Hariandialog,Monday 15 October 2018, 06:43

Kelestarian Swasembada Pangan Makin Terancam

Tasikmalaya, hariandialog.com - 2-12-17 - Pemerintah Indonesia harus malu jika hasil pertanian tidak berkembang, padahal negara kita ini sebagai negara agraris dengan memiliki alam yang sangat subur. Namun pemerintah sepertinya kurang begitu memperhatikan terhadap pelestarian swasembada pangan terutama beras, mengingat beras masih menjadi konsumsi terbesar rakyat Indonesia. Dengan mengabaikan beras sebagai makanan pokok dapat membahayakan karena menyangkut kehidupan banyak petani.

Melihat kondisi para petani sungguh sangat memprihatinkan, karena nilai tukar produksi yang dihasilkan para petani belum sebanding dengan harga-harga kebutuhan dipasaran. Hal itu disebabkan karena komoditas pertanian sangat tergantung selera pasar, sedangkan harga dasar gabah yang ditetapkan pemerintah dengan diimbangi peningkatan mutu masih belum sesuai harapan para petani.

Keberhasilan dalam mewujudkan kelestarian swasembada pangan Indonesia sempat mendapat penghargaan dari Badan Pangan Dunia (FAO), namun saat sekarang ini kelestarian swasembada pangan terutama beras sangat terancam karena tidak sedikit lahan pertanian produktif telah berubah fungsi menjadi lahan pemukiman, kawasan industri dan proyek-proyek pembangunan lainnya. Untuk mengembalikan kelestarian swasembada pangan perlu adanya penanganan secara konsepsional hal ini demi memperjuangkan nasib para petani, karena mereka lah (para petani-red) yang telah berperan dalam keberhasilan swasembada pangan demikian dikatakan H. Sadeli mantan petugas P3A Cigalontang Singaparna kepada Dialog.

Sementara para petani di wilayah kabupaten Tasikmalaya khususnya kampung Darawati, Bantar Kalong Kecamatan Cipatujah serta kampung Padawaras Kecamatan Karangnunggal masih tetap gigih pantang menyerah serta semangat yang menggebu-gebu dalam perjuangan mempertahankan kelestarian swasembada pangan hingga membuahkan hasil dengan meraih penghargaan ketahanan pangan terbaik tahun 2016.

Keberhasilan dalam mendukung kelestarian swasembada pangan, para petani berkomitmen untuk lebih ditingkatkan dalam upaya memperluas lahan sawah garapan, seperti dari yang semula lahan garapan sawah hanya 1260 hektar menjadi 1800 hektar tahun 2016, ditambah lagi 88 hektar dan 123 hektar sawah baru tahun 2017. Selain itu, rencananya pada tahun 2018 mendatang akan menambah percetakan sawah baru seluas 500 hektar, bahkan pemerintah pusat berencana akan membantu/memfasilitasi dengan membangun Bendung Cijalu dan membuat siphon untuk kecamatan Karangnunggal agar sawah tadah hujan menjadi sawah teknis demikian dikatakan Koordinator Daerah Irigasi (DI) Padawaras Kecamatan Karangnunggal Ir. Hery Pracitno kepada Dialog. (Man/Rian)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Pradi Supriatna Apresiasi Kegiatan Donor…

Depok, hariandialog.com - 13-07-2018 - Wakil Walikota Depok, Pradi Sup...

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gelar Kegiatan PSN

Kader Jumantik RW.04 Rawajati Rutin Gela…

Jakarta, hariandialog.com - 06-07-2018 - Di Pos Rw. 04 Kel Rawajati ...

TEKNOLOGI

Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World Bank    DPMPTSP Badung Belajar Pelayanan Publik di Ge
Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World... Denpasar, hariandialog.com- 9- 7 -2018 - Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan