Hariandialog,Saturday 24 August 2019, 21:30
  • Create an account

Hari Pers Nasional 2019 dan Sejarahnya

PDFPrintE-mail

Jakarta, hariandialog.com.-  09-02-2019. - Hari Pers
Nasional (HPN) 2019 diperingati setiap tanggal 9 Februari. Tidak ada
salahnya kita melihat sejarah salah satu profesi yang berperan
menyediakan berbagai informasi berbobot pada masyarakat.

Tahun ini Hari Pers Nasional dipusatkan di Surabaya, Jawa Timur. Tema
peringatan yang diambil tahun 2019  ini yakni 'Pers Menguatkan Ekonomi
Kerakyatan Berbasis Digital'.

Berikut sejarah Hari Pers Nasional.

Hari Pers Nasional atau HPN diselenggarakan untuk merayakan
hari jadi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), didasarkan pada
Keputusan Presiden Nomor 5 pada tahun 1985. Keputusan Presiden
Soeharto pada tanggal 23 Januari ini menyatakan bahwa pers nasional
Indonesia mempunyai sejarah perjuangan dan peranan penting dalam
melaksanakan pembangunan sebagai pengamalan Pancasila. Selain itu
dewan pers kemudian menetapkan hari pers nasional dilaksanakan setiap
tahunnya secara bergantian di ibu kota provinsi se-indonesia.

HPN dilaksanakan secara bersama antara komponen pers, masyarakat, dan
pemerintah. Selain itu dalam acara ini terlibat pemerintah daerah yang
ditunjuk menjadi tempat dan panitia penyelenggara. Landasan ideal HPN
merupakan sinergi. Sinergi antar komponen pers, masyarakat, dan
pemerintah dapat berjalan dengan seimbang.

Berbicara soal pers dan hari pers nasional, bagaimana ulang tahun ini
dapat muncul awalnya? Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 5 tahun
1985 HPN yang telah digodok, sebagai salah satu butir keputusan
kongres ke-28 PWI yang dilaksanakan di kota Padang, Sumatera Barat,
pada tahun 1978. Kesepakatan tersebut terlepas dari kehendak
masyarakat untuk menetapkan 1 hari bersejarah untuk memperingati peran
dan juga keberadaan pers secara nasional.

Selain itu dalam sidang ke-21 Dewan Pers di Bandung pada 19 Februari
1981 kehendak tersebut akhirnya disetujui oleh Dewan Pers untuk
kemudian disampaikan kepada pemerintah sekaligus menetapkan
penyelenggaraan hari pers nasional. Pers mengalami dinamika dan
permasalahannya dari masa keemasan. Bukan hanya itu, pers membantu
mempublikaskan keadilan yang terjadi hingga saat ini.

Poin Penting Mengenai Hari Pers Nasional

Setelah mengetahui sejarahnya berikut ini ada beberapa informasi
terkait bagaimana berdirinya hari pers nasional, sejarah, dan
maknanya. Berikut adalah poin penting dalam hari pers nasional di
antaranya adalah:

Wartawan Berperan Penting
Poin pertama mengenai hari pers nasional yang perlu
diketahui. Bahwa wartawan menyumbang peran ganda dalam mewujudkan
kemerdekaan bangsa Indonesia. Seringkali kita hanya tahu pahlawan yang
berjuang di medan perang saja yang dianggap sebagai seorang pahlawan.
Namun nyatanya wartawan banyak berperan sebagai aktivis pers
dan berperan dalam pemberitaan yang membangkitkan kesadaran nasional
masyarakat Indonesia, semasa masih dijajah.
Sedangkan peran yang kedua sebagai aktivis politik. Wartawan
bertugas sebagai bentuk perlawanan rakyat terhadap kolonialisme. Agar
dapat mencapai kemerdekaan hingga saat ini. Selain itu Indonesia juga
dapat terbebas dari masa penjajahan pengingat kegiatan pers masih
terus berlangsung dan mengambil peran vital dalam mewujudkan cita-cita
bangsa setelah merdeka.  Bisa dikatakan pers merupakan suara keadilan
dalam bentuk lain yang bisa ditunjukkan kepada masyarakat dan
membangkitkan motivasi masyarakat.

Jalinan Antar Pers, Masyarakat, dan Pemerintah
Adanya hari pers nasional ini bukan hanya membangkitkan
masyarakat dan menjalin kerja sama antara pers dan juga masyarakat
umum untuk memberikan informasi yang benar. Namun juga melahirkan
persatuan baru yakni Persatuan Wartawan Indonesia. Berangkat dari
peran wartawan yang sangat penting dan mungkin bisa dibilang vital
dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, akhirnya terbentuklah organisasi
bernama Persatuan Wartawan Indonesia atau Biasa disingkat sebagai PWI.

Tujuan dari berdirinya PWI ini tentu saja untuk menjadi
wadah dan sarana serta lambang persatuan para wartawan Indonesia,
dalam memeratakan kedaulatan Indonesia dari bahaya kembalinya
penjajahan. Selain itu para wartawan berjuang untuk memberikan
informasi terkini yang terjadi di tengah pemerintahan Indonesia.

Hasil Kongres PWI

Selanjutnya adalah informasi terkait hari pers nasional dan juga
kongres PWI ke-28. Ditetapkan hari pers nasional sangat erat
hubungannya dengan PWI. Karena telah dibahas akan menjadi salah satu
butir dari hasil Kongres PWI ke-28 di Padang pada tahun 1978. Dalam
Kongres tersebut dibahas tentang hari pers nasional, akhirnya tercetus
dari keinginan tokoh-tokoh pers untuk memperingati kehadiran dan
perannya dalam lingkup nasional. Selain itu dalam Sidang Dewan Pers
ke-21 yang diselenggarakan di Bandung pada tahun 1981, akhirnya Dewan
Pers mengajukan hari pers nasional untuk diperingati setiap tahunnya.

Disahkan Oleh Mantan Presiden Soeharto
Selanjutnya proses dari adanya hari pers nasional ini memang
panjang. Namun hasilnya tidak sia-sia setelah sekitar 7 tahun berlalu
akhirnya pada tanggal 9 Februari ditetapkan secara resmi oleh
pemerintah sebagai hari pers nasional. Saat itu Indonesia dalam era
Orde Baru yang dipimpin oleh Presiden Soeharto.
Penetapan hari pers nasional ini ditetapkan dalam Keputusan
Presiden RI Nomor 5 tahun 1985. Setelah itu setiap tahunnya Pers
Indonesia memperingati sebagai ulang tahun dan juga menandakan
kemerdekaan dan diakuinya organisasi pers di Indonesia, termasuk hari
pers nasional 2019.

Ulang Tahun pada 9 Februari
Sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya, mengapa ulang
tahun atau hari pers nasional jatuh pada tanggal 9 Februari? Seperti
yang sudah dibicarakan sebelumnya lahirnya hari pers nasional
berkaitan dengan PWI. Ternyata 9 Februari bertepatan dengan hari jadi
PWI yang dibentuk pada tahun 1946.
Hari pers nasional diselenggarakan setiap tahun secara
bergantian. Pada tahun 2019 sendiri Surabaya akan menjadi tuan rumah
untuk rapat dan peringatan Hari Pers Nasional selanjutnya dengan tema
'Penguatan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital'.

Hari pers nasional ini akan dilangsungkan untuk memperingati
perjuangan para wartawan dan pers zaman dulu untuk memerdekakan pers
yang ada di Indonesia.

Pengaruh Negara Jepang
Jika berbicara soal pers di Indonesia, sebenarnya hal ini
berkaitan dengan pengaruh negara Jepang sebagai penjajah negara
Indonesia pada tahun 1942 hingga 1945 versi Indonesia. Surat kabar
yang beredar pada zaman penjajahan Belanda dilarang beredar oleh
Jepang.
Selain itu Jepang memperlakukan izin penerbitan pers dan
memaksa semua surat kabar Indonesia untuk bergabung menjadi satu. Hal
tersebut memengaruhi proses perjuangan kemerdekaan Indonesia. Namun
tidak pernah putus asa dan akhirnya Indonesia meraih kemerdekaan RI
tahun 1945.
Itulah penjelasan mengenai hari yang bersejarah yakni hari
pers nasional dirayakan setiap tanggal 9 Februari setiap tahunnya.
Dengan adanya hari ulang tahun ini diharapkan pers terus berjaya dan
meneruskan kiprah serta perannya sebagai media yang mendukung
informasi yang benar dan menegakkan keadilan seperti sejarah
berdirinya pers Indonesia.
Selamat Hari Pers Nasional 2019!
(dtc/tob)

 

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Workshop Dewan Pers “Darurat Deregulasi Media Baru”
Workshop Dewan Pers “Darurat Deregulasi Media... Bengkulu, hariandialog.com – 15-8-2019 - Kekhawatiran terhadap penguasaan dunia sosial oleh negara kapitalis Amerika dengan lima perusahaan...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

BUPATI TERIMA PENGHARGAAN HARGANAS TINGK…

Grobogan, hariandialog.com- (6/7) Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH,...

Di Kabupaten Badung Tiap Bulan  Ditemukan 36 Kasus HIV/AIDS

Di Kabupaten Badung Tiap Bulan Ditemuka…

Denpasar, hariandialog.com – 26-6-19 - Di Kabupaten Badung ada  kece...

TEKNOLOGI

Ombudsman Dorong Pemkab Badung Tingkatkan Inovasi Pelayanan Publik
Ombudsman Dorong Pemkab Badung Tingkatkan Inovasi... Denpasar, hariandialog.com - 2-8-2010 - Asisten Ombudsman RI (ORI) Unit Kerja Khusus  Reformasi dan Transformasi Kelembagaan ( UKKRTK ) Perwakilan...
Kab. Badung Masuk Nominasi Peraih Anugerah Iptek dan Inovasi Nasional 2019
Kab. Badung Masuk Nominasi Peraih Anugerah Iptek...

Denpasar, hariandialog.com - 30-8-2019 - Kabupaten Badung masuk nominasi...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan