FORMI Kunjungi Organisasi PLBSI

Print

Jakarta, hariandialog.com - 28-05-2018 - Ketua umum Federasi Olahraga Masyarakat Indonesia (FORMI),  Dr. Hanyono Isman menilai Organisasi Persatuan Liong dan Barongsai seluruh Indonesia (PLBSI) sudah mumpuni ditinjau dari segi adminstrasi maupun organisasinya. Demikian juga ke aktifannya,  olahraga masyarakat PLBSI sudah banyak menciptakan generasi muda calon pemimpin bangsa yang sehat jiwa raga dan kesehatannya.

Hal tersebut diungkapkan Hayono Isman dalam kunjungannya  dikantor PLBSI Jakarta yang didampingi Sekjen FORMI Adi Sudjatno serta pengurus lainnya.

Hayono Isman yang juga Mantan Mentri Pemuda dan Olahraga mengatakan FORMI merupakan wadah kegiatan olahraga masyarakat bertujuan membentuk generasi penerus yang berjiwa sehat, jasmani dan rohani seperti keberadaan olahraga barongsai yang semakin digemari masyarakat. PLBSI yang juga dibawah naungan FORMI akan menjadi perhatian baginya untuk bersama sama olahraga masyarakat lainnya mengunjungi induk-induk organisasi seperti PLBSI ini.

Menyinggung tentang keberadaam Assosiation For International Sport For All (Tafisa), ketua umum FORMI berharap kegiatannya semakin ditingkatkan dan membawa nama baik Indonesia di ditingkat internasional.

Sementara itu ketua umum PBLSI, Prof. Dr. Nurdin Purnomo mengatakan kegitaan olahraga masyarakat ini adalah juga bagian dari budaya Indonesia yang akan terus ditingkatkan kegiatannya di seluruh tingkat Provinsi di Indonesia. PLBSI juga bagian dari budaya yang berinduk dibawah oraganisasi FORMI. Nurdin Purnomo berharap PLBSI menjadi salah satu sumber daya potensial bangsa khususnya untuk generasi muda Indonesia.

Indonesia Mengirimkan Dua Atlit Terbaik Bidang Balap SepedaTingkat Asean ke  China.

Dalam meningkatkan hubungan bilateral antara negara Asean dengan China, akan diselenggarakan lomba balap sepeda yang diadakan di danau Wisata Shanglin Guangxi China tanggal 25-27 Mei 2018. Ketua delegasi Asean China Sport For All Indonesian Bicycling Prof. Dr. Nurdin Purnomo kepada wartawan di Jakarta menjelaskan pihaknya mengirimkan 2 Atlit terbaik di bidang balap sepeda yakni Bratara (54) dan M. Ade Putra Ramadhan (20).

Menurut Nurdin Purnomo Bratara dan M. Ade sudah dipersiapkan dengan semaksimal mungkin untuk ikut lomba yang bertaraf internasional ini. Mereka mengikuti lomba dengan jarak 32 km mengelilingi danau wisata Shanglin Guangxi.Dia juga optimis atas kesiapan atlit Bratara (50) untuk ikut dalam lomba tersebut karena Bratara berprofesi sebagai pelatih dan pernah ikut lomba berjarak 175 km.

Sementara M. Ade Putra peserta  (20) lomba balap sepeda yang masih muda sejak SMP sudah sering mengikuti perlombaan Tingkat Provinsi dan Dia yakin dalam lomba bertaraf Internasional ini bisa membawa nama baik Indonesia. Danau wisata Shanglin Guangxi di China tempat penyelenggaraan lomba balap sepeda bertaraf Internasional ini sungguh bagus untuk dijadikan lokasi balap sepeda. Indonesia sendiri setiap tahunnya mengirimkan atlit untuk mengikuti perlombaan yang bertaraf internasional ini. (lena/bing)

Berita Sebelumnya: