Hariandialog,Monday 15 January 2018, 05:34

Ratusan Bidan PTT Kabupaten Bekasi Ancam Mogok Kerja

Cikarang, hariandialog.com – 15-4-17-Ratusan Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang bertugas di desa-desa di wilayah Kabupaten Bekasi mengancam akan melakukan aksi mogok kerja apa bila tidak ada tanggapan Bupati Berkasi, atas laporan mereka.

Hal itu adalah buntut kekecewaan karena adanya sebagian bidan yang berumur di atas 35 tahun tidak bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada saat rekrutmen yang dilakukan pada tahun 2016 oleh Kementrian Kesehatan. Karena terbentur Undang-Undang (UU) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengamanatkan usia di atas 35 tahun sudah tidak bisa lagi menjadi PNS.

Ketua forum bidan PTT Kabupaten Bekasi, Wiwit Astuti mengatakan aksi mogok kerja yang bakal dilakukan ratusan  bidan desa merupakan bentuk solidaritas karena ada sekitar 36 orang bidan PTT tidak diangkat PNS. “Kami ini bicaranya forum walaupun yang usianya minimum  35 sudah diangkat. Namun kami tetap akan melakukan mogok kerja untuk membela teman-teman yang 36 orang yang belum diangkat ASN," kata Wiwit menjawabi Dialog, melalui selularnya pada Sabtu (15/4).

Ia katakan kalau pihaknya mendesak agar Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin segera mengeluarkan surat rekomendasi untuk pemerintah pusat agar para bidan di atas 35 tahun tetap diangkat menjadi PNS. Sebab 36 bidan itu juga sudah mengikuti test CPNS bahkan kata dia,mengingat daerah-daerah lain kepala daerahnya sudah membuat rekomendasi yang mendesak pemerintah pusat agar membuat kebijakan strategis presiden untuk pengangkatan para bidan usia di atas 35 tahun untuk menjadi PNS.

“Kita minta kepada bupati supaya mendorong kebijakan diskresi kepada presiden dalam bentuk rekomendasi untuk mengangkat pada bidan itu menjadi PNS," ucap dia.

Menurutnya tawaran dari pemerintah pusat agar pemerintah daerah memberikan para bidan usia di atas 35 akan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK). Namun ke 36 bidan itu tidak akan mau berstatus pegawai kontrak karena sebelumnya selama bertahun-tahun mereka sudah berstatus PTT alias kontrak. “Kita menolak masa dari kontrak ke kontrak lagi. Karena para bidan khawatir dengan tidak dikontrak lagi sehingga mengancam nasib kami,” ujar mereka.

Dikatakan Wiwit ke 36 bidan itu sudah mengadikan diri selama puluhan tahun bahkan ada yang belasan tahun yang bertugas sebagai bidan desa di Kabupaten Bekasi dengan SK dari Kementrian Kesehatan sehingga sangat miris jika nasib para bidan itu tidak diperhatikan tentang kesejahteraan kehidupanya, dan tidak diangkat jadi PNS.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi Supri mengatakan pihaknya akan berusaha memfasilitasi permintaan para bidan itu ke Bupati Bekasi karena keberadaan bidan desa sangat dibutuhkan untuk  pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Bidan desa ini adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat desa karena dia bisa disebut mentrinya desa sehingga wajib diperjuangkan kesehjatraanya,"ungkapnya. (ujang s)

 

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

HPN Sumbar PWI Bengkulu Kirim 35 Anggota
HPN Sumbar PWI Bengkulu Kirim 35 Anggota Bengkulu, hariandialog.com – 4-1-18 - Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) secara nasional akan dilaksanakan di Provinsi Sumatera Barat...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan

Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan

Jakarta, hariandialog.com - 8-1-2018 - Olahraga yang cukup mudah, mu...

BKKBN Pemko Binjai Seminarkan Tentang HIV AIDS

BKKBN Pemko Binjai Seminarkan Tentang HI…

Binjai, hariandialog.com - 27-12-2017 - BKKBN Pemko Binjai menggelar...

TEKNOLOGI

Terapkan E-learning:    Pemprov Bali Jajaki Kerjasama Penyedia Jasa Aplikasi Quipper Indonesia
Terapkan E-learning: Pemprov Bali Jajaki... Denpasar, hariandialog.com - 4-12-2017 - Dalam rangka penerapan e-learning bidang pendidikan, Pemrov. Bali menjajaki kemungkinan  bekerjasama...
SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi Alternatif
SMK Pancasila Purwodadi Ciptakan Sumber Energi...

Grobogan,hariandialog.com – 18-9-2017 - SMK Pancasila Purwodadi yang...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan