Hariandialog,Tuesday 16 October 2018, 02:41

Pengadaan Gerobak Sampah 2015 Polda Harus Periksa Dugaan Korupsi

PDFPrintE-mail

Jakarta, hariandialog.com - 13-05-2018 – Proyek pengadaan gerobak sampah yang dilakukan ditiap kelurahan di wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan tahun anggaran 2015 diminta agar jajaran Kepolisian melakukan pemeriksaan. Pasalnya menurut sebuah informasi yang diperoleh kemarin (12-05-2018) proyek pengadaan gerobak sampah tahun 2015 dilakukan oleh satu orang pengusaha untuk Jakarta Selatan. Pengusaha tersebut yang membagikan ke kelurahan – kelurahan sesuai permintaan. Sehingga jenis gerobak sampah mulai dari besi hingga dinding maupun rodanya sama semua. “Anggaran yang ada di kelurahan-kelurahan dibuat membeli gerobak sampah tersebut. Jadi sudah ada dan tidak dilakukan tender ataupun lelang untuk pengadaannya,” jelas sumber tersebut.

Menyinggung kenapa harus kepolisian dari Polda Metro Jaya yang melakukan pemeriksaan karena pihak kejaksaan disebut sudah pernah melakukan pemeriksaan. Namun, tidak jelas bagaimana kelanjutannya.

“Jadi tidak mungkin berkas kasus tersebut jalan kalau kejaksaan yang melakukan pemeriksaan. Sebab sudah diperiksa dan tidak jelas kelanjutannya. Padahal jelas dugaan tindak pidana korupsi. Sehingga tidak urung bila kasus – kasus yang diperiksa kejaksaan tidak jalan. Lihat saja contoh proyek pengadaan computer untuk sekolah-sekolah buat perpustakaan di kecamatan kebayoran Lama dan Kebayoran Baru setelah diperiksa Polres terbukti adanya tindak pidana korupsinya,” jelas sumber tersebut.

Sumber itu juga mengungkapkan bahwa proyek pengadaan gerobak sampah tahun anggaran 2014 – 2015 dan 2016 sudah ditangani pihak kejaksaan. Namun, tidak jelas apakah Kejaksaan Negeri Jakarta

Selatan atau Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. “Yang jelas kasus dugaan korupsi tersebut sudah diperiksa pihak kejaksaan. Jadi harus Polisi lagi yang melakukan pemeriksaan ulang dan bila perlu dengan pengawasaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK untuk supervisinya. Kalau polisi yang memeriksa pasti ada kerugian Negara. Bila ada yang bermain di proyek pengadaan 2014-2015 dan 2016 pasti pihak yang pernah sudah diperiksa akan bernyanyi,” ungkap sumber tanpa memberi detail apa maksudnya bernyanyi. (tim)

 

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Pradi Supriatna Apresiasi Kegiatan Donor…

Depok, hariandialog.com - 13-07-2018 - Wakil Walikota Depok, Pradi Sup...

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gelar Kegiatan PSN

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gela…

Jakarta, hariandialog.com - 06-07-2018 - Di Pos Rw. 04 Kel Rawajati ...

TEKNOLOGI

Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World Bank    DPMPTSP Badung Belajar Pelayanan Publik di Ge
Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World... Denpasar, hariandialog.com- 9- 7 -2018 - Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan