Rutan Sigli, Aceh Dibakar, Dirjen PAS: Kini, Sudah Dapat Dikendalikan Petugas

Print

Jakarta. Hariandialog.  Com - Rumah Tahanan Negara (Rutan)  Kelas II B Sigli,  Aceh dibakar Warga Binaan Pemasyarakatan alias narapidana (Napi) buntut dari keributan antara WBP dengan Sipir Rutan Sigli yang diduga mengambil barang milik salah datu WBP. Aksi ini terjadi sekitar pukul 12. 00 WIB,  Senin (3/6). Pembakaran dilakukan terhadap ruang kerja Kepala Pengamanan Rutan oleh WBP. Sejumlah Mobil Pemadam Kebakaran dikerahlan ke lokasi.

Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan (PAS) pada Kanwil Hukum dan HAM Aceh Meurah Budiman hang dihubungi pers membenarkan ruang kerja Kadiv PAS dibakar oleh penghuni Rutan. "Aksi ini diduga karena petugas Rutan mengambil Dispenser milik mereka. Dispenser ini pemberian Kepala Rutan terjait keperluan ibadah Puasa,. Mereka emosi, " katanya.
SUDAH KONDUSIF
Paska terjadinya kerusuhan,  Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami langsung melakukan Video Call dengan WBP. "Bapak-Bapak tenang untuk menyelesaikan puasa Ramadhan.  Saya akan mendengarkan apa yang menjadi penyebab keluhan dan menindaklanjuto, " janji Utami yang disambut antusias oleh warga binaan.Utami saat bersamaan tengah menghadiri acara Spesial Ramadhan,  di Lapas Narkotika,  Jakarta bersama Udtadz Yusuf Mansyur dan Kang Rashied. "Situasi sudah kondusif,  tidak ada korban jiwa dan tidak terjadi pelarian, gedung utama yang terbakar, api sudah padam," jelas Utami tentang kondisi  terkini Rutan Pidie
Ditambagkan sebanyak 466  orang penghuni Rutan Sigli  sudah dapat dikendalikan.  Kepala  Rutan  bersama Dandim Pidie masih terus melakukan  pendekatan dan komunikasi dengan warga binaan.Dia kembali mengingatkan kepada seluruh Lapas dan Rutan  agar menjaga lingkungan tetap kondusif 
"Dalam pelaksanaan tugas harus  berdasar aturan dan sesuai SOP yang diterapkan dengan  baik dan benar.  Penegakan hukum sekaligus pelindungan HAM, teriring doa semoga kita senantiasa dalam  lindunganNya," pungkasnya. (ahi)

 

Berita Sebelumnya: