Hariandialog,Thursday 21 March 2019, 05:07

Kapolres AKBP Budi Satria Wiguna 13 Kasus Menonjol di Garut

Garut, hariandialog.com.- 31-12-2018.    Kapolres Garut
AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan, ada 13 kasus menonjol yang
berhasil ditangani selama tahun 2018. Kasus tindak pidana tersebut
termasuk menghebohkan dan menyita perhatian public.

"Ada kurang lebih 13 kasus menonjol yang alhamdulilah
berhasil kita ungkap," ujar Budi saat menggelar Press Conference akhir
tahun 2018, di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Karangpawitan, Senin.

JANUARI
Pada Januari 2018, Polres Garut sukses mengungkap dua kasus pembunuhan
sadis. Yakni kasus pembunuhan Nani Yuliati (36) oleh suaminya Adi
(38), yang dihabisi dengan cara diinjak-injak dan jasadnya dibuang ke
lubang septic tank di belakang rumahnya di kawasan Margawati,
Kecamatan Garut Kota.

Kemudian pengungkapan kasus pembunuhan seorang ibu hamil bernama Iis
Aisyah (32) oleh seorang pemuda berinisial FN alias Nunur (26).
Pembunuhan dilatar belakangi Nunur yang sakit hati lantaran disebut
jomblo oleh korban.

FEBRUARI

Di bulan Februari, polisi mengungkap kasus rekayasa penyiksaan
terhadap seorang santri asal Kecamatan Kadungora berinisial Abd alias
Uloh (24). Mulanya, Uloh mengaku dibacok dan dikejar oleh sejumlah
orang tak dikenal. Polisi turun tangan, berdasar pada hasil
penyelidikan, polisi menyimpulkan jika kejadian tersebut direkayasa.

"Di bulan Februari, ada kasus ancaman teror bom kepada kantor Bank BRI
di Garut dan kasus gratifikasi yang melibatkan mantan ketua Panwaslu
Garut," katanya.

MARET

Maret 2018, jajaran Satreskrim Polres Garut berhasil mengungkap tindak
pidana perdagangan orang atau human trafficking yang dipekerjakan
sebagai PSK di Bali yang melibatkan sejumlah warga Garut. Pengungkapan
kasus itu berjalan dramatis. Seorang polwan dikerahkan nyamar jadi PSK
hingga akhirnya kasus itu berhasil dibongkar.

"Ada juga pengungkapan kasus seorang marbut yang awalnya mengaku
dipukuli oleh orang tak dikenal. Setelah diselidiki, ternyata ia ngaku
bohong," ungkapnya.

AGUSTUS

Tim Resmob di bulan Agustus 2018 menangkap Yosep (34) pemuda asal
Sukawening yang tega menghabisi nyawa pamannya sendiri Mus (54). Yosep
membunuh Mus lantaran sakit hati sering disebut anak jadah. Yosep
membunuh Mus dengan cara membacok kepalanya menggunakan kapak.

"Sudah dipersidangkan. Divonis," katanya.

OKTOBER

Bulan Oktober 2018, terjadi tiga kasus menghebohkan sekaligus. Yang
pertama, kasus pembakaran bendera berkalimat tauhid yang polisi sebut
merupakan bendera HTI. Kasus tersebut terjadi saat perayaan hari
santri nasional (HSN) di Limbangan.

Setelah melakukan proses penyelidikan yang panjang, polisi akhirnya
menetapkan dua pembakar bendera F dan M serta pembawa bendera bernama
Uus Sukmana sebagai tersangka. Ketiganya disidang dan divonis
bersalah. F, M dan Uus dijatuhi hukuman kurungan 10 hari.

Selain kasus tersebut, ada juga kasus lainnya yang berhasil diungkap
polisi di bulan ini. Seperti kasus grup gay pelajar Garut yang
dinyatakan hoak dan kasus seorang pria bertato Doraemon berinisial RG
alias Ujang yang tega membunuh dua pemuda lantaran tak terima dicekoki
miras.

Meskipun berhasil mengungkap belasan kasus, Polres Garut masih
memiliki pekerjaan rumah atas beberapa kasus lainnya yang belum
terselesaikan. Di antaranya kasus pengakuan nabi palsu Sensen Komara
dan kasus pembunuhan seorang pemuda di Pantai Karang Papak, Kecamatan
Cikelet, yang terjadi pertengahan Desember lalu.

"Kami terus bekerja. Secepatnya akan kami umumkan hasilnya," pungkas
Budi. (dtc/man).

 

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Canangkan Program WBBM, Pemberian Hak-Hak Narapidana Semakin Pasti
Canangkan Program WBBM, Pemberian Hak-Hak... Jakarta. Hariandialog. Com - Ditjen Pemasyarakatan (PAS) mendeklarasikan Pemberian Hak Remisi, Integrasi Narapidana dan Anak serta Pencanangan...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Listrik Padam Layanan RS Kota Bengkulu Tidak Maksimal

Listrik Padam Layanan RS Kota Bengkulu T…

Bengkulu, hariandialog.com – 31-1-2019 - Rumah sakit milik Pemerinta...

Direktur “Akreditasi RSUD M Yunus Terkendala Dokter Spesialis”

Direktur “Akreditasi RSUD M Yunus Terken…

Bengkulu, hariandialog.com - 24-1-19 - Direktur RSUD dr M.Yunus Beng...

TEKNOLOGI

Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World Bank    DPMPTSP Badung Belajar Pelayanan Publik di Ge
Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World... Denpasar, hariandialog.com- 9- 7 -2018 - Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan