Rahudman Harahap Kesal kepada Kadis Bina Marga Medan

Medan,hariandialog.com- Walikota Medan Drs Rahudman Harahap mengancam akan mencopot Ir Gunawan Lubis dari jabatan Kadis Bina Marga Medan, Sumatera Utara (Sumut) karena tidak menjalankan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) secara benar dan bertanggung jawab. “Saya tidak akan memakai orang yang tidak bekerja amanah sesuai dengan tupoksinya. Lebih baik saya tidak menghargai anda dari pada saya tidak dihargai masyarakat,” kata Walikota Medan kepada Ir Gunawan Lubis.

Hal itu dikatakan Rahudman pada saat diadakannya rapat koordinasi satuan kerja perangkat desa (SKPD) baru-baru ini. Awal kekesalan dari orang nomor satu di Kotamadya Medan tersebut karena warga Jl Bunga Asoka Medan menanami jalan dengan pohon pisang sebagai wujud kekesalan mereka atas jalan yang berlubang parah tidak diperbaiki meskipun sudah enam bulan dikeluhkan.

Merasa Kadis Bina Marga tidak memperbaiki jalan berlubang tersebut, sementara alat untuk memperbaikinya dimiliki Pemko Medan, maka Rahudman mempertanyakannya kepada Ir Gunawan Lubis, seraya memarahinya. Orang yang dimarahipun tidak bisa berbuat apa-apa karena memang merasa tidak berbuat apa-apa atas banyaknya jalan berlubang-lubang di Medan.(eben)

 

Gerbang Tol Karawang Barat 1 Diperluas

Karawang,hariandialog.com-Dalam rangka peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan tol, khususnya pengguna jalan tol Jakarta-Cikampek  yang akan menuju Kota Karawang  melalui Gerbang Tol (GT) Karawang Barat 1 , Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek saat ini sedang melakukan pekerjaan peningkatan kapasitas pada gerbang tol Karawang barat 1, dengan penambahan 2 lajur untuk gardu exit yang akan melayani pengguna jalan tol menuju kota Karawang.

Mengingat volume lalu lintas yang melalui GT Karawang Barat 1  pada jam-jam sibuk (pagi, siang dan sore  hari dan akhir pekan) sangat padat, bahkan kerap terjadi antrean yang cukup panjang. Dengan jumlah gardu tol sebanyak 3 gardu exit, GTKarawang Barat 1 setiap harinya melayani rata-rata 13.642  kendaraan. Dengan penambahan gardu tol baru diharapkan antrean yang kerap terjadi akan hilang justru akan menambah kapasitas pelayanan .

Pembangunan gardu tol baru ini dimulai sejak 24 Oktober 2012 lalu dengan masa penyelesaian selama 120 hari kalender. Cabang Jakarta-Cikampek juga saat ini telah merubah penambilan gerbang tol baru seperti GT Ramp Pondok Gede Barat, Ramp Pondol Gede Timur dan GT Bekasi Barat 1 & 2 dan pelayanan dengan fasilitas.Demikian berita yang dikutip dari www.jasamarga.com di Jakarta, Selasa pagi (6/11/2012). (lasman)

 

Sesuai SK Presiden RI: BPN Proses Hak Tanah Warga Teluk Jambe

Karawang, hariandialog.com - Berdasarkan prosedur, Peraturan Pemerintah, Perundang-undangan dan Surat Keputusan (SK) Presiden Republik Indonesia (RI), Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karawang dapat memproses permohonan Hak ratusan warga yang telah menduduki dan menguasai secara turun temurun tanah negara eks NV Tegal Waroe Landen di Teluk Jambe, Karawang.

Perseteruan sengketa tanah sejak tahun 1990 antara ratusan warga yang menguasai dan menduduki tanah negara eks Tegal Waroe di Teluk Jambe, Karawang dengan alas hak berupa, Girik, Letter C, SK Redistribusi oleh Pemerintah tahun 1964. Bahkan warga sudah ada yang memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) berdasarkan SK Gubernur Jawa Barat itu berhadapan melawan PT Sumber Air Mas Pratama (PT.SAMP). Dalam kasus ini, warga menghadapi berbagai intimidasi. Berdasarkan laporan PT.SAMP ke Polisi, warga ditangkap, ditahan dan diadili pada akhirnya dibebaskan Pengadilan karena tuduhan PT.SAMP terhadap warga sama sekali tidak terbukti.

Sedang Irawan Tjahyadi selaku Direktur Utama (Dirut) PT.SAMP telah dinyatakan pihak Kepolisian Polda Jawa Barat sebagai tersangka, karena diduga keras telah melakukan tindak pidana menggunakan surat palsu, melanggar pasal 263 dan 266 KUH Pidana. Selain itu Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah menyita sebanyak 419 Surat Pelepasan Hak (SPH) yang diduga palsu dari PT.SAMP, sesuai penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, karena PT.SAMP menjual tanah Negara eks Tegal Waroe tersebut kepada PT JEEP. Namun kasus itu hilang bak ditelan bumi,katanya.

Dalam kasus ini, PT.SAMP mengajukan permohonan Hak Guna Usaha (HGU) atas tanah Negara eks NV Tegal Waroe Landen kepada BPN Kabupaten Karawang dengan menggunakan Akta Notaris di Bogor yaitu, Akta Perjanjian Pengoperan Hak Garap, Akta Pengoperan Hak Garap dari PT Makmur Jaya Utama (PT.MJU). Dan Akta dibawah tangan, penyerahan tanah garapan dari PT.Dasa Bagja (PT.DB) kepada PT.MJU dan sejumlah SPH yang isinya sama sekali Palsu, karena subyek dan obyeknya tidak jelas.

Dengan adanya akta penyerahan tanah garapan dari PT.DB kepada PT.MJU (akta dibawah tangan) pada tahun 1986 dan Akta perjanjian pengoperan hak garap berikut Akta pengoperan hak garap dari PT.MJU kepada PT.SAMP pada tahun 1990, timbul berbagai pertanyaan tentang keabsahan akta dan SPH tersebut. Kemudian Bupati Karawang pada 23 Oktober 2002 mengirim surat kepada Ketua Pengadilan Negeri Karawang, meminta pendapat hukum terhadap kasus tanah Negara eks NV Tegal Waroe Landen yang dipermasalahkan PT.SAMP dengan warga masyarakat yang menguasai dan menduduki fisik tanah tersebut.

Kemudian Ketua Pengadilan Negeri Karawang dalam suratnya 16 Desember 2002 kepada Bupati Karawang menyampaikan hal-hal yang pada pokoknya disimpulkan bahwa, pemindahan hak dari PT.DB kepada PT.MJU yang kemudian dialihkan kepada PT.SAMP adalah tidak dapat dibenarkan karena telah dilakukan tanpa ijin Menteri Dalam Negeri. Dan bertentangan dengan isi pasal (12) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 1972 dan bertentangan pula dengan Peraturan Menteri Agraria Nomor 14 tahun 1961 c/q Peruran Dirjen Agraria Nomor 4 tahun 1968 c/q Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor SK.59/DDA/Tahun 1970.

Dikatakan, Surat Ijin lokasi dari Gubernur/BKPMD Jawa Barat tahun 1991, 1992 tidak dapat digunakan sebagai bukti kepemilikan oleh PT.SAMP atas tanah yang dikleimnya, karena disamping masa berlakunya telah habis juga bukan merupakan bukti hak atas tanah, sesuai UU Nomor 1 tahun 1967 dan UU Nomor 6 tahun 1968 jo Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 3 tahun 1984 jo Nomor 4 tahun 1974 jo nomor 1 tahun 1977.

Mengacu kepada Keputusan Presiden Republik Indonesia (RI) Nomor 32 tahun 1979 pasal (4) dengan tegas dinyatakan, terhadap tanah yang sudah diduki oleh rakyat, ditinjau dari sudut tataguna tanah dan hukum pertanahan maka Prioritas Pemberian Hak Atas Tanah harus diberikan kepada rakyat yang menguasai dan mendudukinya untuk kegiatan usaha pertanian atau pemukiman.

Berdasarkan hukum, prosedur, Peraturan Pemerintah (PP) dan ketentuan perundang-undangan Pengadilan Negeri Karawang menyimpulkan pendapat hukum (Fatwa), bahwa Proses pengajuan Sertifikat Hak oleh masyarakat yang menguasai fisik tanah yang telah diajukan kepada Dinas Agraria d/h BPN Kabupaten Karawang dapat dilanjutkan dengan mengejampingkan klaem dari PT. SAMP, katanya.

Untuk menghadapi tindakan PT.SAMP, khususnya tindakan intimidasi dan teror yang dialami raturan warga mayarakat selama ini, warga Teluk Jambe Karawang melalui kuasanya, Amandus Juang dan H Minda Suryana mengirim surat dan minta perlindungan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kepala Kepolisian Negara RI Jenderal (Pol) Timor Pradopo, khusunya kepada Kepala Badan Pertanahan Negara RI, Hendarman Supandji. SH yang harus bertindak tegas, arif dan bijaksana melindungi rakyat yang tertindas akibat ulah spikulan tanah, katanya. (eben tobing)

 

Generasi Muda Bandung Jauhi Tawuran

Bandung, hariandialog.com - Berlangsung secara khidmat dan sederhana upacara peringatan ke 84 Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2012 Tingkat Kota Bandung dilangsungkan di Plaza Balaikota Bandung, Minggu Pagi (28/10/2012).

Upacara yang dipimpin langsung oleh Wali kota Bandung, Dada Rosada tersebut melibatkan Korpri, TNI, Polri, pelajar, mahasiswa, ormas/OKP, berbagai komponen masyarakat. Juga hadir jajaran muspida, sejumlah pimpinan DPRD dan pejabat Pemerintah (Pemkot) Bandung.

Wali Kota Bandung, Dada Rosada selaku pembina upacara, mengingatkan generasi muda Bandung memaknai sumpah pemuda dengan menjauhi tindakan tawuran yang marak terjadi di kota lain akhir-akhir ini. Dan, menjaga kondusifitas kota yang selama ini telah terbina dengan baik.

“Saya atas nama Pemerintah Kota mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemuda Bandung, pelajar, mahasiswa, dan warga kota Bandung secara keseluruhan telah menjaga kondusifitas menjadi Bandung aman, nyaman, sejalan dengan konsep Bandung Agamis.

Lebih lanjut dikatakannya sikap perlu diapresiasi dan disyukuri serta sikap tersebut apabila terus dilakukan maka kondusifitas Kota Bandung terjaga dan berimbas pada tercapainya kesejahteraan besama, juga menghimbau kepada warga pendatang dari luar kota Bandung ikut menjaga kondusifitas tersebut. (syam)

 

Pengangguran di Jawa Tengah Berkurang

Semarang, hariandialog.com – Pengangguran terbuka di Jawa Tengah kian hari terus berkurang. Di Jawa Tengah tahun 2008 tercatat 1,23 juta orang (7,35 %) pengangguran terbuka, sedang pada tahun 2011 berkurang menjadi 5,93 juta orang (5,93%). Demikian pula tahun 2008 di Jawa Tengah penduduk miskin terus berkurang dari 6,19 juta jiwa (19,23%) dan di tahun 2011 menjadi 5,26 juta jiwa (16,21%).

Gubernur menyatakan, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah juga terus meningkat yaitu tahun 2008 sebesar 5,6 % ,tahun 2009 : 5,14 %, tahun 2010 :5,84 %, tahun 2011 mencapai 6,01 %, dan tahun 2012 ditarget sebesar 6,25 % - 6,75 % . Sejalan dengan itu kualitas kesehatan masyarakat Jawa Tengah juga semakin meningkat. Hal ini terlihat dari Usia Harapan Hidup tahun 2011 mencapai 72,01 %, dan angka kematian yang terus menurun, serta tingkat pertumbuhan penduduk Jawa Tengah terendah ditingkat nasional.

Kondisi tersebut menunjukan semangat gerakan Bali Ndeso Mbangun Deso dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kesempatan kerja. Demikian dikatakan gubernur dalam sambutan yang disampaikan Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Jawa Tengah, Edy Susanto pada acara Pencanangan Bedah Kampung dan Penyerahan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Becak Wisata di Kelurahan Pakintelan, Gunungpati, Semarang, Selasa (23 /10/2012) lalu.

Dalam acara tersebut, juga hadir Menteri Sosial RI Salim Segaf Al Jufri yang telah menyerahkan bantuan untuk rehabilitasi 300 Rumah Tidak Layak Huni di Kecamatan Gunungpati senilai Rp 3 miliar, penyerahan KUBE Becak Wisata berupa 100 becak senilai Rp 500 juta, serta bantuan 5 kursi roda dan tongkat putih untuk penyandang cacat serta 40 paket sembako untuk warga lansia di Gunungpati.

Salim Segaf dalam sambutannya mengatakan bantuan yang telah diberikan agar menjadi stimulant bagi anggota masyarakat untuk saling membantu dan bahu membahu untuk memajukan kehidupan bersama, bangsa dan negara. Hal ini sesuai dengan tugas dan fungsi utama Kementerian Sosial yaitu membangun masyarakat yang mandiri, yang mampu mensejahterakan keluarga tanpa tergantung bantuan pihak lain. (fren)

 

Page 128 of 131

PILIHAN REDAKSI

PWI Bengkulu Tali Asih Janda Wartawan
PWI Bengkulu Tali Asih Janda Wartawan Bengkulu, hariandialog.com – 3-5-2019 - Bentuk kepedulian terhadap sesama teman se profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu...
Cuti Bersama Idul Fitri 1440 H, Pelayanan Publik di Badung Tetap Buka
Cuti Bersama Idul Fitri 1440 H, Pelayanan Publik...

Denpasar, hariandialog.com - 28-5-2019Berkenaan dengan telah ...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Gubsu Kunjungi RS USU Kesehatan Jadi Prioritas Utama Kehidupan

Gubsu Kunjungi RS USU Kesehatan Jadi Pri…

Medan hariandialog.com - 6-5-19 - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), E...

Tinjau UPT Rumah Sakit Pemprov Sumut Wagub Sumut Harapkan Pelayanan Pasien Ditingkatkan

Tinjau UPT Rumah Sakit Pemprov Sumut Wag…

Medan, hariandialog.com -  6-5-19 - Wakil Gubernur Sumatera Utara (S...

TEKNOLOGI

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan