Hariandialog,Monday 20 November 2017, 13:03

Pembangunan Pusat Perkulakan Pasar Kramat Jati: Penegak Hukum agar Periksa PD Pasar Jaya

PDFPrintE-mail

Jakarta, hariandialog.com - 13-11-2017 - Jajaran Direksi atau pejabat PD Pasar Jaya agar diperiksa oleh aparat penegak hukum, apakah Kejaksaan, Kepolisian atau Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK),terkait proses pelaksanaan lelang hingga terbitnya surat pemenang atas penunjukan langsung untuk mengerjakan Pembangunan Pusat  Perkulakan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sumber Redaksi  seorang pengusaha asal Sumatera Utara itu, menerangkan meminta agar segera aparat penegak hukum melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk proyek pembangunan Pusat Perkulakan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur itu. Permintaan dan harapan agar dilakukan pemeriksaan karena diduga proses  pelelangan hingga terbit surat Pengumuman Pemenang Nomor 462/POKJA/VI/2017, ada “permianan”.  “Saya dan pengusaha yang mengikuti tahap demi tahan pelelang meyakini hal demikian,” terang sumber.

Seperti diberitakan pada edisi yang lalu, proyek pembangunan Pusat Perkulakan Pasar Induk Kramat Jati itu, telah merugikan Negara yang ditaksir di atas Rp5 miliar dari nilai anggaran sebesar Rp.21.858.000.000.-  “Jelas telah terjadi tindak pidana korupsi mulai dari pralelang hingga lelang dan berakhir pada penunjukan sesuai surat Pengumuman Pemenang Nomor : 462/POKJA/VI/2017, tertanggal 15 Juni 2017 yang diberikan kepada PT Praja Vita Mulia yang beralamat di Jalan Danau Sunter Barat Blok A1 No.3A Rt 01/06, kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priuk Jakarta Utara,” jelas sumber yang minta nama dan perusahaan tidak usah disebut di Koran.

Menurut sumber  itu, menyebutkan alasan telah terjadi tindak pidana korupsi yang merugikan Negara karena adanya kolusi dan nepotisme, lelang untuk proyek pembangunan Pusat Perkulakan Pasar Induk Kramat jati itu, dua kali gagal dengan alasan seluruh perusahaan peserta “GUGUR” baik dari segi administrasi, teknis.  Lelang pertama pesertanya adalah PT Beverint Surya Sejati dengan harga penawaran Rp20.625.759.000 dan PT Citra Prasasti Konsorindo harga penawaran Rp19.922.530.000, PT Praja Vita Mulia dengan penawaran Rp21.858.000.000, ; PT Refolindo Perkasa dengan harga penawaran Rp.19.533.925.000 dan PT Jaya Kontruksi dengan harga penawaran Rp.24.955.270.000.-

Lelang kedua pesertanya PT Citra Prasasti Konsorindo nilai penawaran Rp19.863.170.000, PT Beverint Surya Sejati Rp.19.916.672.000, PT Refolindi Perkasa Rp.20.112.884.000, PT Pola Mitra Jaya Rp.20.232.291.000, PT Surya Manunggal Wisesa Rp.20.346.195.000, PT Lesindo Jaya Utama Rp.21.562.964.000, PT Praja Vita Mulia Rp.21.593.000.000 dan PT Jaya Kontruksi Manggala Pratama dengan harga penawaran Rp.22.623.813.500. Lelang inipun dinyatakan Batal dengan alasan dokumen peserta tidak ada yang lulus alias ‘GUGUR”.

Setelah dua kali batal lelang dan dinyatakan ‘Gugur” muncul surat pengumuman pemenang penunjukan langsung pekerjaan pembangunan Pusat Perkulakan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur dan yang ditunjuk PT Praja Vita Mulia dan harga proyek ditentukan oleh PD Pasar Jaya sebesar Rp.20.686.000.000.  “Harga sejak penawaran lelang pertama dan dilanjutkan ke lelang kedua semuanya tidak ada yang menyamai dengan penetapan nilai oleh PD Pasar Jaya. Namun, kenapa perusahaan yang sudah dinyatakan gugur semaunya ditunjuk sebagai pemenang untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan,” jelas sumber itu yang datang ke Redaksi membawa berkas-berkas sebagai bahan penulisan pemberitaan.

Anehnya, lanjut sumber Redaksi itu, proyek pembangunan Pusat Perkulakan Pasar Induk Kramat Jati, “tidak Jelas Konsultan perencananya, Konsultan pengawas juga tidak jelas serta bahan pekerjaan berupa fisik maupun volume tidak jelas. Disamping itu dipertanyakan juga masalah selama ini di lingkungan PD Pasar Jaya uang Jaminan atas garansi pekerjaan harus uang kontan. “Jadi disimpan di rekening siapa yang jaminan tersebut dan bagaimana bunganya. Apakah bunganya masuk ke dalam rekening Pendapatan Negara Bukan Pajak atau PNBP. Atau kemana. Jadi dari sisi uang jaminan bisa disidik,” terangnya.

Atas informasi dan data pendukung yang diperoleh Redaksi, diupayakan konfirmasi dengan mengirimkan surat pertanyaan sebagai cek and recek minta tanggapan kepada Direktur Utama PD Pasar Jaya yang beralamat di Jalan Cikini Raya No.90 Lantai Dasar, Jakarta Pusat. Namun, surat  tertanggal 12 Oktober 2017 hingga kini tidak ada tanggapan atau sanggahan. Padahal, surat diterima oleh salah seorang staf di kantor PD Pasar Jaya bernama Eva Susanti. Sehingga redaksi Surat Kabar Dialog sudah memenuhi dan mengikuti Kode Etik Jurnalistik maupun Peraturan Dewan Pers.  (tob)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Pelatihan Jurnalistik Gender oleh KPPA Usai
Pelatihan Jurnalistik Gender oleh KPPA Usai Pelatihan Jurnalistik Gender Oleh Kementerian Peranan Perempuan dan Anak bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia dilangsungkan di Margo...
Konkernas PWI di Bengkulu Dihadiri Menkominfo
Konkernas PWI di Bengkulu Dihadiri Menkominfo

Bengkulu, hariandialog.com - Agenda Konferensi KerjaNasional (Konkernas)...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Dinkes DKI Jakarta: Terbitkan Sanksi Bu…

Jakarta, hariandialog.com - 25-09-2017 - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI ...

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Safari KB untuk Menekan Angka Kelahiran

Tangerang, hariandialog.com - 11-9-17 - PBMKB Kota Tangerang bekerja...

TEKNOLOGI

SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi Alternatif
SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi... Grobogan,hariandialog.com – 18-9-2017 - SMK Pancasila Purwodadi yang terletak di komplek simpang lima Purwodadi yang selama ini dikenal rajanya...
Diviralkan Presiden Jokowi Saat HUT RI Ke 72
Diviralkan Presiden Jokowi Saat HUT RI Ke 72

Denpasar,hariandialog.com - 5-9-2017 - Biro Humas dan Protokol Setda...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan