog.com - Buntut protes warga yang bermukim di sekitar Jl Mesjid Gang A, Kel Mesjid, Kec Medan Polonia terhadap pengelola Hotel Hermes karena tidak mengaspal semua badan jalan yang sudah dirusak oleh truk-truk pembangunan hotel berbintang lima itu. Warga berencana akan melakukan aksi dengan pemblokiran jalan, agar pengunjung Hermes Place tidak bisa melalui jalan tersebut.

Rencananya aksi yang digelar pada hari ini, Rabu (13/3), sekaligus juga pemasangan portal dari besi oleh warga di Jl Mesjid Gang A, tepatnya di titik lokasi akhir pengaspalan jalan oleh PT Waskita. Sebagai cara untuk penyampaian rasa kekecewaan terhadap pihak Hermes, karena tidak menanggapi tuntutan warga atas kerusakan insfratruktur di lingkungan tersebut.

"Setelah melakukan musyawarah bersama warga, rencananya akan melakukan pemblokiran jalan terhadap kendaraan proyek yang lalu-lalang dan juga untuk pengunjung Hermes agar tidak bisa melewati jalan yang tidak diaspal oleh Hermes," kata Isar yang mewakili warga kepada wartawan, Selasa (12/3) lalu.

Menurut Isar, sikap Hermes dengan tidak melanjutkan pengaspalan terhadap jalan yang rusak sepanjang  90 meter, sudah tidak lagi menghargai warga di sekitar lokasi pembangunan itu. Padahal sebelumnya, pihak Hermes pernah berjanji akan mengaspal seluruh jalan rusak akibat aktifitas kendaraan alat berat proyek pembangunan Hermes Place Polonia.

"Janji itu kami tunggu sejak dimulainya pembangunan Hermes Place Polonia sampai sekarang. Tapi nyatanya apa, pembangunan dilanjutkan kembali dengan membuat Hotel Hermes juga, tapi  pengaspalannya tidak dilakukan malahan digantungnya. Inikan namanya sudah mengejek warga," ucap Isar lagi.

Dengan begitu, lanjut Isar, warga sudah bersatu akan melakukan aksi damai agar tuntutan warga didengar oleh Pemerintah dan Hermes. "Karena Hermes sudah terbukti tidak menghargai warga disekitarnya, maka dari itu warga sudah sepakat akan lebih tidak mengargai Hermes dan yang pasti dengan aksi kami akan menghambat kerja pembangunan mega proyek oleh PT Waskita itu," jelasnya lagi diaminin warga lainnya.

Hal senada juga dikatakan Ari Maox meminta kepada pihak Hermes agar lebih perduli terhadap warga sekitar ketimbang warga dari luar Lingkungan I. "Kami warga sudah sangat mendukung pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Tapi nyatanya apa yang sudah dirasakan warga di sekitar, tidak diperhatikan beserta kelestarian lingkungan sekitarnya. Padahal pembangunannya sudah memanfaatkan lingkungan sekitar di lokasi, hingga menimbulkan dampak terhadap kondisi lingkungan seperti banjir dan polusi udara," jelas pria yang sering disapa Maox ini.

Dijelaskannya, pembangunan Hotel Hermes maupun Hermes Place Polonia yang sudah berdiri tidak membuat penambahan penghasilan warga untuk meningkatkan kemakmuran serta bisa memperluas lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. "Saat ini yang dirasakan adalah dampak negatifnya saja karena Hermes tidak memikirkan limbah industry yang akan menimbulkan pencemaran air, tanah dan udara. Untuk asap-asap dari industri bisa menimbulkan polusi udara sehingga terjadi pencemaran dan pernah menimbulkan kematian," ungkapnya.

Untuk itu, Maox berharap kepada Hermes untuk melestarikan lingkungan sekitar karena merupakan kebutuhan warga sekitar. "Apakah bangunan besar tersebut peduli terhadap masalah lingkungan sekitar saat dibangun maupun beroperasi nantinya?. Saat ini saja masih dijumpai banguna besar seperti hotel dan plaza yang belum memiliki fasilitas pengolah limbah cair, bahkah memanfaatkan daerah aliran sungai yang sebelumnya sudah difasilitasi oleh alam untuk dinikmati warga. Ujung-ujungnya limbah cair hotel dibuang ke saluran air biasa atau ke sungai," ucapnya lagi.

Dikatakannya, secara otomatis pembangunan hotel atau plaza akan berdampak pada masalah yang sangat esensi yaitu kebutuhan akan air. "Mengingat umumnya hotel menggunakan air tanah untuk memenuhi kebutuhan air dengan memompa air melalui sumur-sumur dalam atau dari sumber-sumber yang ada disekitar hotel. Tentu saja hal ini akan berdampak pada sumur dan sumber-sumber air yang ada disekitar hotel yang dimungkinkan akan mengalami kesulitan air atau kekeringan," bebernya mengakhiri. (emmar)

 

Cabup dan Cawabup Kabupaten Sumedang: Nomor Tujuh HES & HADE Unggul 36.88 %

Sumedang, Dialog - Pesta Demokrasi yang digelar beberapa hari lalu (Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Sumedang) yang merupakan sejarah baru dalam pemilihan calon Bupati dengan diikuti delapan pasang cawabup. Dengan jumlah delapan pasang Cawabup ini , sempat membuat masyarakat agak kebingungan, karena terlalu banyak pilihan, ternyata pasangan nomor tujuh ( H. Endang Sukandar dan H. Ade ) yang mampu unggul dalam mendapatkan suara dalam pemilihan tersebut .

Menurut , Kepala Bagian Tata Pemerintahan Engkos Kosmala selaku Sekretaris Desk pemilukada melaporkan, berdasarkan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Sementara Pemilukada Bupati Sumedang / Wakil Bupati Sumedang Tahun 2013 pada hari Rabu, 27 Februari 2012 Jam : 09.50 WIB didapatkan hasil sebagai berikut No. 1: 41.151 (6,70%), No. 2: 50.831 (8,28%), No. 3: 79.206 (12,90%), No. 4: 24.474 (3,99%),No. 5: 18.267 (2,98%), No. 6: 119.225 (19,42%), No. 7: 226.359 (36,88%), dan No. 8: 54.280 (8,84%).

Beberapa warga yang sempat ditemui Dialog, mengatakan, dengan selesainya Pilkada, dan dimenangkan oleh nomor tujuh ( Haji Endang Sukandar dan H. Ade ) ini kami hanya berharap ada perubahan dalam pembangunan sehingga banyak lapangan kerja buat kami, dengan banyaknya lapangan kerja jelas kami tidak akan kebingungan dalam menafkahi keluarga kami, dan mudah-mudahan saja bupati terpilih ini mampu melaksanakan janjinya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta meringankan biaya pendidikan hingga ke jenjang SLTA, serta jalan yang menuju ke Kecamatan Surian yang sudah lama sekali mengisolasi warganya cepat diperbaiki, begitu juga jalan –jalan yang pada umumnya sangat rusak berat, segera di perioritaskan, karena dengan jalan yang cukup baik akan membantu perekonomian perdesaan, dari itu kami warga Sumedang sangat berharap pada Bupati terpilih agar menunaikan janjinya sewaktu kampanye. (ian)

 

Page 125 of 134

PILIHAN REDAKSI

Dihadiri Gubernur, Silaturahmi IKM Babel Meriah
Dihadiri Gubernur, Silaturahmi IKM Babel Meriah Jakarta, hariandialog.com - 14-7-19 - Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka Belitung (IKM Babel), Minggu (14/7), menggelar acara “Silaturahmi...
Silahturahmi Insan Pers Gubsu dan Wagub Batal, Staf Humas dan Wartawan Berjoget Ria
Silahturahmi Insan Pers Gubsu dan Wagub Batal,...

Medan,hariandialog.com- Silahturahmi yang digelar Biro Humas Sekdaprovsu...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

BUPATI TERIMA PENGHARGAAN HARGANAS TINGK…

Grobogan, hariandialog.com- (6/7) Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH,...

Di Kabupaten Badung Tiap Bulan  Ditemukan 36 Kasus HIV/AIDS

Di Kabupaten Badung Tiap Bulan Ditemuka…

Denpasar, hariandialog.com – 26-6-19 - Di Kabupaten Badung ada  kece...

TEKNOLOGI

Bupati: Membangun Badung untuk Membahagiakan Masyarakat
Bupati: Membangun Badung untuk Membahagiakan... Denpasar, hariandialog.com - 1-7-19 - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup. I Ketut Suiasa dan Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa bertatap...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan