Hariandialog,Wednesday 17 July 2019, 11:17

AFF Tak Hargai Proses Hukum Ratu Tisha di Indonesia

PDFPrintE-mail

Jakarta, hariandialog.com – Tamparan keras datang dari Federasi Sepak Bola ASEAN atau ASEAN Football Federation (AFF) kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia, khususnya lembaga peradilan.

Pasalnya, AFF mengangkat Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha Destria sebagai Wakil Presiden AFF, di tengah proses hukum yang sedang berlangsung di Indonesia terhadap yang bersangkutan terkait skandal match fixing atau pengaturan skor pertandingan.
“Itu artinya AFF tidak menghargai proses hukum terhadap Ratu Tisha yang sedang berlangsung di Indonesia. Ini tamparan keras bagi pemerintah dan rakyat Indonesia, khususnya lembaga peradilan," ungkap Ketua Umum Paguyuban Supeorter Timnas Indonesia (PSTI) Ignatius Indro di Jakarta, Minggu (23/6/2019).
Ia diminta komentar soal telah diangkatnya Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria bersama dua nama lainnya sebagai Wakil Presiden AFF yang baru dalam Kongres Luar Biasa (KLB) AFF di Luang Prabang, Laos, Sabtu (22/6/2019).
Dua nama lainnya adalah Pangeran Sufri Bolkiah, Presiden Asosiasi Sepak Bola Nasional Brunei Darussalam, dan Lim Kia Tong, Presiden Federasi Sepak Bola Nasional Singapura. Presiden AFF adalah Mayor Jenderal Khiev Sameth dari Kamboja.
Pos Wakil Presiden AFF kosong setelah pengunduran diri Datuk Sri Zaw Zaw dari Myanmar, dan Dato Haji Hamidin Haji Mohd Amin dari Malaysia.Adapun seorang Wakil Presiden AFF lainnya, Dato Sri Francisco Kalbuadi Lay dari Timor Leste, terpilih pada Maret lalu di Siem Reap, Kamboja. Mereka akan dilantik pada 8 November 2019 di Hanoi, Vietnam.
Selain tidak menghargai Indonesia, kata Indro, sejauh ini AFF juga tidak memberikan dukungan konkret bagi perkembangan sepak bola di Indonesia. “Indonesia perlu mengajukan protes ke AFF agar yang bersangkutan tidak dilantik,” tegasnya.
Dihubungi terpisah, Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali menyesalkan dipilihnya Ratu Tisha sebagai salah satu Wakil Presiden AFF. “Mestinya AFF menahan diri dulu sampai proses hukum terhadap Ratu Tisha jelas," ujarnya.
Diketahui, Ratu Tisha tiga kali mangkir dari panggilan Pengadilan Negeri (PN) Banjarnegara, Jawa Tengah, untuk diperiksa sebagai saksi bagi enam terdakwa kasus match fixing. "Jangan sampai terpilih, tapi di tengah jalan terjerat hukum. Selain akan merugikan nama baik Indonesia, juga merugikan AFF sendiri,” ujarnya.
Menurut Akmal, setiap orang punya hak yang sama untuk mencalonkan diri menjadi apa pun. Itu sah-sah saja. “Tapi akan elegan bila kita bisa mengukur kemampuan. Benahi dulu PSSI, baru mengincar jabatan di luar. Jangan sampai di luar seolah-olah bagus, tapi di dalam PSSI sendiri banyak masalah,” sesalnya.
Kalau Ratu Tisha memang mau berkiprah di AFF, lanjut Akmal, mestinya ia mundur dulu dari jabatan Sekjen PSSI. Selain agar tidak menimbulkan conflict of interest (konflik kepentingan), juga agak kinerjanya optimal. “Secara organisasi memang tidak diatur demikian, tapi ini soal etika, moral dan keteladanan,” tandasnya.
Ratu Tisha sedikitnya empat kali diperiksa Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri sebagai saksi atas sejumlah tersangka match fixing. Namun Ratu Tisha mangkir sebanyak tiga kali saat dipanggil PN Banjarnegara sebagai saksi. Sejumlah tersangka match fixing awalnya juga diperiksa sebagai saksi. Satgas telah menetapkan 17 orang sebagai tersangka. (yud)

 

Berita Sebelumnya:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

Silahturahmi Insan Pers Gubsu dan Wagub Batal, Staf Humas dan Wartawan Berjoget Ria
Silahturahmi Insan Pers Gubsu dan Wagub Batal,... Medan,hariandialog.com- Silahturahmi yang digelar Biro Humas Sekdaprovsu Gubernur dan Wakil Gubenur Sumut batal. Pasalnya acara yang dikemas di...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

BUPATI TERIMA PENGHARGAAN HARGANAS TINGK…

Grobogan, hariandialog.com- (6/7) Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH,...

Di Kabupaten Badung Tiap Bulan  Ditemukan 36 Kasus HIV/AIDS

Di Kabupaten Badung Tiap Bulan Ditemuka…

Denpasar, hariandialog.com – 26-6-19 - Di Kabupaten Badung ada  kece...

TEKNOLOGI

Bupati: Membangun Badung untuk Membahagiakan Masyarakat
Bupati: Membangun Badung untuk Membahagiakan... Denpasar, hariandialog.com - 1-7-19 - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup. I Ketut Suiasa dan Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa bertatap...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan