Hariandialog,Wednesday 13 June 2018, 09:35

LPBD Patok Pembiayaan Jabar Naik 10 Persen

Bandung, hariandialog.com - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDB-KUMKM) menargetkan pembiayaan bagi KUMKM sebesar Rp1,2 triliun di Indonesia pada 2018. Sebelumnya, penyaluran dana dipatok sebesar Rp1 triliun pada tahun 2017.

Pada tahun 2017, LPDB-KUMKM melakukan moratorium penyaluran. Hal ini dilakukan dalam rangka pembenahan Standar Operating Procedur (SOP) penyaluran dana bergulir dan restrukturisasi manajemen. Khusus Jabar, ujar Direktur Utama LPDB-KUMKM, Braman Setyo akan ditingkatkan sebesar 10 persen pada 2018.

"Selama ini yang paling besar di Jawa Tengah diharapkan juga naik minimal 10 persen, Jawa Timur nomor dua, dan Jawa Barat nomor tiga," kata Braman Setyo.

Salah satu langkah ini dilakukan dengan sosialisasi LPDB-KUMKM di daerah-daerah, langkah ini diharapkan membuat KUMKM dapat mengakses permodalan dengan mudah.

"Tiga segmen UMKM yang menjadi tujuan kami yaitu kuliner, fashion, dan kerajinan," kata Braman usai Sosialiasi LPDB-KUMKM bersama Anggota DPD RI Dapil Jabar, Ayi Hambali Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/2).

Acara ini tidak hanya dihadiri oleh pengurus koperasi dan UMKM di Jawa Barat, namun juga dihadiri oleh Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Provinsi Jabar Euis Yatimah dan Kepala Kantor Wilayah Jabar dan Banten Jamkrindo, Yanti Rachmawati.

"Mereka akan melakukan pendampingan bagaimana mengajukan pembiayaan kepada LPDB-KUMKM," jelasnya.

Kehadiran Dinas Koperasi dan UKM Provinsi, Kabupaten, dan Kota akan membantu sosialisasi penyaluran dana bergulir dari LPDB KUMKM. Untuk sosialisasi penjaminan dana ini dapat dilakukan Jamkrindo secara langsung. Sejauh ini penjaminan pinjaman hanya diutamakan kepada debitur perbankan saja. "Kami melakukan penjaminan kredit BRI (Bank Rakyat Indonesia) saja sebelumnya," ujar Yanti.

Dengan begitu Jabar dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Menurut Ayi, selama ini ratio gini (kesenjangan kemiskinan) mencapai 0,04 persen di Jabar atau masuk urutan lima besar dari 34 provinsi di Indonesia.

Braman mengatakan bahwa dana bergulir usulan dari KUKM ditargetkan bakal cair maksimal 21 hari setelah seluruh dokumen persyaratan yang diajukan lengkap dan terpenuhi.

"Apabila dokumen sudah lengkap dan kita proses selama waktu itu, maka akan cair," tegasnya.

Menyoal keluhan jaminan pendanaan sebesar 100 persen oleh KUMKM kepada LPDB-KUMKM atas pengajuan pendanaan dibantah oleh Braman. Karena jaminan hanya dikenakan sebesar 30 persen saja dari nilai pengajuan pendanaan.

"Sebanyak 70 persen ditanggung Jamkrindo asal bisa memenuhi persyaratan mereka," tegasnya. Dengan biaya layanan rendah akan mendorong pengembangan usaha lebih maju. Hal ini berujung pengembalian pembiayaan lebih cepat.

Unit usaha yang terdapat di pesantren yang ingin mengajukan pendanaan juga dapat mengajukan kepada LPDB-KUMKM. Langkah ini akan lebih baik bila unit-unit usahanya membentuk koperasi.

"Ini bisa dilakukan dari koperasi yang tidak aktif di Jabar, tinggal mereka melakukan perubahan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran  Rumah Tangga (ART) melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) dengan mengundang pengurus dan pengawas koperasi yang lama," tuturnya.

Dari data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jabar menyebutkan sebanyak 25.333 koperasi terdapat di provinsi ini dari 27 kabupaten dan kotamadya. Dari angka ini sebanyak 1.200 koperasi tidak aktif. (rizal)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan