Hariandialog,Saturday 15 June 2019, 14:03

KPSN Desak PN Banjarnegara, Hadirkan Secara Paksa Sekjen PSSI

PDFPrintE-mail

Jakarta, hariandialog.com  - Komite Perubahan Sepakbola Nasional (KPSN) mendesak  Jaksa Pengadilan Negeri (PN) Banjarnegara menghadirkan secara paksa Sekretaris Jenderal  Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia(Sekjen PSSI), Ratu Tisha Destria dalam persidangan kasus mafia bola.

Hal itu perlu dilakukan mengingat yang bersangkutan telah dua kali mangkir  sebagai saksi dengan terdakwa Dwi Irianto alias Mbah Putih, Johar Lin Eng, Priyanto, dan Anik Yuni Artika Sari (Tika) di PN Banjarnegara, Jawa Tengah, pada 16 Mei dan 19 Mei 2019 lalu.

Ketua KPSN, Suhendra Hadikuntono, mengatakan sudah dua kali Ratu Tisha mangkir  dalam persidangan. Karena itu sudah  sepantansnya  jika pihak jaksa untuk menjemput paksa Ratu Tisha pada persidangan selanjutnya.

"Kami sampaikan bahwa kami merasa perlu untuk mengambil bagian dan berperan aktif dalam mengusung perubahan sepakbola Indonesia dan bertanggung jawab terhadap proses hukum yang kita ketahui selama ini. Terutama terkait mangkirnya Ratu Tisha terhadap panggilan Kejaksaan pengadilan," kata Suhendra kepada para awak media di Jakarta, Jumat (24/5).

Menurutnya, keterangan Ratu Tisha sangat dibutuhkan demi mengusung perubahan sepakbola di Tanah Air yang tengah dilanda dengan munculnya berbagai polemik, termasuk 'match fixing' atau pengaturan skor.

Sebelumnya, Ratu Tisha mangkir dalam dua pemanggilan pada persidangan di PN Banjarnegara pada 16 dan 19 Mei 2019 lalu. Ia dipanggil untuk menjadi saksi dalam perkara pengaturan skor pertandingan sepakbola.

Adapun nama-nama yang menjadi terdakwa dalam perkara tersebut, antara lain Dwi Irianto alias Mbah Putih, saudara Johar Lin Eng, Saudara Priyanto, dan Saudari Anik Yuni Artika Sari. "Sikap seperti itu (mangkir red), tentunya mencederai nilai sportifitas, terlebih yang bersangkutan merupakan Sekjen PSSI. Dengan adanya proses hukum ini, jangan sampai nanti justru melahirkan pemain-pemain baru yang membuat nantinya jadi berkepanjangan," ungkapnya.

Untuk itu KPSN mendesak agar pihak Majelis Hakim PN Banjarnegara yang menyidangkan perkara keempat terdakwa, bisa menghadirkan Ratu Tisha dalam persidangan berikutnya. "Jika perlu JPU menjemput paksa yang bersangkutan untuk hadir dalam persidangan, meskipun hanya berstatus saksi. Jika kembali mangkir, kalau perlu dibuat penetapan bahwa yang bersangkutan masuk dalam DPO. Intinya kami hanya ingin benar-benar ada perubahan dalam sepakbola kita," jelasnya.

Terkait hal tersebut,  KPSN telah menyerahkan surat permohonan untuk menjemput paksa Ratu Tisha ke Ketua PN Banjarnegara dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarnegara.

Dalam Surat bernomor 006/KPSN/V/2019 itu, KPSN mengajukan sebanyak tiga permohonan yang pada intinya untuk dapat menghadirkan Ratu Tisha dalam persidangan, terkait perkara pengaturan skor yang menjerat keempat terdakwa yang disebutkan di atas. (rizal)

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

PWI Bengkulu Tali Asih Janda Wartawan
PWI Bengkulu Tali Asih Janda Wartawan Bengkulu, hariandialog.com – 3-5-2019 - Bentuk kepedulian terhadap sesama teman se profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu...
Cuti Bersama Idul Fitri 1440 H, Pelayanan Publik di Badung Tetap Buka
Cuti Bersama Idul Fitri 1440 H, Pelayanan Publik...

Denpasar, hariandialog.com - 28-5-2019Berkenaan dengan telah ...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Gubsu Kunjungi RS USU Kesehatan Jadi Prioritas Utama Kehidupan

Gubsu Kunjungi RS USU Kesehatan Jadi Pri…

Medan hariandialog.com - 6-5-19 - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), E...

Tinjau UPT Rumah Sakit Pemprov Sumut Wagub Sumut Harapkan Pelayanan Pasien Ditingkatkan

Tinjau UPT Rumah Sakit Pemprov Sumut Wag…

Medan, hariandialog.com -  6-5-19 - Wakil Gubernur Sumatera Utara (S...

TEKNOLOGI

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan