Hariandialog,Tuesday 19 March 2019, 14:21

Keluarga Tidak Diberitahu TKI Dieksekusi Mati di Arab

Majalengka, hariandialog.com - 30-10-2018 - Kerajaan Arab Saudi mengeksekusi mati Tuti Tursilawati (33), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Keluarga Tuti menyayangkan eksekusi tersebut lantaran tak ada pemberitahuan terlebih dahulu.

Pihak keluarga merasa terpukul dengan adanya kabar tersebut. Ibu Tuti, Iti Sarniti, dan keluarganya, enggan ditemui wartawan lantaran masih shock. Tuti memutuskan untuk berangkat ke Arab Saudi pada 2009 silam. Namun, Tuti menemui jalan terjal hingga terjerat kasus tuduhan pembunuhan majikannya, Suud Malhaq Al Utibi, di Kota Thaif, yang berjarak 87 kilometer dari Kota Mekah, pada 11 Mei 2010.

 

KJRI Jeddah memberikan pendampingan terhadap Tuti saat menjalani masa penahanan. Selain itu, Iti beberapa kali menengok Tuti di Arab Saudi. "Bu Iti itu sudah tiga kali ke Arab. Pemerintah memfasilitasi pertemuan antara Bu Iti dan Tuti sebelum pihak sana (Arab Saudi) mengeksekusi. Terakhir itu tahun ini Bu Iti ke sana," kata Kepala Desa Cikeusik Jaenudin saat ditemui di kediaman Tuti, Blok Manis, Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018).

Selama proses penahanan, Jaenudin menjelaskan, pemerintah Indonesia bernegosiasi dengan pihak Arab Saudi terkait kasus yang menimpa Tuti. Namun, kata dia, pihak keluarga menyayangkan tak adanya pemberitahuan terlebih dahulu tentang eksekusi mati yang menimpa.

"Saya mewakili keluarga, sangat disesalkan. Harusnya ada pemberitahuan. Selama proses negosiasi itu saya sering mendapat informasi dari pihak Kemenlu dan BNP2TKI, kami sering dilibatkan," katanya.

Usai mendapat informasi eksekusi mati Tuti, pihak keluarga langsung menggelar tahlilan. "Tadi langsung tahlilan. Kami dan keluarga memohon maaf sedalam-dalamnya, semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah," ucap Jaenudin. (dtc/man)

 

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Canangkan Program WBBM, Pemberian Hak-Hak Narapidana Semakin Pasti
Canangkan Program WBBM, Pemberian Hak-Hak... Jakarta. Hariandialog. Com - Ditjen Pemasyarakatan (PAS) mendeklarasikan Pemberian Hak Remisi, Integrasi Narapidana dan Anak serta Pencanangan...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Listrik Padam Layanan RS Kota Bengkulu Tidak Maksimal

Listrik Padam Layanan RS Kota Bengkulu T…

Bengkulu, hariandialog.com – 31-1-2019 - Rumah sakit milik Pemerinta...

Direktur “Akreditasi RSUD M Yunus Terkendala Dokter Spesialis”

Direktur “Akreditasi RSUD M Yunus Terken…

Bengkulu, hariandialog.com - 24-1-19 - Direktur RSUD dr M.Yunus Beng...

TEKNOLOGI

Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World Bank    DPMPTSP Badung Belajar Pelayanan Publik di Ge
Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World... Denpasar, hariandialog.com- 9- 7 -2018 - Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan