Hariandialog,Saturday 15 June 2019, 14:03

Catatan Sejarah Raja Batak Sisingamangaraja Lahir Bulan Februari

PDFPrintE-mail

Pekanbaru, hariandialog.com - 18-02-2019 - Catatan Sejarah Raja Batak, Sisingamangaraja ke-XII, dimana  saat invasi Belanda ke Tanah Batak pada tahun 1878, Sisingamangara XII, Raja Bakara, langsung mengadakan perlawanan. Memiliki hubungan dekat dengan Kerajaan Aceh, Sisingamangaraja mengobarkan perang melawan Belanda.

Lahir di Bakara pada 18 Februari 1845, Sisingamangaraja XII memiliki nama kecil Patuan Bosar. Dia kemudian diberi gelar Ompu Pulo Batu, sehingga dikenal dengan nama Patuan Bosar Ompu Pulo Batu.

Dikutip dari wikipedia, Tahun 1877, misionaris di Bahal Batu dan Silindung merasa terancam dan merasa akan diusir oleh Sisingamangaraja XII. Sang Raja dicatat menganut agama asli Batak, Parmalim. Meskipun, di beberapa catatan lain, Sisingamangaraja XII disebutkan telah pindah agama menjadi seorang Muslim.

6 Februari 1878, pasukan Belanda mulai tiba di Pearaja, tempat para penginjil. Kehadiran pasukan Belanda ini tak disukai Sisingamangaraja XII, yang menyatakan perang pada 16 Februari 1878.

Pasukan Sisingamangaraja mulai menyerang pasukan Belanda yang ada di Bahal Batu. Belanda kemudian mendatangkan pasukan tambahan dari Sibolga. Kemudian, serangan ke Bakara pun mulai dilakukan.

Bakara akhirnya dapat dikuasai secara penuh oleh Belanda pada 3 Mei 1878. Namun, Sisingamangaraja XII telah ke luar dari istananya dan tetap melanjutkan perang dengan cara bergerilya.

Perjuangan Sisingamangaraja XII terus berlansung hingga 17 Juni 1907. Dalam sebuah pertempuran di Bukit Lae Sibulbulon, Sisingamangaraja XII gugur setelah peluru pasukan Belanda menembus dadanya. Dan hal itu bisa terjadi setelah putri kesayangannya Lopian ditembak Belanda terlebih dahulu. Karena terkena darah dari putrinya sendiri, maka ilmu kebal dan sakti yang dimiliki Sisingamangaraja XII luntur.

Dalam keadaan demikian maka Belanda mengambil kesempatan untuk menembak sehingga peluru mengenai dan menembus dada Sisingamangaraja XII.

Untuk itu pada 9 November 1961, Sisingamangaraja XII kemudian diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia. Namanya juga diabadikan menjadi nama jalan di kota-kota di Indonesia. (bpc2/tob)

Berita Sebelumnya:Berita Terkait:

PILIHAN REDAKSI

PWI Bengkulu Tali Asih Janda Wartawan
PWI Bengkulu Tali Asih Janda Wartawan Bengkulu, hariandialog.com – 3-5-2019 - Bentuk kepedulian terhadap sesama teman se profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu...
Cuti Bersama Idul Fitri 1440 H, Pelayanan Publik di Badung Tetap Buka
Cuti Bersama Idul Fitri 1440 H, Pelayanan Publik...

Denpasar, hariandialog.com - 28-5-2019Berkenaan dengan telah ...

SURAT KABAR DIALOG

KESEHATAN

Gubsu Kunjungi RS USU Kesehatan Jadi Prioritas Utama Kehidupan

Gubsu Kunjungi RS USU Kesehatan Jadi Pri…

Medan hariandialog.com - 6-5-19 - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), E...

Tinjau UPT Rumah Sakit Pemprov Sumut Wagub Sumut Harapkan Pelayanan Pasien Ditingkatkan

Tinjau UPT Rumah Sakit Pemprov Sumut Wag…

Medan, hariandialog.com -  6-5-19 - Wakil Gubernur Sumatera Utara (S...

TEKNOLOGI

KANTOR PUSAT :
Jl Binawarga No 4 Kalibata, Jakarta Selatan 12750 Telp. (021) 79193461, 92296596; Fax. (021) 7946448
Email: dialog_indonesia@yahoo.com - http://www.hariandialog.com

PERWAKILAN :
• Tanggerang • Serang • Banten • Bekasi • Kerawang • Cibinong • Bogor -Cianjur- Sukabumi • Bandung• Garut • Tasikmalaya•Sumedang• Purwakarta • Cirebon • Majalengka • Indramayu • Semarang • Surabaya • Sidoarjo • Bali • Bima • Bandar Lampung • Lampung Selatan • Lampung Utara • Lampung Barat • Tanggamus • Bangka • Bangka Barat • Pangkal Pinang • Belitung • Jambi• Sumsel • Bengkulu• Lubuk Linggau • Lingga • Batam• Tanjung Pinang • Karimun«Pekan Baru • Padang • Medan • Kabanjahe«Tanahkaro • Deliserdang«Serdang Bedagal• Binjal -Langkat «Labuan Batu •Sibolga-Pematang Slantar»Tarutung.Barus« Makasar-Sulbar-Mamuju •Bolmong«Sorong Papua Barat • P. Sidempuan • Nias • Bengkulu • Tembilahan