Hariandialog,Monday 22 April 2019, 09:13

Erick Thohir dan Cak Imin Berebut Kursi Ketum PSSI Sapi Punya Susu, Keling Punya Nama

PDFPrintE-mail

Jakarta, hariandialog.com – Menyalip di tikungan! Itulah analogi yang bisa diarahkan ke Erick Thohir dan Muhaimin Iskandar yang tiba-tiba ingin memperebutkan kursi Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang baru saja ditinggalkan Edy Rahmayadi.

“Kalau saya diharapkan memperbaiki industri sepak bola, oke saya siap," kata Erick Thohir, pemilik Mahaka Grup yang juga Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, di Jakarta, Jumat (19/1/2019).
"Saya siap memimpin PSSI biar beres, biar berprestasi, masuk gelanggang dunia," tulis Cak Imin, panggilan akrab Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, di akun Twitter-nya, Rabu (23/1/2019).
Edy Rahmayadi menyatakan mundur dari jabatan Ketum PSSI dalam Kongres PSSI di Bali, Minggu (20/1/2019).
Tak pelak, ambisi Erick dan Cak Imin berebut kursi Ketum PSSI itu memunculkan cibiran publik, terutama para insan sepak bola. Pasalnya, keduanya bukan orang yang “berkeringat” memundurkan Edy Rahmayadi untuk kemudian digantikan Joko Driyono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketum PSSI. “Ini ibarat menyalip di tikungan,” ujar Urias Rahantoknam, mantan pemain sepak bola nasional, Rabu (23/1/2019).
Urias pun memunculkan istilah lain, yakni ibarat sapi punya susu tapi keling (India) yang punya nama, atau itik yang bertelur tapi ayam yang mengerami.
Sementara itu, ditilik dari jejak digital, terutama berita-berita di media massa. ternyata ada lembaga yang “berkeringat” dalam “memaksa” Edy Rahmayadi meninggalkan kursi Ketum PSSI, yakni Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN).
Prihatin dengan persepakbolaan nasional yang tidak kunjung berprestasi, ditambah maraknya kasus suap pengaturan skor pertandingan atau match fixing, Suhendra Hadikuntono pun mendirikan KPSN pada awal Oktober lalu dengan merekrut para ahli di bidangnya, mulai mantan anggota Komite Eksekutif PSSI, eks pemain-pelatih, praktisi hukum, hingga wartawan. Hasilnya, hanya dalam empat bulan KPSN berhasil menumbangkan Edy Rahmayadi yang merangkap jabatan Gubernur Sumatera Utara.
Edy tak mungkin mundur bila tidak ada penangkapan terhadap sejumlah pengurus PSSI sebagai tersangka suap match fixing oleh Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri. Plus langkah KPSN menggelar diskusi bertajuk, "Menuju Sepak Bola Bersih, Berprestasi, Tanpa Mafia” di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (9/1/2019).
Kegerahan Edy terhadap acara diskusi KPSN itu tercermin dari pidatonya di Kongres PSSI. “Jangan ada yang mengkhianati PSSI. Saya tahu ada orang-orang di depan saya ini yang menghadiri acara di luar acara PSSI,” ujar mantan Pangkostrad itu.
Komisioner Bidang Hukum KPSN, Erwin Mahyudin SH menyatakan, pembentukan Satgas Antimafia Bola oleh Polri pada 22 Desember 2018 tak luput dari inisiasi KPSN yang menggandeng Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk memberantas maraknya match fixing. 
Bareskrim pun menerbitkan Surat Perintah No: Sprin/4976/X/2018/Bareskrim tertanggal 29 Oktober 2018.
“Jadi, kalau ada orang yang tidak ‘berkeringat’ menumbangkan ER (Edy Rahmayadi, red) lalu berebut kursi Ketum PSSI, maka bercerminlah. Selayaknya yang menjadi Ketum PSSI adalah orang yang berjasa menumbangkan ER,” jelas Erwin Mahyudin di Jakarta, Rabu (23/1/2019).
Suhendra sendiri ketika ditanya kesiapannya mengatakan, "Tugas saya sudah selesai. Jika saya tidak mengambil risiko, maka peta tidak akan pernah berubah. Jika bangsa dan negara yang memanggil, ditempatkan di mana pun saya harus siap." (yud)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Ketigakalinya Terpilih Kembali Jadi Ketua Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan Periode 2019 - 2021
Ketigakalinya Terpilih Kembali Jadi Ketua... Medan hariandialog .com Lewat pemilihan ketat dan alot serta diselingi interupsi dari peserta, akhirnya, M Edison Ginting dari Harian Waspada...
KETUA DPRD PROVINSI KEPULAUAN RIAU  LANTIK TIGA ANGGOTA DPRD HASIL PAW
KETUA DPRD PROVINSI KEPULAUAN RIAU LANTIK TIGA...

Tanjungpinang, hariandialog.com Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Listrik Padam Layanan RS Kota Bengkulu Tidak Maksimal

Listrik Padam Layanan RS Kota Bengkulu T…

Bengkulu, hariandialog.com – 31-1-2019 - Rumah sakit milik Pemerinta...

Direktur “Akreditasi RSUD M Yunus Terkendala Dokter Spesialis”

Direktur “Akreditasi RSUD M Yunus Terken…

Bengkulu, hariandialog.com - 24-1-19 - Direktur RSUD dr M.Yunus Beng...

TEKNOLOGI

Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World Bank    DPMPTSP Badung Belajar Pelayanan Publik di Ge
Terpilih Sebagai Lokasi Survey EODB oleh World... Denpasar, hariandialog.com- 9- 7 -2018 - Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan