Hariandialog,Monday 19 June 2017, 06:44

Persiapan Kurang Maksimal, Sulit Berprestasi di SEA Games Malaysia

PDFPrintE-mail

Jakarta, hariandialog.com- Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman mengaku ragu Kontingen Indonesia bisa meraih prestasi gemilang di SEA Games 2017 di Malaysia, Agustus mendatang. Menurutnya, dengan kurang maksimalnya dukungan anggaran untuk mempersiapkan atlet, sulit untuk berharap bakal lahir prestasi gemilang.

"Kami mensuport  supaya SEA Games dengan Satlak Prima bisa berhasil di Malaysia. Namun saya melihat ada kendala ketersediaan anggaran dalam mempersiapkan atlet," ujar  Tono pada acara buka puasa bersama dengan para pengurus cabor di Kantor KONI Pusat, Jakarta, Kamis (15/6/2017) malam.

Menurut Tono, pihaknya pernah menyampaikan bahwa kalau anggaran seperti ini tentu kita tidak bisa berharap prestasi yang masksimal di SEA Games.

Ha ini juga disampaikannya ke Kasatlak Prima Ahmad Sutjipto, kalau pihaknya agak sangsi dengan  capaian prestasi di SEA Games dengan persiapan dan minimnya anggaran yang ada.

“Keraguan ini bukan karena mereka (para atlet)  tidak berlatih. Justru para atletpun telah  berlatih maksimal. Namun dengan dukungan pokok yang salah satunya adalah anggaran kurang maksimal, tentunya dapat dipahami, “ jelasnya.

Tono berharap ke depan kucuran anggaran untuk membiayai pelatnas menghadapi berbagai multi-event lebih lancar lagi.

Ditambahkanya  yang penting pemerintah pusat harus sadar bahwa multi-event yang dilakukan dua tahun sekali di SEA Games adalah suatu multi-event kehormatan.

Kalau Indonesia datang kemudian tidak berprestasi tentunya masyarakat olahraga prestasi akan merasa malu. Malu kalau dengan prestasi yang hanya berkisar antara peringkat empat dan lima. Karena dilihat dari geografi, demografi dan kondisi sosial kita tidak kalah dari negara-negara lain.

"Tinggal kemauan dan semangat saja. Seluruh pemangku kepentingan olahraga nasional harus bersinergi," kata Tono.

Sementara itu Wakil Ketua Umum KONI Pusat, Suwarno menilai persiapan para atlet Indonesia menuju SEA Games 2017 relatif banyak hambatan.

Suwarno menjabarkan sejumlah kendala yang membuat persiapan menjadi banyak hambatan. Mulai dari pelaksanaan pelatnas yang berpindah-pindah, perubahan sistem di Kemenpora dalam pencairan uang saku atlet hingga kewenangan dalam perijinan pemberangkatan atlet untuk melakukan uji coba ke luar negeri.

"Relatif banyak hambatan, diantaranya lokasi pelatnas yang berpindah pindah karena GBK sedang direnovasi untuk persiapan Asian Games 2017.  Seperti yang terjadi di cabor angkat besi tadinya di Jalak Harupat terus pindah ke Cibubur kemudian balik lagi ke Jalak Harupat. Ini kan memerlukan kontrol lebih," beber Suwarno.

Hal ini juga berdampak pada keterlambatan anggaran konsumsi, uang saku dan kebutuhan lain. Kemudian sekarang kalau mau uji coba harus seijin Sesneg.

Menurut pria yang pernah menjabat sebagai Kasatlak Prima ini dengan persiapan yang relatif banyak hambatan ini rasanya sulit untuk meraih prestasi terbaik di SEA Games 2017.

"Bisa bertahan di peringkat kelima saja sudah bagus. Apalagi kita tahu sesuai dengan Rule and Chapter, SEA Games selalu didominasi oleh cabor-cabor pilihan tuan rumah," ungkapnya.

Sementara, sebelumnya dalam sebuah kesempatan Kasatlak Prima, Achmad Seotjipto menyatakan Indonesia membutuhkan 15 persen dari 405 medali emas dari 38 cabang olahraga yang dipertandingkan untuk bisa menaikkan peringkat di SEA Games Malaysia 2017.

Dari 405 emas yang diperebutkan  dapat 15 persen saja sudah luar biasa. Hasil itu bisa menaikkan peringkat Indonesia,"pungkasnya. (zal)

 

Berita Sebelumnya:Berita Terkait:

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

PILIHAN REDAKSI

PN Jaksel Peringati Hari Lahir Pancasila
PN Jaksel Peringati Hari Lahir Pancasila Seluruh warga Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mulai dari honorer, pegawai, jurusita pengganti, panitera pengganti, panitera muda, panitera,...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Camat Godong Ikut Jalan Sehat Hardiknas UPTD Godong

Camat Godong Ikut Jalan Sehat Hardiknas …

Grobogan, hariandialog.com – 28-4-2017 - Camat Godong Bambang Haryon...

Gandeng BPJS, BKPM Perluas Layanan PTSP Pusat

Gandeng BPJS, BKPM Perluas Layanan PTSP …

Denpasar,hariandialog.com  - 24-2-17 - Badan Koordinasi Penanaman Mo...

TEKNOLOGI

Bali Industri Kreatif Expo 2017
Bali Industri Kreatif Expo 2017 Denpasar, hariandialog.com - 14-3-2017 - Setelah dinilai tim juri Lomba  Desain Kendaraan Pedesaan dalam rangkaian  Event Pameran Expo Bali...
Luncurkan Layanan Berbasis Internet, AliaGo Siap Mendunia
Luncurkan Layanan Berbasis Internet, AliaGo Siap...

Jakarta, hariandialog.com – Seiring perkembangan teknologi yang...

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan